Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Pengobatan Pasien Diabetes Melitus Tipe 2

https://doi.org/10.22146/jkkk.83090

Agata Della(1*), Paulus Subiyanto(2), Avin Maria(3)

(1) STIKes Panti Rapih Yogyakarta
(2) STIKes Panti Rapih Yogyakarta
(3) STIKes Panti Rapih Yogyakarta
(*) Corresponding Author

Abstract


Background: Pharmacological intervention with oral antidiabetic drugs is the main choice in patients with type 2 diabetes mellitus whose blood glucose levels fail to be controlled by diet and exercise programs. Identifying non-adherent patients in outpatient treatment is important in order to be able to carry out therapy effectively, prevent further complications, so as to improve the quality of life of patients with type 2 diabetes mellitus.
Objective: Knowing the relationship between age, gender, education, occupation, self-motivation, family support and health worker support with medication adherence in type 2 diabetes mellitus patients at Panti Rini Hospital.
Method: This research is quantitative cross-sectional study using accidental sampling on January 13-27 2022. The total number of respondents in this study were 60 respondents who fit the inclusion and exclusion criteria. The questionnaires used included demographic data, self-motivation, family support, health worker support and Medication Adherence Report Scale (MARS) which are valid and reliable. Data analysis used was univariate test and bivariate test using chi square test.
Results: The results of the related factors are age (p value 0,036), gender (p value 0,045), occupation (p value 0,014), self-motivation (p value 0,000), family support (p value 0,002), support from health workers (p value 0,028 ) while the unrelated factor is education (p value 0,673).
Conclusion: There is a relationship between the factors of age, gender, occupation, self-motivation, family support, support from health workers and there is no relationship between educational factors and medication adherence in type 2 diabetes mellitus patients at Panti Rini Hospital.

ABSTRAK

Latar belakang: Intervensi farmakologis dengan obat antidiabetes secara oral menjadi pilihan utama pada pasien diabetes melitus tipe 2 yang kadar glukosa darahnya gagal dikendalikan dengan program diit dan olahraga. Mengidentifikasi pasien yang tidak patuh dalam pengobatan rawat jalan penting agar dapat melaksanakan terapi dengan efektif, mencegah terjadinya komplikasi lebih lanjut, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup pasien diabetes melitus tipe 2.
Tujuan: Mengetahui hubungan usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, motivasi diri, dukungan keluarga dan dukungan tenaga kesehatan dengan kepatuhan pengobatan pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Rumah Sakit Panti Rini.
Metode: Penelitian ini merupakan kuantitatif cross sectional dengan menggunakan accidental sampling pada 13 – 27 Januari 2022. Total responden dalam penelitian ini adalah 60 responden yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Kuesioner yang digunakan meliputi data demografi, motivasi diri, dukungan keluarga, dukungan tenaga kesehatan dan Medication Adherence Report Scale (MARS) yang sudah valid dan reliabel. Analisis data yang digunakan yaitu uji univariat dan uji bivariat menggunakan uji chi square.
Hasil: Hasil faktor yang berhubungan yaitu usia (p value 0,036), jenis kelamin (p value 0,045), pekerjaan (p value 0,014), motivasi diri (p value 0,000), dukungan keluarga (p value 0,002), dukungan tenaga kesehatan (p value 0,028) sedangkan faktor yang tidak berhubungan yaitu pendidikan (p value 0,673).
Simpulan: Terdapat hubungan antara faktor usia, jenis kelamin, pekerjaan, motivasi diri, dukungan keluarga, dukungan tenaga kesehatan dan tidak terdapat hubungan antara faktor pendidikan  dengan kepatuhan pengobatan pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Rumah Sakit Panti Rini.


Keywords


diabetes melitus tipe 2; kepatuhan pengobatan pasien

Full Text:

