Kajian Etnobotani Tanaman Asam (Tamarindus indica L.) Di Manatuto Vila Timor-Leste
Isi Artikel Utama
Abstrak
Abstrak: Tamarindus indica L. merupakan jenis pohon yang multifungsi, karena memiliki beragam manfaat etnobotani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sumber perolehan tanaman asam, pemanfaatan etnobobotani dan sumber pengetahuan masyarakat lokal mengenai pemanfaatan etnobotani tanaman tersebut. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dan metode yang digunakan adalah wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat setempat dapat memperoleh tanaman asam dari pekarangan rumah dengan prosentase tertinggi yaitu 74%. Hasil pemanfaatan etnobotani menunjukkan bahwa biji asam sebagai bahan pangan dengan nilai IC tertinggi yaitu 100%, diikuti dengan pemanfaatan daun dan buah sebagai obat tradisional dengan nilai 98%, pucuk daun, buah dan bunga sebagai bumbu dapur dengan nilai 96%, pemanfaatan cabang dan ranting sebagai bahan bakar dengan nilai 88%. Sumber pengetahuan tersebut berasal dari nenek moyangnya dengan prosentase tertinggi 98%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tanaman asam memiliki multifungsi dalam etnobotani, yang merupakan warisan budaya dari nenek moyang dan tetap dilestarikan hingga saat ini.
Rincian Artikel

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.