Evaluasi Kesesuaian Lahan Komoditas Pangan Utama di Kecamatan Umbu Ratu Nggay Barat Kabupaten Sumba Tengah

https://doi.org/10.22146/agritech.33147

Marten Umbu Nganji(1*), Bistok Hasiholan Simanjuntak(2), Suprihati Suprihati(3)

(1) Jurusan Magister Ilmu Pertanian, Fakultas Pertanian dan Bisnis, Universitas Kristen Satya Wacana, Jl. Diponegoro No. 52-60, Salatiga 50711
(2) Fakultas Pertanian dan Bisnis, Universitas Kristen Satya Wacana, Jl. Diponegoro No. 52-60, Salatiga 50711
(3) Fakultas Pertanian dan Bisnis, Universitas Kristen Satya Wacana, Jl. Diponegoro No. 52-60, Salatiga 50711
(*) Corresponding Author

Abstract


This research was conducted in West Umbu Ratu Nggay district of Central Sumba Region in January–March 2017. The method of analysis used was LQ (Location Quotient) method, matching method and overlay method. The results showed that the maim food commodities in West Umbu Ratu Nggay District were green beans with values of LQ 1,60; sweet potato with LQ 1,33, rice with LQ 1,16; and corn with LQ 1,03. Green beans suitability class is S2 (moderatelly suitable) with area 28.021,13 ha (99.69%) and N (not suitable) with area 87.91 ha (0.31%). Sweet potato commodity with land suitability is in class S1 (highly suitable) with area 90,41 ha (0.32%), S2 (moderatelly suitable) with of 27.930,73 ha (99.7%), and N (not suitable) with area 87,91 ha (0.31%). Commodity of rice with land suitability class S1 (highly suitable) with area of 1.322,43 ha (4.70%), S2 (moderatelly suitable) with area of 26.704,21 ha (95.00%), and N (not suitable) with area of 83,24 ha (0.30%). Corn commodity with land suitability class S2 (moderatelly suitable) with area of 8.21,13 ha (99.69%) and N (not suitable) with area of 87,91 ha (0.31%).

 

ABSTRAK

Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Umbu Ratu Nggay Barat Kabupaten Sumba Tengah pada bulan Januari-Maret 2017. Metode analisis yang digunakan adalah metode LQ (Location Quotient), metode pencocokan dan metode overlay. Hasil analisis menunjukkan bahwa komoditas pangan unggulan di Kecamatan Umbu Ratu Nggay Barat secara berturut-turut adalah kacang hijau dengan nilai LQ 1,60, ubi jalar dengan nilai LQ 1,33, padi sawah dengan nilai LQ 1,03 dan jagung dengan Nilai LQ 1,03. Kelas kesesuaian lahan kacang hijau adalah S2 (cukup sesuai) dengan luas 28.021,13 ha (99,69%) dan  N (tidak sesuai) 87,91 ha (0,31%). Komodias ubi jalar  dengan kelas kesesuaian lahan S1 (sangat sesuai) dengan luas 90, 41 ha (0,32%), S2 (cukup sesuai) dengan luas 27.930,73 ha (99,37%), dan N (tidak sesuai) 87,91 ha (0,31%). Komoditas padi sawah dengan kelas kesesuaian lahan S1 (sangat sesuai) 1.322, 43 ha (4,70%). S2 (cukup sesuai) 26.704,21 ha (95,00%), dan N (tidak sesuai) 83,24 ha (0,30%). Komoditas jagung dengan kelas kesesuaian lahan S2 (cukup sesuai) 28.021,13 ha (99,69%) dan N (tidak sesuai) 87,91 ha (0,31%).

 


Keywords


Land suitability; main food commodity; West Umbu Ratu Nggay

Full Text:

PDF


References

Abagyeh S. O. I., S, Idoga.  and P. I. A. (2016). Land Suitability Evaluation for Maize (Zea mays) Production in Selected Sites Of the Mid-Benue Valley, Nigeria. International Journal of Agricultural Policy and Research, Vol.4 (3), 46–51.

Andi, P. F. (2006). Arahan Perwilayahan Komoditas Unggulan Di Kabupaten Kotawaringin Timur. Universitas Diponegoro, Semarang.

