Date Log
Optimalisasi Peran Mahasiswa dalam Pemajuan Kebudayaan melalui Pelatihan Jurnalistik Budaya
Bakti Budaya: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat,
Vol 9 No 1 (2026): 2026: Edisi 1
Abstract
The Cultural Journalism Training Program equips young writers with the skills to document cultural events, supporting cultural advancement. Initiated through the 2024 Cultural Facilitation Grant, with Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah IX (Bandung) as the facilitator, the program emphasizes the importance of cultural documentation alongside cultural asset utilization. Currently, few media outlets focus on recording cultural events due to challenges in consistency, audience segmentation, and regeneration. This program fosters multi-stakeholder collaboration, with Yayasan Musik Bandung as the technical organizer and the Music Department of Universitas Pasundan leading implementation. The Humanitas Program at Universitas Katolik Parahyangan serves as a strategic partner. Participants hail from Universitas Katolik Parahyangan, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, Institut Teknologi Bandung, and Universitas Pendidikan Indonesia. Thirteen trainees produced journalistic works published on semestabudaya.id, a platform for young writers to engage with cultural content. By encouraging documentation and publication, the program enhances young writers' interest and participation in cultural journalism, particularly within the Bandung metropolitan area. It contributes to preserving and promoting cultural narratives while strengthening public engagement with local heritage. Journalism can functions as prominent tool for cultural reproduction. The primary challenge encountered lies in sustaining continuity in the production of culture-themed writing. To address this issue, similar initiatives are advised to establish long-term mentoring mechanisms that support the consistency and development of writers beyond the training period.
===
Pelatihan jurnalistik budaya bertujuan untuk memberi bekal bagi penulis muda dalam melakukan pencatatan peristiwa budaya yang berlangsung di sekitar sebagai langkah strategis dalam upaya pemajuan kebudayaan. Program ini didasari oleh gagasan bahwa pemanfaatan objek kebudayaan perlu juga didukung oleh pendokumentasian dan pencatatan peristiwa kebudayaan. Saat ini, belum banyak media yang memberi perhatian khusus pada pencatatan peristiwa budaya. Hal ini disebabkan oleh kesulitan dalam menjaga konsistensi, menemukan segmen pembaca, dan proses regenerasi yang terhambat. Melalui pelatihan jurnalistik budaya, terjalin sinergi multipihak. Yayasan Musik Bandung sebagai pelaksana teknis kegiatan bekerja sama dengan Jurusan Musik Universitas Pasundan yang berperan sebagai pengawal utama pelaksanaan program. Pelatihan juga melibatkan Program Studi Humanitas, Universitas Katolik Parahyangan sebagai mitra strategis. Partisipan berasal dari Universitas Katolik Parahyangan, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, Institut Teknologi Bandung, dan Universitas Pendidikan Indonesia. Sebanyak 13 orang menjalani proses pelatihan dengan capaian karya tulis jurnalistik yang dipublikasikan di media daring semestabudaya.id. Media ini menjadi wadah bagi penulis muda dalam produksi maupun penulisan konten kebudayaan. Program memberi peran bagi peningkatan minat dan partisipasi penulis muda dalam mendokumentasikan dan memublikasikan peristiwa budaya yang hidup dan tumbuh di masyarakat, khususnya dalam cakupan wilayah Bandung Raya. Kerja jurnalisme memegang peran penting bagi reproduksi kebudayaan. Tantangan utama yang dihadapi adalah menjaga kontinuitas dalam produksi tulisan bertema budaya. Kegiatan serupa disarankan untuk menyediakan mekanisme pendampingan yang berlangsung dalam jangka panjang, guna mendukung konsistensi dan perkembangan penulis setelah pelatihan selesai.
Keywords
Download Citation
Endnote/Zotero/Mendeley (RIS)BibTeX
- Adiprasetio, J. (2024). Journalism and the social sphere – Jurnalisme kontemporer. YouTube. https://youtu.be/bK1qrKYlWGE
- Amelia, S., & Heri Iswandi. (2023). Board Game Sebagai Media Literasi Digital Mengenai Pemajuan Kebudayaan di Kota Palembang. Besaung : Jurnal Seni Desain Dan Budaya, 8(2). https://doi.org/10.36982/jsdb.v8i2.2978
- Andina, S. A., & Aliyah, I. (2021). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Wisatawan Dalam Mengunjungi Wisata Budaya Candi Borobudur. Cakra Wisata, 22(1).
- Anindya, A. (2024). Media Berperan dalam Membentuk Persepsi Budaya. Kumparan. https://kumparan.com/hidayatus-syukriah/media-berperan-dalam-membentuk-persepsi-budaya-23E9uMaLwiq
- Annissa, L. W., & Adiprasetio, J. (2022). Ketimpangan Representasi Hantu Perempuan pada Film Horor Indonesia Periode 1970–2019. ProTVF: Jurnal Kajian Televisi Dan Film, 6(1), [halaman tidak tercantum]-[halaman tidak tercantum]. https://doi.org/10.24198/ptvf.v6i1.36296
- Azis W, D. W. (2025). Sound Horeg: Budaya atau Polusi Suara. Semesta Budaya. https://semestabudaya.id/sound-horeg-budaya-atau-polusi-suara/
- Cresswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). SAGE Publication, Inc.
