Archives

2014

Vol 6, No 1 (2014)

Salam Pariwisata!

Jurnal Nasional Pariwisata, terbitan berkala ilmiah bidang kepariwisataan, kembali hadir di tangan pembaca. Jurnal ini dimaksudkan sebagai sarana komunikasi penyebaran informasi hasil penelitian, pemikiran dan pengembangan kepariwisataan yang aktual, sehingga para peneliti dan publik diharapkan dapat memperkaya informasi ilmiah yang berkaitan dengan isu kepariwisataan.  

Purnama Suzanti menulis artikel berjudul: Daya Tarik Pacu Jawi sebagai Atraksi Wisata Budaya di Kabupaten Tanah Datar Sumatera Barat yang membahas permainan menghibur dan menyampaikan nilai-nilai luhur oleh anak-anak nagari selepas panen padi, berupa memacu sepasang sapi di sawah yang berair dan berlumpur. Yumanraya Noho berjudul Kapasitas Pengelolaan Desa Wisata Religius Bongo Kabupaten Gorontalo mencoba memaparkan kapasitas individu dan organisasi di desa wisata dalam mengelola desa wisata budaya. Sementara itu pada artikel ketiga Setyo Prosiyono Nugroho mengupas kulitas pelayanan di sebuah restoran yang dikaitkan dengan respon konsumen, lewat judul penelitian Kualitas Pelayanan Ganri Resto Yogyakarta, Respon Konsumen sebagai Pendekatan penelitian).Selanjutnya Analisis Segmen Pasar Pengguna Bis Wisata Werkudara Surakarta menjadi Judul dan topik bahasan penelitian oleh Muhammad Lutfi Majid. Isu tingkat ketersediaan fasilitas dan pelayanan wisatawan mancanegara di Candi Prambanan menjadi perhatian Kartika F Nieamah yang dibahas dalam tulisannya berjudul Persepsi Wisatawan Mancanega terhadap fasilitas dan Pelayanan di Candi Prambanan. Mudah-mudahan informasi yang disajikan dalam edisi kali ini semakin menambah wawasan pembaca. 

Selamat Membaca…

Redaksi


2013

Vol 5, No 3 (2013)

Salam Pariwisata!

Jurnal Nasional Pariwisata, terbitan berkala ilmiah bidang kepariwisataan, kembali hadir di tangan pembaca. Jurnal ini dimaksudkan sebagai sarana komunikasi penyebaran informasi hasil penelitian, pemikiran dan pengembangan kepariwisataan yang aktual, sehingga para peneliti dan publik diharapkan dapat memperkaya informasi ilmiah yang berkaitan dengan isu kepariwisataan. 

Ratih Melastiwi Purwaningsih menulis artikel berjudul: Pengaruh Kualitas Pelayanan Pemandu Wisata terhadap Kepuasan Wisatawan di Candi Prambanan yang membahas pengaruh kualitas pelayanan pemandu wisata terhadap kepuasan wisatawan di Candi Prambanan. Purwanto berjudul Strategi Pemasaran Atraksi Wisata Teater Calonarang Tetekan di Puri Agung Kerambitan, Tabanan, Bali, mencoba memaparkan cara dan strategi pemasaran atraksi wisata berbentuk teater yang merupakan alternative bagi wisatawan di Pulau Dewata tersebut. Sementara itu pada artikel ketiga Rr. Erna Sadiarti Budiningtyas mengupas respon masyarakat lokal terhadap pengembangan atraksi budaya, lewat judul Showroom Batik di Kampoeng Batik Lawean Respon Masyarakat terhadap Pengembangan Pariwisata di Kawasan Cagar Budaya. Masalah bauran promosi untuk atraksi wisata warisan disajikan oleh Bernadetta Dwi Charylia lewat artikel berjudul Bauran Promosi di Taman Wisata Ratu Boko Yogyakarta. Isu kemitraan di dalam pengelolaan destinasi juga tampaknya mendapat perhatian dari para penulis. Kali ini isu tersebut dibahas oleh Ami Suswandi Putra melalui artikel berjudul Pola Kemitraan Pariwisata dalam Manajemen Atraksi Desa Wisata Pampang Kota Samarinda. Artikel penutup edisi ini berisi analisis dampak sosial dan budaya yang timbul oleh intensitas interaksi wisatawan dengan komunitas sebuah kawasan penting di Yogyakarta. Lewat artikel berjudul Dampak Sosial Budaya Interaksi Wisatawan dengan Masyarakat Lokal di Kawasan Sosrowijayan, paparan tersebut disajikan ditulis Sri Safitri Oktaviyanti. Mudah-mudahan informasi yang disajikan dalam edisi kali ini semakin menambah wawasan pembaca.

