THE POSITION OF NOTARIAL DEED IN THE SHARIA ECONOMIC DISPUTE

https://doi.org/10.22146/jmh.15861

Yulies Tiena Masriani(1*)

(1) Department of Private Law, Faculty of Law of Universitas 17 Agustus 1945, Semarang
(*) Corresponding Author

Abstract


Today the Indonesian economic system recognizes and applies the principles of Sharia into the National Legal System. Those principles are based on the value of justice, mutuality, equality, benefit and universalism (rahmatan lil ‘alamin), particular in agreement (Akad). An Akad is laid down into an notary deed, the the parties are deemed to have agreed its contents and consequences. If one of the parties does not perform his obligation, there can emerge a dispute in the implementation of Sharia economic transactions. Therefore, the position of a notary deed is very important as an evidence in the dispute settlement. Saat ini sistem ekonomi Indonesia mengakui dan menerapkan prinsip-prinsipnya Syariah ke dalam Sistem Hukum Nasional. Prinsip Syariah berlandaskan pada nilai nilai keadilan, kebersamaan, pemerataan, kemanfaatan dan keuniversalan (rahmatan lil ‘alamin) khususnya Akad. Akad dituangkan dalam suatu akta notariil, maka para pihak dianggap telah menyetujui semua isi Akad dan konsekuensinya. Para pihak harus melaksanakan hak dan kewajibannya sesuai dengan isi akta tersebut. Apabila salah satu pihak tidak melaksanakan Akad tersebut, maka menimbulkan terjadinya sengketa dalam pelaksanaan transaksi ekonomi syariah. Oleh sebab itu, kedudukan akta notariil sangat penting sebagai alat bukti dalam penyelesain sengketa tersebut.

Keywords


principles of Sharia; notary deed; prinsip-prinsip syariah; akta notaris

Full Text:

Untitled


References

A. Books

Adjie, Habib dan M.Hafidh, 2014, Akta Perbankan Syariah yang Selaras Pasal 38 UUJN-P, Edisi Revisi, Pustaka Zaman, Semarang.

Akgunduz, Ahmed, 2010, Introduction to Islamic Law Islamic Law in Theory and Practice, Islamitische University Press (IUR), Rotterdam.

Ali, Zainuddin 2009, Hukum Ekonomi Syariah, Sinar Grafika, Jakarta.

Djamil, Fathurrahman, 2013, Hukum Ekonomi Islam: Sejarah, Teori dan Konsep, Editor Tarmizi, Sinar Grafika, Jakarta.

________, 2012, Penerapan Hukum Perjanjian dalam Transaksi di Lembaga Keuangan Syariah, Sinar Grafika, Jakarta.

Hernoko, Agus Yudha 2010, Hukum Perjanjian, Asas Proporsionalitas dalam KontrakKomersial, Kencana Prenada Media Group, Jakarta.

Lindsey, Tim, et al., 2013, Hukum Keluarga, Pidana & Bisnis Kajian Perundang-undangan Indonesia Fikih dan Hukum Internasional, Kemcana Prenada Media Group, Jakarta.

Mardani, 2014, Hukum Bisnis Syariah, Kencana Prenata Media Group, Jakarta.

Marzuki, Peter Mahmud, 2011, An Introduction to Indonesian Law, Setara Press, Malang.

Pickthall, Marmaduke, 1938, The Meaning of Glorius Koran, Government Central Press, Hyderabad-Deccan.

Poerwadarminta, W.J.S., 2003, Kamus Umum Bahasa Indonesia, Balai Pustaka, Jakarta.

Subekti, 1975, Pokok-pokok dari Hukum Perdata, Intermasa, Jakarta.

Suharnoko, 2014, Hukum Perjanjian Teori dan Analisa Kasus, Kencana Prenada Media Group, Jakarta.

Sutedi, Adrian, 2009, Perbankan Syariah Tinjauan dari Beberapa Segi Hukum, Ghalia Indonesia, Bogor.

Winata, Frans Hendra, 2011, Hukum Penyelesaian Sengketa Arbitrase Nasional & Internasional, Sinar Grafika, Jakarta.

B. Journal Article

Yulianti, Rahmani Timorita, “Asas-Asas Perjanjian (Akad) dalam Hukum Kontrak Syari’ah”, Jurnal Ekonomi Islam, Vol. II, No.1, Juli 2008.

C. Anthology

Abd. Shomad, “Rekonstruksi Akad Bank Syariah untuk Mencapai Kemaslahatan sebagai Wujud Rahmatan Lil-Alamin”, in M.Isnaeni, 2013, Perkembangan Hukum Perdata di Indonesia, Laksbang Grafika, Surabaya.

Trisadini Prasatinah Usanti, “Urgensi Jaminan pada Pembiayaan Berdasarkan Prinsip Bagi Hasil di Bank Syariah” in M. Isnaeni, 2013, Perkembangan Hukum Perdata di Indonesia, Laksbang Grafika, Surabaya.

D. Internet

Sukardi, Budi, “Kepatuhan Syariah (Syariah Z Compliance) dan Inovasi Produk Bank Syariah di Indonesia”, http://stainmetro.ac.id/e-journal/index.php/akademika/article/download/61/55, accessed on November 18, 2015.

E. Laws and Regulation

Law Number 21 of 2008 Concerning Sharia (Islamic) Banking (State Gazette of the Republic of Indonesia Year 2008 Number 94, Supplement to State Gazette of the Republic of Indonesia Number 4867).



DOI: https://doi.org/10.22146/jmh.15861

Article Metrics

Abstract views : 533 | views : 932

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 Mimbar Hukum - Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Mimbar Hukum Indexed by:

DOAJ (Directory of Open Access Journal) Bielefeld Academic Search Engine (BASE) COREGoogle ScholarWorldCatLIVIVOCopac JISTHarvard LibraryElectronic Journals LibraryColumbia University LibrariesLeiden University LibrariesUniversity of Saskatchewan-CanadaGent University LibraryWestern Theological SeminaryUniversity of OxfordThe University of SheffieldThe University of Manchester Toronto Public LibraryEbsco  

Member of :

Crossref


MIMBAR HUKUM ISSN: 0852-100X(print), ISSN: 2443-0994(online)