Penormaan Hukum Islam dalam Sistem Hukum Indonesia Ditinjau dari Ajaran Teologi Hukum Thomas Aquinas

https://doi.org/10.22146/jf.51754

Dian Agung Wicaksono(1*)

(1) Departemen Hukum Tata Negara Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada
(*) Corresponding Author

Abstract


The arrangement of Islamic law in the Indonesian legal system, which is manifested in statutory regulations, is an indication that Islamic law has become part of the Indonesian legal system. This is interesting when viewed using Thomas Aquinas' legal theology which introduces a legal dichotomy based on its sources, namely lex aeterna, lex naturalist, and lex humana. The dichotomy becomes a perspective to see at what level Islamic law is embedded in the Indonesian legal system. This research examines the existence of arrangement of Islamic law in statutory regulations from the perspective of legal theology, with research questions: (a) What is the justification for the arrangement of Islamic law substance in the Indonesian legal system? (b) How is the arrangement of the substance of Islamic law in the Indonesian legal system when viewed from the teachings of Thomas Aquinas' legal theology? This is normative legal research, by analyzing secondary data in the form of laws and libraries related to the arrangement of Islamic law and the teachings of the legal theology of Thomas Aquinas. The results indicate that the justification for the arrangement of the substance of Islamic law in the Indonesian legal system has a strong foothold because it is stated in the Pancasila "God Almighty" and Article 29 of the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia. The teachings of legal theology of Thomas Aquinas show that arrangement of the substance of Islamic law in statutory regulations does not necessarily reduce the degree of Islamic law, because the substance of Islamic law in statutory regulations does not transform lex aeterna into lex humana.


Keywords


Arrangement; Islamic law; Legal theology; Thomas Aquinas.

Full Text:

PDF


References

Abineno, J. L. C. (1994). Garis-Garis Besar Hukum Gereja. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Aur, A. (2014). Dialog Negara Hukum Demokratis dan Agama: Memotret Deliberasi Politik Berbasis Agama di Indonesia dengan Perspektif Filsafat Politik Jürgen Habermas. Jurnal Ultima Humaniora, 2(1).

Chroust, A.-H. (1941). Ius Gentium in the Philosophy of Law of St. Thomas Aquinas. Notre Dame Law Review, 17(1).

Chroust, A.-H., & Collins Jr., F. A. (1941). The Basic Ideas in the Philosophy of Law of St. Thomas Aquinas as Found in the Summa Theologica. Marquette Law Review, 26(1).

Darmodiharjo, D., & Shidarta. (1995). Pokok-Pokok Filsafat Hukum: Apa dan Bagaimana Filsafat Hukum Indonesia. Yogyakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Djamil, F. (1997). Filsafat Hukum Islam. Jakarta: Logos Wacana Ilmu.

Eddyono, S. W. (2019). Politisasi Agama dalam Hukum dan Kebijakan di Era Reformasi Indonesia. Seminar Nasional “Hukum Dan Gagasan Kebangsaan Indonesia Dalam Rangka Pusaran Politik Identitas.” Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada.

Effendy, B. (2011). Islam dan Negara: Transformasi Gagasan dan Praktik Politik Islam di Indonesia. Jakarta: Democracy Project.

Elders, L. J. (2019). The Ethics of St. Thomas Aquinas: Happiness, Natural Law, and the Virtues. Washington D.C.: The Catholic University of America Press.

Fauzi. (2018). Sejarah Hukum Islam. Jakarta: Prenada Media Group.

Fitriah, A. (2013). Pemikiran Abdurrahman Wahid tentang Pribumisasi Islam. Teosofi: Jurnal Tasawuf Dan Pemikiran Islam, 3(1).

Hallaq, W. B. (2001). Sejarah Teori Islam. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Hanafi, M. A. (2018). Keadilan dalam Perspektif Filsafat Ilmu Hukum. In Absori (Ed.), Pemikiran Hukum Profetik: Ragam Paradigma Menuju Hukum Berketuhanan. Yogyakarta: Ruas Media.

Johan, T. S. B. (2018). Perkembangan Ilmu Negara dalam Peradaban Globalisasi Dunia. Yogyakarta: Deepublish.

Jumantoro, T. (2005). Kamus Usul Fiqh. Jakarta: Sinar Grafika.

Kossel, C. G. (2002). “Natural Law and Human Law.” In S. J. Pope (Ed.), The Ethics of Aquinas. Washington D.C.: Georgetown University Press.

Kristanto, J. B., & Arsuka, N. A. (2002). Bentara. Jakarta: Kompas.

Mahfud MD, M. (2011). Perdebatan Hukum Tata Negara Pasca Amandemen Konstitusi. Jakarta: Rajawali Press.

Puri, W. H. (2017). Pluralisme Hukum sebagai Strategi Pembangunan Hukum Progresif di Bidang Agraria di Indonesia. Bhumi, 3(1).

Rosadi, O. (2010). Hukum Kodrat, Pancasila, dan Asas Hukum dalam Pembentukan Hukum di Indonesia. Jurnal Dinamika Hukum, 10(3).

Sardi, M. (2002). “Kata Pengantar.” In E. Sumaryono (Ed.), Etika dan Hukum: Relevansi Teori Hukum Kodrat Thomas Aquinas. Yogyakarta: Kanisius.

Shidi, G. (2009). Teori Maqashid Al-Syari’ah dalam Hukum Islam. Majalah Ilmiah Sultan Agung, XLIV(118).

Siregar, H. B. (2008). Islamic Law in a National Legal System: A Study on the Implementation of Shari’ah in Aceh, Indonesia. Asian Journal of Comparative Law, 3(1).

Soekarno. (1945). Pidato pada Sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).

Sudjito. (2007). Refleksi Kritis Atas Teologi Hukum Thomas Aquinas. Diskusi Bulanan Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada.

Sudjito. (2011). Pancasila sebagai Paradigma Ilmu Hukum Indonesia. Seminar Hukum Dan Konstitusi “Pancasila Untuk Pengembangan Dan Pengamalan Ilmu Hukum.” Yogyakarta: Pusat Studi Pancasila Universitas Gadjah Mada.

Sudjito. (2016). Ideologi Hukum Indonesia: Kajian tentang Pancasila dalam Perspektif Ilmu Hukum dan Dasar Negara Indonesia. Yogyakarta: Lingkar Media.

Sudjito. (2017). Hukum di Lorong Waktu. Koran Sindo.

Sudjito. (2019a). Keberkahan Hukum: Harapan dan Realitas Kehidupan Manusia. Yogyakarta: Dialektika.

Sudjito. (2019b). Kembali Bersandar pada Hukum Agama. Koran Bernas.

Sunarko, A. (2016). Thomas Aquinas (1225-1274). Kelas Filsafat Abad Pertengahan Komunitas Salihara. Jakarta.

Suseno, F. M. (2003). Etika Politik. Jakarta: Gramedia.

Umar, N. (2019). Antara Negara & Agama Negara. Retrieved July 22, 2019, from https://kemenag.go.id/file/dokumen/AntaraNegara.pdf

Usman, S. (2002). Hukum Islam: Asas-Asas dan Pengantar Studi Hukum Islam dalam Tata Hukum Indonesia. Jakarta: Gaya Media Pratama.

Wahid, A. (1999a). Mengurai Hubungan Agama dan Negara. Jakarta: Grasindo.

Wahid, A. (1999b). Tuhan Tidak Perlu Dibela. Yogyakarta: LKiS.

Wahid, M., & Rumadi. (2001). Fiqh Madzhab Negara: Kritik Atas Politik Hukum Islam di Indonesia. Yogyakarta: LKiS.

Wicaksono, D. A. (2013). Rekonstruksi Pilar Kerangka Hukum dalam Strategi Nasional REDD+ untuk Mewujudkan Eko-Konstitusionalisme di Indonesia. Universitas Gadjah Mada.

Zoelva, H. (2009). Negara Hukum dalam Perspektif Pancasila. Kongres Pancasila I. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada Yogyakarta dan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia.



DOI: https://doi.org/10.22146/jf.51754

Article Metrics

Abstract views : 942 | views : 2331

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2021 Jurnal Filsafat

Jurnal Filsafat Indexed by:

Google ScholarSinta (Science and Technology Index)


Jurnal Filsafat ISSN 0853-1870 (print), ISSN 2528-6811 (online)