Selamat membaca....

Redaksi

 

 


2012

Vol 4, No 1 (2012)

Salam Pariwisata!

Jurnal Nasional Pariwisata - JNP, hadir kembali dalam format baru sebagai media informasi untuk menyebarluaskan hasil-hasil penelitian dan kajian serta pemikiran di bidang kepariwisataan. Perkembangan pariwisata sangat variatif dan kompleks serta mencakup banyak aspek. Hal ini terlihat dari 7 (tujuh) artikel yang kami hadirkan, terasa sangat berbeda dan variatif dalam hal tema.

Johan Setiawan, seorang staf Taman Nasional Tanjung Putting di Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah menampilkan dinamika yang sedang dihadapi dalam kegiatan pengelolaan ekowisata dengan judul: “Kepariwisataan Alam Merespon Tantangan Perubahan Iklim, Studi Kasus di Taman Nasional Tanjung Putting”. Hamzah Bona, menulis tentang: “Korelasi antara Lingkungan Fisik, Sosial-Budaya, dan Sosial-Ekonomi dengan Partisipasi Warga Masyarakat dalam PNPM-MP”. Tulisan ini mencoba mendeskripsikan pengaruh faktor lingkungan fisik terhadap tingkat partisipasi masyarakat dalam pengembangan pariwisata, serta mengetahui pengaruh faktor sosial-budaya terhadap tingkat partisipasi masyarakat dalam pengembangan pariwisata. Lokasi penelitian di Desa Lohia, Kecamatan Lohia, Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Artikel ketiga, Nur Budhi Puji Wibowo menyoroti “Pengaruh Motivasi Wisata, Persepsi tentang Daya Tarik, dan Kualitas Pelayanan Wisata terhadap Lama Tinggal Wisatawan di Provinsi DIY”. Tulisan selanjutnya, Ardi Novra seorang peneliti dari Pusat Lingkungan Hidup Lembaga Penelitian Universitas Jambi serta sekaligus sebagai seorang staf di Bappeda Provinsi Jambi, menjelaskan rencana pelaksanaan Tour de Jambi National Park, yang dalam tulisannya diberi judul: “Tour de JNP, Kejuaraan Tahunan Wisata Olah Raga Tantangan Perairan antar Dua Taman Nasional (Inovasi Strategi Promosi Ekowisata Provinsi Jambi)”.

Irwan Haribudiman, mahasiswa Program Magister Kajian Pariwisata Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada menjelaskan: “Analisis Faktor Pendorong dan Penarik Wisatawan untuk Berbelanja di Factory Outlet Kota Bandung”. Supartini, seorang staf pengajar dari Akademi Maritim Yogyakarta (AMY) menyoroti tentang: “Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengembangan Potensi Desa Wisata Ketingan Kabupaten Sleman Provinsi DI Yogyakarta”. Tulisan ini merupakan hasil pengalaman dan survey lapangan dalam pengembangan desa wisata.

Tulisan terakhir Aderius Sero dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Halmahera Utara menyoroti tentang pembangunan pariwisata bahari di daerahnya yang diberi judul “Model Pengembangan Pariwisata Bahari Berbasis Masyarakat di Kabupaten Halmahera Utara”. Mencoba mendeskripsikan persepsi masyarakat, pemerintah dan swasta terhadap model pengembangan pariwisata bahari yang dilakukan di tiga lokasi pantai di Kabupaten Halmahera Utara.

Selamat membaca....

Redaksi


1 - 5 of 5 Items