### Pemodelan Proses Pengeringan Mekanis Tepung Kasava dengan Menggunakan Pneumatic Dryer: Hubungan Kapasitas Output dengan Variabel Proses Pengeringan

https://doi.org/10.22146/agritech.12869

Yus Witdarko(1*), Nursigit Bintoro(2), Bandul Suratmo(3), Budi Rahadjo(4)

(1) Jurusan Teknik Pertanian, Fakutas Pertanian, Universitas Musamus, Jl. Kamizaun, Mopah Lama, Merauke 99611
(2) Jurusan Teknik Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Gadjah Mada, Jl. Flora No.1, Bulaksumur, Yogyakarta, 55281
(3) Jurusan Teknik Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Gadjah Mada, Jl. Flora No.1, Bulaksumur, Yogyakarta, 55281
(4) Jurusan Teknik Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Gadjah Mada, Jl. Flora No.1, Bulaksumur, Yogyakarta, 55281
(*) Corresponding Author

#### Abstract

In the drying process, output capacity (Qo) is one of important parameter which should be known because it can be used to evaluate the effectiveness of drying process performance. Theoritically, determination of the output capacity of the drying machine in pneumatic drying is still relatively complex. So, a simple calculation method to predict output capacity of the pneumatic drying machine is required. The main objective of this research was to formulate a mathematical relationship between Qo value and various pneumatic drying variables of cassava flour by applying dimensional analysis. The results showed relationship between Qo value and the drying process variables as follows:

This equation has a quite high coefficient of determination, and potentially usable for predicting the output capacity in pneumatic drying. Sensitivity analysis indicated that the dimensionless product which had the largest effect on Qo was ... that reached 11.53%.

ABSTRAK

Pada proses pengeringan, kapasitas output (Qo) merupakan salah satu parameter penting yang perlu diketahui. Parameter ini dapat dipakai untuk mengevaluasi efektivitas kinerja proses pengeringan. Pada metode pengeringan secara pneumatik, penentuan kapasitas output mesin pengering secara teoritis, masih relatif komplek. Diperlukan cara perhitungan yang lebih sederhana untuk dapat memprediksi kapasitas output mesin pengering pneumatik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghubungkan secara matematis antara nilai Qo dengan beberapa variabel proses pengeringan pneumatik tepung kasava dengan menggunakan metode analisis dimensi. Hasil analisis data memberikan hubungan antara nilai Qo dengan variabel-variabel proses pengeringan sebagai berikut:

Persamaan tersebut mempunyai nilai koefisien determinasi yang cukup besar, sehingga dapat digunakan untuk memprediksi kapasitas output pada pengeringan pneumatik. Hasil uji sensitivitas menunjukkan bahwa dimensionless product yang paling berpengaruh terhadap nilai Qo adalah ... yang mencapai 11,53%.

#### Keywords

Cassava flour; pneumatic drying; dimensional analysis; output capacity

#### Full Text:

PDF

DOI: https://doi.org/10.22146/agritech.12869

#### Article Metrics

Abstract views : 2776 | views : 6297

### Refbacks

• There are currently no refbacks.