- Dewojati, C., & Wulandari, I. (2024). Pelatihan Penulisan Esai Destinasi Wisata di Kabupaten Gunungkidul bersama Komunitas Pelita. Bakti Budaya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(2 SE-Articles). https://doi.org/10.22146/bakti.9978
- Dienaputra, R. D., Machdalena, S., & Kartika, N. (2023). Inventarisasi Potensi Objek Pemajuan Kebudayaan di Jawa Barat. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 7(3). https://doi.org/10.31764/jmm.v7i3.14467
- Gumilar, G. (2024). Hoax, Reproduksi dan Persebaran: Suatu Penelusuran Literatur. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(4), 271–278. https://jurnal.unpad.ac.id/pkm/article/download/16409/7990
- Hall, S. (1997). Representation: Cultural Representations and Signifying Practices . Sage Publications .
- Herzani, A. P. (2021). Peran Pemerintah dalam Menginventarisasi Ekspresi Budaya Tradisional Indonesia. Jurnal Hukum & Pembangunan, 50(4), 954. https://doi.org/10.21143/jhp.vol50.no4.2865
- Kasatriyanto, B., & Sularsih, S. (2023). Pendokumentasian Nilai Relief Candi Borobudur dalam Seni Tari Melalui Film Dokumenter. Jurnal Konservasi Cagar Budaya, 17(1), 3–18.
- Kertamukti, R. K., & Nashira, K. Z. (2024). Narasi Budaya dan Ketahanan Komunal: Eksplorasi Makna Simbolik Spanduk Berbahasa Jawa pada Pandemi Covid-19. Jurnal Komunikasi, 19(1), 69–86.
- Kompas.id. (2022). Rubrik Budaya dan Seni Kian Terdesak di Media Massa. https://www.kompas.id/baca/nusantara/2022/11/26/rubrik-budaya-dan-seni-kian-terdesak-di-media-massa
- Natanael Pardosi, G. (2025). Peran Jurnalisme Warga dalam Sudut Kantin Project Terhadap Pendokumentasian Jurnalisme Musik di Yogyakarta. Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
- Nugroho, A. (2025). Membangun Diplomasi Lewat Kerja Kebudayaan. Seputar Kampus UGM. https://ugm.ac.id/id/berita/membangun-diplomasi-lewat-kerja-kebudayaan/
- Putri, S. C., & Irhandayaningsih, A. (2021). Literasi Informasi Generasi Millennial dalam Bermedia Sosial untuk Mengatasi Penyebaran Berita Hoax Terkait Covid-19 di Kabupaten Pati. Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, Dan Informasi, 5(3). https://doi.org/10.14710/anuva.5.3.491-504
- Rahmaniar, A. (2024). Jurnalisme Konstruktif: Persepsi dan Praktik Jurnalis Kompas.Id dan Gatra.Com. Konvergensi : Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi, 4(2). https://doi.org/10.51353/kvg.v4i2.876
- Rohmat, R., & Muhammad, H. (2023). Pendampingan Skill Citizen Journalism sebagai Upaya Pengendalian Krisis Sosial pada Pemuda Lampung di Marga Sekampung Kabupaten Lampung Timur. Abdi: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 5(1). https://doi.org/10.24036/abdi.v5i1.440
- Salniwati, S., Rustiani, K. W., Burhan, F., Nurtikawati, N., Heli, W. O., & Alimin, L. (2022). Pelatihan Jurnalistik dalam Menulis Buletin dengan Konten Budaya. Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2). https://doi.org/10.31004/cdj.v3i2.5932
- Saragih, M. Y. (2019). Media Massa dan Jurnalisme: Kajian Pemaknaan antara Media Massa Cetak dan Jurnalistik. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 6(1), 12.
- Satrio, B., Makhrian, A., & Firmansyah, M. A. (2024). Peran Citizen Journalism Dalam Memberikan Informasi Wisata Pada Akun Instagram @pulau.enggano. Syntax Literate ; Jurnal Ilmiah Indonesia, 9(2). https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v9i2.14204
- Setini, M., Putra, I. G. C., & Wahyuni, P. I. (2024). Model Wisata Edukasi Berangkat dari Pemberdayaan Produk Lokal Arak di Desa Tri Eka Buana Sidemen Karangasem. Jurnal PkM (Pengabdian Kepada Masyarakat), 7(5).
- Widisto, A., & Sutriadi, R. (2018). Identification of the Role of Creative Spaces in the Development of Bandung as a Creative City (Case Study: Bandung Creative Hub and Spasial) . https://www.researchgate.net/profile/Aushaf_Widisto/publication/358402534_Identification_of_the_Role_of_Creative_Spaces_in_the_Development_of_Bandung_as_a_Creative_City_Case_Study_Bandung_Creative_Hub_and_Spasial/links/620094dcb44cbe4227296bd6/Identificat
- Wulandari, D. (2024). Implementasi Program Pemajuan Kebudayaan Desa: Tinjauan Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Budaya. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 9(1), 20–34.
- Zulkifli, A. R., & Azhari, A. R. (2018). Perlindungan Objek Pemajuan Kebudayaan Menurut Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017. Doktrina: Journal of Law, 1(1), 56–68.