Handarbeni, Strategi Pendampingan pada Paguyuban Sastra dan Budaya Jawa Kawi Merapi (PASBUJA KM) Sleman

  • Wiwien Widyawati Rahayu Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada
Keywords: Handarbeni, potency, competence, contribution, potensi, kompetensi, kontribusi

Abstract

Building awareness of all members of the community so that they can continue to grow together is a problem that is not easy to do. The relationship between the expected vision and the potential possessed is often not considered so that the growth of the institution slows down, runs in place, and even stops. The handarbeni 'ownership' approach method between members is offered to overcome these problems by mapping the potential of all members and opening opportunities for members to make responsible contributions. A short co-authoring program was chosen to serve as a link for this good practice. Thus, the relationship between members and the competency gap between them merges automatically and at the same time finds a possible mentoring pattern for the PASBUJA KM Sleman community.

====

Membangun kesadaran segenap anggota komunitas agar dapat terus bertumbuh bersama merupakan problematika yang tidak mudah dilakukan. Relasi antara visi yang diharapkan dan potensi yang dimiliki sering kali tidak dipertimbangkan sehingga pertumbuhan lembaga melambat, jalan di tempat, bahkan berhenti. Metode pendekatan handarbeni ‘rasa memiliki’ antaranggota ditawarkan untuk mengatasi problematika tersebut dengan tahapan memetakan potensi segenap angggota dan membuka kesempatan anggota untuk memberikan kontribusi yang bertanggung jawab. Program menulis bersama cerkak dipilih menjadi penghubung untuk praktik baik tersebut. Dengan cara ini, relasi antaranggota dan keberjarakan kompetensi di antaranya melebur dengan sendirinya sekaligus menemukan pola pendampingan yang paling mungkin bagi komunitas PASBUJA KM Sleman.   

References

Adhimi, A. W., & Prasetyawan, Y. Y. (2019). Peran Komunitas Ruang Literasi Juwana Dalam Upaya Pemberdayaan Masyarakat di Desa Langgen Kecamatan Juwana. Jurnal Ilmu Perpustakaan, 8(3), 217–226.

Manuaba, I. B. P. P. (2019). Komunitas Sastra, Produksi Karya, dan Pembangunan Karakter. Mozaik Humaniora, 19(1), 37–47. doi: 10.20473/mozaik.v19i1.10563

Puspitasari, D., & Rahayu, W. W. (2020). Exploring the Feelings of International Students: When We Learn Virtually during the COVID-19 Pandemic. Journal of International Students, 10(S3), 142-160.

Rahayu, W. W. (2017). Pola Perjalanan Spiritual dalam Karya Sastra Jawa Abad XVIII melalui Naskah Jaka Slewah. Manuskripta, 7(1), 119-139.

Rahayu, W. W. (2022a). Subalternitas Perempuan dalam Cerita Pendek Jawa. Madah: Jurnal Bahasa dan Sastra, 13(1), 52-65.

Rahayu, W.W. (2022b). Antologi Cerkak: Drangsa, Hasrat dan Kepuasan. Ed. Yogyakarta: Azzagrafika.

Sarup, Madan. (2011). Panduan Pengantar untuk memahami Postruktural dan Posmodernisme diterjemahkan oleh Medhy Aginta Hidayat. Yogyakarta: Jalasutra.
Published
2023-04-27
How to Cite
Rahayu, W. W. (2023). Handarbeni, Strategi Pendampingan pada Paguyuban Sastra dan Budaya Jawa Kawi Merapi (PASBUJA KM) Sleman. Bakti Budaya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 1-17. https://doi.org/10.22146/bakti.6055
Section
Articles