Penyimpanan Buah Rambutan dalam Atmosfir Termodifikasi

https://doi.org/10.22146/agritech.19288

Suhardi Suhardi(1*)

(1) Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Gadjah Mada
(*) Corresponding Author

Abstract


Penelitian tentang penyimpanan buah rambutan segar dalam Iingkungan udara termodifikasi dimaksudkan untuk memperpanjang umur simpan yang sudah diketahui berhasil untuk berbagai macam buah. Penyimpanan dengan atmosfir termodifikasi yang digunakan campuran gas CO2 4%, 02 4 - 8%, N2 88 - 92%; dengan suhu 10 - 15°C. Parameter yang digunakan untuk mengetahui keberhasilan penyimpanan sifat-sifat fisik dan kimia yang dianalisis sampai buah memberikan tanda-tanda rusak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerusakan buah diikuti dengan penurunan kadar gula, vitamin C, tekstur dan sebaliknya terjadi peningkatan asam dan timbulnya warna coklat pada kulit dan rambut serta berbau tidak sedap. Penyimpanan buah rambutan dengan menggunakan campuran gas CO2 4%, 02 6%, dan N2 90%, pada suhu 15°C memberikan hasil yang terbaik yaitu sampai hari ke-16 buah masih tetap segar, sedang yang disimpan dalam atmosfir terbuka sudah rusak pada hari ke-4.

Full Text:

PDF



DOI: https://doi.org/10.22146/agritech.19288

Article Metrics

Abstract views : 638 | views : 774

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2017 Agritech

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

agriTECH has been Indexed by:


agriTECH (print ISSN 0216-0455; online ISSN 2527-3825) is published by Faculty of Agricultural Technology, Universitas Gadjah Mada in colaboration with Indonesian Association of Food Technologies.


website statisticsView My Stats