PDF


References

  1. WHO. Diabetes. 2021. [updated 2021; cited 2022 Feb 20]. Available from: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/diabetes.
  2. Waspadji S. Penatalaksanaan Diabetes Melitus Terpadu. Jakarta: Badan Penerbit FKUI; 2015.
  3. American Diabetes Association. Standards of Medical Care in Diabetes. 2020. [updated 2020; cited 2022 Feb 20]. Available from: https://care.diabetesjournals.org/content/diacare/suppl/2019/12/20/43.Supplement_1.DC1/Standards_of_Care_2020.pdf.
  4. IDF. Diabetes Facts & Figures. 2019. [updated 2021; cited 2022 Feb 20]. Available from: https://www.idf.org/aboutdiabetes/what-is-diabetes/facts-figures.html.
  5. Kemenkes RI. Hasil Utama Riskesdas 2018. Jakarta: Kementerian Kesehatan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan; 2018.
  6. Fatimah RN. Diabetes Melitus Tipe 2. J Majority. 2015; 4(5): 93-101. Available from: https://juke.kedokteran.unila.ac.id/index.php/majority/article/view/615.
  7. Bulu A, Wahyuni TD, Sutriningsih S. Hubungan antara Tingkat Kepatuhan Minum Obat dengan Kadar Gula Darah pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II. Nursing News. 2019; 4(1): 181-189. https://doi.org/10.33366/nn.v4i1.1501.
  8. Yulianti T, Anggraini L. Faktor-faktor yang Memengaruhi Kepatuhan Pengobatan pada Pasien Diabetes Melitus Rawat Jalan di RSUD Sukoharjo. Pharmacon: Jurnal Farmasi Indonesia. 2020; 17(2): 110-120. https://doi.org/10.23917/pharmacon.v17i2.12261.
  9. Nazriati E, Pratiwi D, Restuastuti T. Pengetahuan Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 dan Hubungannya dengan Kepatuhan Minum Obat di Puskesmas Mandau Kabupaten Bengkalis. Majalah Kedokteran Andalas. 2018; 41(2): 59-68. https://doi.org/10.25077/mka.v41.i2.p59-68.2018
  10. Notoatmodjo S. Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta; 2014.
  11. Marbun VE. Faktor-faktor yang Memengaruhi terhadap Kepatuhan Terapi pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Poli DM RSU Cut Meutia Kabupaten Aceh Utara tahun 2020. Best Journal. 2021; 4(2): 64-70. https://doi.org/10.30743/best.v4i2.4260.
  12. Akrom, Sari OM., Urbayatun S, Saputri, Z. Analisis Determinan Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Minum Obat Pasien Diabetes Tipe 2 di Pelayanan Kesehatan Primer. Jurnal Sains Farmasi & Klinis. 2019; 6(1): 54-62. http://dx.doi.org/10.25077/jsfk.6.1.54-62.2019.
  13. Kasumayanti E, Rahayu, B. Hubungan Motivasi Diri dan Dukungan Tenaga Kesehatan dengan Kepatuhan Diet Penderita DM Tipe 2 di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Bangkinang Kota Tahun 2019. Jurnal Ners. 2019; 3(2): 39-48. https://doi.org/10.31004/jn.v3i2.404.
  14. Lee CS, Tan JHM, Sankari U, Koh YLE, Tan NC. Assessing Oral Medication Adherence among Patients with Type 2 Diabetes Mellitus Treated with Polytherapy in A Developed Asian Community: A Cross-Sectional Study. BMJ Open. 2017; 7(9): 1-7. https://doi.org/10.1136/bmjopen-2017-016317.
  15. Firdiawan A. Kepatuhan Pengobatan Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 dengan Medication Adherence Rating Scale-5. Jurnal Farmasetis. 2020; 9(1): 65-72. https://doi.org/10.32583/farmasetis.v9i1.880
  16. Alfian R, Putra AMP. Uji Validitas dan Reliabilitas Kuesioner Medication Adherence Report Scale (MARS) terhadap Pasien Diabetes Melitus. Jurnal Ilmiah Ibnu Sina. (2017); 2(2): 176-183.
  17. Komariah., Rahayu S. Hubungan Usia, Jenis Kelamin, dan Indeks Massa Tubuh dengan Kadar Gula Darah Puasa pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Klinik Pratama Rawat Jalan Proklamasi, Depok, Jawa Barat. Jurnal Kesehatan. Kusuma Husada. 2020; 41-50. https://doi.org/10.34035/jk.v11i1.412.
  18. Mamangkey IV, Kapantow NH, Ratag BT. Hubungan antara Tingkat Pendidikan dan Riwayat Keluarga Menderita DM dengan Kejadian DM Tipe 2 pada Pasien Rawat Jalan di Poliklinik Penyakit Dalam Blu RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. c.2022. [updated 2014; cited 2022 Feb 20]. Available from https://fkm.unsrat.ac.id/wp-content/uploads/2014/11/ARTIKEL-Isabella.pdf.
