Subjek Pasca Pandemi Covid-19 dalam Perspektif Filsafat Politik Michel Foucault

https://doi.org/10.22146/jf.69153

Untara Simon(1*), Datu Hendrawan(2), Antonius Yuniarto(3)

(1) Widya Mandala Surabaya Catholic University
(2) Widya Mandala Surabaya Catholic University
(3) Widya Mandala Surabaya Catholic University
(*) Corresponding Author

Abstract


Tujuan artikel ini adalah untuk menunjukkan bahwa pada masa pandemi covid 19, berbagai upaya yang dilakukan setiap organisasi sosial untuk menjaga keselamatan warganya menghasilkan berbagai strategi kuasa yang mengatur tindakan individu. Bagi setiap individu, proses politik ini menempatkan kebebasan dalam risiko. Dengan alasan demi keselamatan bersama, tiap orang dikondisikan untuk tidak menjadi subjek yang bereksistensi dan mengejar tujuannya sendiri. Oleh karena itu, artikel ini ingin menjawab pertanyaan dasar soal bagaimana strategi kuasa dijalankan dan mengarahkan tindakan individu pada masa pandemi dan bagaimana individu bisa menjadi subjek yang menentukan diri dan subjektivitasnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah meta-analisis dan hermeneutika dengan menggunakan kerangka teori filsafat politik Michel Foucault. Dalam penelitian ini, peneliti menemukan bahwa dalam masa pandemi covid-19 ini, strategi kuasa terhadap individu dilakukan untuk mencapai tujuan politik komunitas/masyarakat yang dianggap lebih penting daripada tujuan pribadi individual. Situasi ini menantang eksistensi subjektivitas. Meski demikian, belajar dari Foucault, peneliti menemukan bahwa eksistensi subjek tetap bisa dibentuk sekalipun individu berada dalam situasi kontrol politis. Pembentukan subjek ini terjadi jika seseorang mampu menentukan tujuan hidup yang ingin dicapai, memahami hal-hal mendasar dalam hidupnya yang harus diubah untuk mencapai tujuan hidup, menentukan bagaimana ia berelasi dengan hal-hal mendasar serta mampu mempraktekkan teknik atau strategi konkret.


Keywords


Filsafat Politik Michel Foucault, Kontrol terhadap individu, Kebebasan Individu, Proses Pembentukan Subjek, Subjek Bentukan

Full Text:

PDF


References

Apriliyadi, Eki Karsani, Sommy Hendrix. (2021). Kajian Fenomena Pandemi Covid-19 di Indonesia: Perspektif wacana, pengetahuan dan kekuasaan Foucault. Sorot: Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol. 16, Nomor 2, oktober 2021: 99-117. https://doi.org/10.31258/sorot.16.2.99-117.

Carr, David. (1999). Paradox of Subjectivity, The Self in Transcendental Tradition. Oxford: Oxford University Press.

Cheema, S, M. Ameduri, A. Abraham, S. Doraiswamy dan R. Mamtani. (2020). The COVID-19 Pandemic: The Public Health Reality. Epidemiology and Infection 148, e223, 1-4. https://doi.org/10/1017/ S0950268820002216

Foucault, Michel. (1977). Discipline and Punish: The Birth of The Prison. (diterjemahkan oleh Alan Sheridan dari judul asli Surveiller et punir: Naissance de la prison). New York: Penguin Books.

Foucault, Michel. (1986). The Use of Pleasure. (diterjemahkan oleh Robert Hurley dari naskah berjudul L’Usage des plaisirs). New York: Vintage Books.

Indah, Astrid Veranita, Awal Muqsith. (2021). Panic Buying: Konsumerisme Masyarakat Indonesia di Tengah Pandemi Covid-19 Perspektif Psikoanalisis Jacques Lacan. Jurnal Filsafat Vol. 31, No. 1 (2021) hal. 24-48, doi: 10.22146/jf.56722.

Marcuse, Herbert. (2002). One Dimensional Man. London: Routledge Classics.

Mas’udi, Wawan, Poppy S. Winarti (ed.). (2020). Tata Kelola Penanganan COVID-19 di Indonesia. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Nicola, Maria, Zaid Alsafi, Catrin Sohrabi, Agmed Kerwan, Ahmed Al-Jabir, Christos Losifidis, Maliha Agha, Riaz Agha. (2020). The Socio-Economic Implications of The Coronavirus Pancemic (COVID-19): A Review. Dalam International Journal of Surgery Volume 78, June 2020. https://doi.org/10.1016/j.ijsu.2020.04.018

Rabinow, Paul (ed.). (1997). Michel Foucault: Ethics Subjectivity and Truth. New York: The New Press.

Scholte, Jan Aart. (2002). What is Globalization? The Definitional Issue – Again. CSGR Working Paper No. 102/02, Desember. Coventry: University of Warwick

Schroeder, William R. (2005). Continental Philosophy: A Critical Approach. Oxford: Blackwell Publishing.

Sobon, Kosmas, Timoteus Ata Leu Ehaq. (2021). Implikasi Etika Solidaritas Knud Ejler Logstrup Terhadap Korban Virus Covid-19 di Indonesia. Jurnal Filsafat Vol 31, No 1 (2021)https://doi.org/10/22146/jf.57830.

Spinelli, A., G. Pellino. (2020). Covid-19 Pandemic: Perspectives on an Unfolding Crisis. BJS Society. http://doi.org/10.1002/bjs.11627.

Taddeo, Mariarosaria. (2020). The Ethical Governance of the Digital During and After the COVID-19 Pandemi. Dalam Mind and Machine Vol. 30: 171-176

Tadesse, Seble, Worku Muluye. (2020). The Impact of COVID-19 Pandemic on Education System in Developing Countries: A Review. Journal of Social Sciences Vol. 8 No. 10, October 2020. https://doi.org/10.4236/jss.2020.810011.

WHO. (2020). Coronavirus Disease (COVID-2019) situation reports. World Health Organization Reports.

Zizek, Slavoj. (2020). Pandemic Covid-19 Shakes The World. New York: OR Books.



DOI: https://doi.org/10.22146/jf.69153

Article Metrics

Abstract views : 883 | views : 1547

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2022 Jurnal Filsafat

Jurnal Filsafat Indexed by:

Google ScholarSinta (Science and Technology Index)


Jurnal Filsafat ISSN 0853-1870 (print), ISSN 2528-6811 (online)