Menyusun Model yang Efisien dan Efektif dari Dimensi-Dimensi School Wellbeing untuk Memprediksi Prestasi Belajar Matematika

Asmadi Alsa, Aniq Hudiyah Bil Haq, Asmaul Jannah Siregar, Fitri Ayu Kusumaningrum, H. Dyah Utami, Ratna Dewi Bachria

Abstract


The study aimed to discover the combination of the variables of social relationships and means for self-fulfillment was effec¬tive for predicting students’ performance in mathematics. The subjects were 83 students of 11th grade of senior high school students in Yogyakarta. The variables were measured using the self-efficacy scale, teacher-student relationships scale, student attachment scale, parent support scale, school climate scale, and mathematics midterm exams. The data were analyzed using Stepwise regression analysis. The results indicated that out of the five independent variables, self-efficacy and teacher-student relationships were the most effective predictors. The contribution of both to mathematic performance amounted 13.3 percent, which was 6.3 percents higher if compared with self-efficacy only as single predictor. In addition, out of the five variables tested, it was the school climate did not have a significant effect on mathematic performance.
Keywords: self-efficacy, students-teacher relationships, student engagement, parental support, school climate, mathematic performance

Penelitian ini bertu¬juan untuk menemukan kombinasi variabel variabel dalam social relationships dan means for self-fulfillment, yang efektif memprediksi prestasi belajar matematika siswa kelas 11 SMA. Subjek penelitainnya adalah 83 siswa kelas 11 SMA Negeri ‘Y’ di Kota Yogyakarta. Instrumen penelitian yang digunakan adalah skala efikasi diri, skala hubungan guru-siswa, skala keterikatan siswa, skala dukungan orangtua, skala iklim sekolah, dan nilai UTS Matematika. Metode analisis data yang digunakan adalah satatistik analisis regresi metode Stepwise. Hasil penelitiannya adalah bahwa dari kelima variabel independen (prediktor), kombi¬nasi yang efektif untuk memprediksi prestasi matematika adalah variabel efikasi diri dan hubungan guru-siswa. Kontribusi keduanya terhadap prestasi matematika sebesar 13,3 persen, 6,3 persen lebih tinggi dibanding kalau hanya menggunakan variabel efikasi diri sebagai prediktor tunggal. Secara individual, dari kelima variabel independen yang diuji, hanya variabel independen iklim kelas yang korelasinya tidak signifikan dengan prestasi matematika.
Kata kunci: efikasi diri, hubungan guru-siswa, keterikatan siswa, dukungan orangtua, iklim sekolah, dan prestasi matematika

Full Text: PDF

DOI: 10.22146/jpsi.6940

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c)