  19. Arania R, Triwahyuni T, Prasetya T, Cahyani SD. Hubungan antara Pekerjaan dan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Diabetes Melitus di Klinik Mardi Waluyo Kabupaten Lampung Tengah. Jurnal Medika Malahayati. 2021; 5(3): 163-169. http://dx.doi.org/10.33024/jmm.v5i3.4110.
  20. Yanto A, Setyawati D. Dukungan Keluarga pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Kota Semarang. Presented at Seminar Nasional Publikasi Hasil-Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat "Implementasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Untuk Peningkatan Kekayaan Intelektual". Prosiding Seminar Nasional Publikasi Hasil-hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat; 2017 September 30; Semarang, Indonesia.
  21. Permatasari SN, Mita, Herman. Hubungan Peran Fungsi Petugas Kesehatan dengan Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Gang Sehat Pontianak. Journal of Nursing Practice and Education, School of Nursing, Faculty of Medicine. 2019; 2(1). http://dx.doi.org/10.26418/tjnpe.v2i1.42014.
  22. Andarmoyo S, Yusoff HBM, Abdullah BB, Yusop YBM. Medication Adherence Analysis of Type 2 Diabetes Mellitus Patients. South East Asia Nursing Research. 2019; 1(3): 107-111. https://doi.org/10.26714/seanr.1.3.2019.107-111.
  23. Rasdianah N, Martodiharjo S, Andayani TM, Hakim L. Gambaran Kepatuhan Pengobatan Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Farmasi Klinik Indonesia. 2016; 5(4): 249-257. https://doi.org/10.15416/ijcp.2016.5.4.249.
  24. Ulum Z, Kusnanto, Widyawati IY. Kepatuhan Medikasi Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 berdasarkan Teori Health Belief Model (HBM) di Wilayah Kerja Puskesmas Mulyorejo Surabaya. CMSNJ. 2015; 4(1). https://doi.org/10.20473/cmsnj.v4i1.12294.
  25. Nurmaguphita D, Sugiyanto. Gambaran Distres pada Penderita Diabetes Melitus. Jurnal Keperawatan. 2018; 6(2): 76-82. https://doi.org/10.26714/jkj.6.2.2018.76-82
  26. Prabosiwi N, Siwi HY, Laili NF. Hubungan antara Kondisi Sosial Ekonomi dengan Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Diabetes Melitus di Puskesmas Jetis 1 Bantul. Jurnal Inovasi Farmasi Indonesia. 2020; 1(2): 76-85. https://doi.org/10.30737/jafi.v1i2.784.
  27. Diani AP, Arifin S, Rosida L. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Kepatuhan Minum Obat Antidiabetes pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Cempaka Banjarmasin. Homeostasis. 2019; 2(1): 43-54. https://doi.org/10.20527/ht.v2i1.427.
  28. Almira N, Arifin S, Rosida L. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Kepatuhan Minum Obat Antidiabetes pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Teluk Dalam Banjarmasin. Homeostasis. 2019; 2(1): 9-12. https://doi.org/10.20527/ht.v2i1.422.
  29. Risti KN, Isnaeni FN. Hubungan Motivasi Diri dan Pengetahuan Gizi terhadap Kepatuhan Diet DM pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II Rawat Jalan di RSUD Karanganyar. Jurnal Kesehatan. 2017; 10(2): 94-103. https://doi.org/10.23917/jk.v10i2.5538.
  30. Siregar D, Manurung EI, Sihombing RM, Pakpahan M, Sitanggang YF, Rumerung CL, Arkianti MMY. Keperawatan Keluarga. Medan: Yayasan Kita Menulis; 2020.
  31. Syahid ZM. Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Pengobatan Diabetes Melitus. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada. 2021; 10(1): 147-155. https://doi.org/10.36089/nu.v12i4.542.



DOI: https://doi.org/10.22146/jkkk.83090

Article Metrics

Abstract views : 911 | views : 575

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Agata Della, Paulus Subiyanto, Alvin Maria



Jurnal Keperawatan Klinis dan Komunitas (Clinical and Community Nursing Journal) 
collaborates with DPW PPNI DIY

Lisensi Creative Commons  

Jurnal Keperawatan Klinis dan Komunitas (Clinical and Community Nursing Journal) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Keperawatan Klinis dan Komunitas (Clinical and Community Nursing Journal) (p-ISSN: 2614-445, e-ISSN: 2614-498) indexed by: