Profil Bioaktif Madu Lebah Tak Bersengat Berdasarkan Jenis Sumber Nektar
Isi Artikel Utama
Abstrak
Madu stingless bee (Meliponini) merupakan produk alamiah yang memiliki nilai strategis dalam industri pangan fungsional dan kesehatan karena kandungan senyawa bioaktifnya yang unik. Namun, variasi komposisi madu berdasarkan sumber nektar di Indonesia, belum terdokumentasi secara mendalam. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan kadar air, gula total, polifenol, aktivitas antioksidan, dan antimikroba madu stingless bee yang dihasilkan dari sumber nektar. Sampel madu dikumpulkan dari tiga vegetasi berbeda yaitu nektar akasia, nektar rambutan dan nektar kelengkeng. Analisis laboratorium dilakukan menggunakan metode standar, termasuk spektrofotometri untuk mengukur kadar gula dan polifenol, uji DPPH untuk aktivitas antioksidan, serta uji disc diffusion untuk aktivitas antimikroba. Hasil penelitian menunjukkan bahwa madu dari nektar rambutan memiliki kadar air lebih rendah (23,5% ±1,2), polifenol tertinggi (356 ±21 mg GAE/100g), dan aktivitas antioksidan paling kuat (IC50 12,4 mg/mL). Selain itu, madu ini juga menunjukkan aktivitas antimikroba terhadap Staphylococcus aureus dengan zona inhibisi 14,2 ±1,5 mm. Temuan ini mengindikasikan bahwa sumber nektar berperan krusial dalam menentukan kualitas madu, sehingga dapat menjadi dasar pengembangan produk madu bernilai tambah tinggi berbasis keanekaragaman flora lokal
Rincian Artikel

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.