Bachrein, S. (2003). Penetapan Komoditas Unggulan Propinsi. Jurnal Penelitian. Balai Pengkajian Dan Pengembangan Teknologi Pertanian. Bogor.

Baladina, N., Anindita, R., Isaskar, R. dan Sukardi. (2013). Identifikasi Potensi Komoditi Pertanian Unggulan Dalam Penerapan Konsep Agropolitan Di Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Agrise, Volume Xii.

Badan Pusat Statistik Daerah Kecamatan Umbu Ratu Nggay Barat. (2014). Kabupaten Sumba Barat.https://sumbatengahkab.bps.go.id/publication/2015/05/12/60067ddd7275ea2e071c7275/statistik-daerah-kecamatan-umbu-ratu-nggay-barat-2014.html [19-03-2016]

Djaenudin, D., Marwan, H., Subagjo, H.  dan  Hidayat, A. (2003). Petunjuk Teknis Evaluasi Lahan Untuk Komoditas Pertanian (Edisi Pert). Bogor: Balai Penelitian Tanah, Puslitbangtanak, Balai Penelitian Dan Pengembangan Pertanian.

Faizah, A. A. dan Santoso, E. B. (2013). Arahan Pengembangan Kawasan Pertanian Tanaman Pangan Di Kabupaten Sampang. Jurnal Teknik Its, 2(2), C197–C199. Https://Doi.Org/2337-3539 (2301-9271 Print).

Hardjowigeno, S. dan Widiatmaka. (2007). Evaluasi Kesesuaian Lahan dan Perencanaan Tataguna Lahan. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Hendayana, R. (2003). Aplikasi Metode Location Quotient (Lq) Dalam Penentuan Komoditas Unggulan Nasional. Informatika Pertanian, 12.

Jayanti, Dewi Sri., Geonadi, S. dan Hadi, P. (2013). Evaluasi Kesesuaian Lahan Dan Optimasi Penggunaan Lahan Untuk Pengembangan Tanaman Kakao ( Theobroma Cacao L .) ( Studi Kasus Di Kecamatan Batee Dan Kecamatan Padang Tiji Kabupaten Pidie Propinsi Aceh ). Agritech, 33(2), 208–218.

Juarsyah, R., Muani, Ani. dan Suyatno, A. (2015). Kajian Pengembangan Agribisnis Komoditas Unggulan Buah-Buahan Di Kabupaten Kubu Raya. Jurnal Social Economic Of Agriculture, Volume 4, 56–69.

Kementan RI. (2013). Pedoman Kesesuaian Lahan Pada Komoditas Tanaman Pangan, 1–21. http://perundangan.pertanian.go.id/admin/file/Permentan%20No.79%20Tahun%202013.pdf. [01-02-2018]

Mutiara, E. (2015). Kesesuaian Lahan Untuk Tanaman Kacang Tanah Di Desa Sampuran, Kecamatan Ranto Baek, Kabupaten Mandailing Natal. Jurnal Nasional Ecopedon Jnep, Vol. 2.

Setianto, P. dan Susilowati, I.(2014). Komoditas Perkebunan Unggulan Yang Berbasis Pada Pengembangan Wilayah Kecamatan Di Kabupaten Banjarnegara Provinsi Jawa Tengah, 2, 143–156.

Suharyanto., Agustian. A., dan Parlidungan, Y. S. (2013). Analisis Daya Saing Komoditas Perkebunan Di Kabupaten Kaimana Provinsi Papua Barat. Sepa, Vol. 10 No, 148 – 155.

Zakiah., Safrida. & Santri, L. (2015). Pemetaan Komoditas Unggulan Sub Sektor Perkebunan Di Kabupaten Aceh Selatan. Agrisep, 16(1), 35–52.



DOI: https://doi.org/10.22146/agritech.33147

Article Metrics

Abstract views : 808 | views : 1499

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2018 Agritech

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Agritech has been Indexed by:


Agritech (print ISSN 0216-0455; online ISSN 2527-3825) is published by Faculty of Agricultural Technology, Universitas Gadjah Mada in colaboration with Indonesian Association of Food Technologies.


website statisticsView My Stats