Happiness at Work sebagai Strategi Mengatasi Kelelahan Kerja Pustakawan di Era Digital
Abstrak
Transformasi digital dalam layanan perpustakaan telah memperluas peran pustakawan dari pengelolaan koleksi
cetak menjadi pengelolaan sumber daya digital, literasi informasi, hingga dukungan publikasi ilmiah.
Perubahan tersebut meningkatkan tuntutan kerja dan berpotensi menimbulkan tekanan psikologis serta burnout
pada pustakawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran konsep Happiness at Work sebagai strategi
dalam mengatasi burnout pustakawan di era digital. Penelitian menggunakan metode kajian literatur dengan
sumber data berupa artikel ilmiah, buku, laporan organisasi profesi, dan publikasi resmi terkait burnout serta
kesejahteraan kerja. Data dianalisis secara deskriptif melalui identifikasi tema-tema utama mengenai faktor
penyebab burnout dan dimensi Happiness at Work. Hasil kajian menunjukkan bahwa burnout pustakawan
dipengaruhi oleh ketidakseimbangan antara tuntutan kerja dan sumber daya yang tersedia, terutama kompetensi
digital, dukungan organisasi, dan struktur pengembangan karier. Konsep Happiness at Work yang mencakup
emosi positif, keterlibatan kerja, relasi, makna kerja, dan pencapaian berpotensi meningkatkan resiliensi,
motivasi, serta kualitas layanan pustakawan. Integrasi pendekatan Happiness at Work dalam manajemen
sumber daya manusia perpustakaan penting dilakukan untuk menekan burnout dan menjaga keberlanjutan
kinerja pustakawan di era digital.
##submission.copyrightStatement##
##submission.license.cc.by-sa4.footer##This journal applies the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License, with the copyright on the published articles retained by the respective authors without restrictions. It means that the authors may distribute the articles in their personal and institutional repositories while providing bibliographic details that credit this journal. This journal is granted a non-exclusive license to publish the articles as the original publisher, along with the commercial right to publish printed issues for sale publicly.
By publishing with this journal, authors grant any third party the lawful right to use their published article to the extent provided by the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International license.
Subsequently, people are permitted to share, distribute, remix, adapt, and build upon the published articles, even for commercial purposes, so long as they provide appropriate credit or attribution (Title, Author, Source, and License of the work), include a link to the license, indicate if any changes were made, and redistribute the derivative outputs under the same license (CC BY-SA 4.0).

