Efektivitas Warm Water Footbath dan Aromatherapy Terhadap Kualitas Tidur Lansia: Systematic Review

https://doi.org/10.22146/jkkk.75759

Alifah Ade Nuary(1), Endang Triyanto(2*)

(1) Departemen Keperawatan Komunitas, Program Studi Keperawatan, Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman
(2) Departemen Keperawatan Komunitas, Program Studi Keperawatan, Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman
(*) Corresponding Author

Abstract


Background: The aging process in the elderly affects the quality of sleep. More than 50 percent of the elderly meet sleep disorders ranging from mild to severe degrees. Various studies have been carried out to improve the quality of sleep in the elderly, but it is not yet known which is the most effective.
Objective: To determine the effectiveness of warm water footbath and aromatherapy on the sleep quality of the elderly.
Method: This research includes a systematic review. Search articles using the keywords "footbath", "sleep quality", "elderly" and "aromatherapy", "sleep quality", and "elderly" in the Cochrane database, ProQuest, PubMed, Science Direct, and Google Scholar. Article screening uses the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses method. Assessment of the quality of articles using a questionnaire guide The Joanna Briggs Institute.
Outcome: Obtained three articles related to warm water footbath intervention and 2 related to aromatherapy. Both affect on improving the sleep quality of the elderly, but a warm water footbath is considered more effective than aromatherapy.
Conclusion: Warm water foot bath therapy is more effective than aromatherapy in improving the sleep quality of the elderly.

ABSTRAK

Latar belakang: Proses penuaan pada orang lanjut usia (lansia) berpengaruh terhadap kualitas tidur. Lebih dari 50 persen lansia mengalami gangguan tidur, mulai dari derajat ringan hingga berat. Berbagai penelitian terkait intervensi yang dapat meningkatkan kualitas tidur lansia telah dilakukan, di antaranya adalah warm water footbath dan aromaterapi. Belum diketahui mana yang paling efektif dari kedua intervensi tersebut.
Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas terapi warm water footbath dan aromatherapy terhadap kualitas tidur lansia.
Metode: Penelitian ini termasuk systematic review. Pencarian artikel menggunakan kata kunci “footbath”, “sleep quality”, “elderly” dan “aromatherapy”, “sleep quality”, “elderly” pada database Cochrane, ProQuest, PubMed, Science Direct, dan Google Scholar. Skrining artikel menggunakan metode preferred reporting items for systematic reviews and meta-analyses. Penilaian kualitas artikel menggunakan panduan kuesioner The Joanna Briggs Institute.
Hasil: Diperoleh tiga artikel terkait intervensi warm water footbath dan 2 artikel terkait aromatherapy. Keduanya berpengaruh terhadap peningkatan kualitas tidur lansia, tetapi a warm water footbath dinilai lebih efektif dibandingkan aromatherapy.
Simpulan: Terapi warm water footbath lebih efektif dibandingkan aromatherapy dalam meningkatkan kualitas tidur lansia.


Keywords


aromaterapi; kualitas tidur; lansia; proses menua; rendam kaki air hangat

Full Text:

PDF


References

  1. Kholifah SN. Modul Bahan Ajar Cetak Keperawatan: Keperawatan Gerontik. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2016.
  2. Uspessy HT. Kajian Hierarki Kebutuhan Abraham Maslow terhadap Pemenuhan Kebutuhan Lanjut Usia di Panti Wredha Salib Putih Salatiga. Universitas Kristen Satya Wacana; 2018.
  3. Dewi PA, Ardani IGAI. Angka Kejadian serta Faktor-Faktor yang Memengaruhi GangguanTidur (Insomnia) pada Lansia di Panti Sosial Tresna Werda Wana Seraya Denpasar Bali Tahun 2013. J Med Udayana. 2014; 3(8): 1–9.
  4. Cahyono A. Pengaruh Teknik Relaksasi Religius terhadap Pemenuhan Kebutuhan Tidur pada Lanjut Usia di Panti Wredha Mojopahit Mojokerto. Medica Majapahit. 2013; 5(1): 12–21.
  5. Hasibuan RK, Hasna JA. Gambaran Kualitas Tidur pada Lansia dan Faktor-Faktor yang Memengaruhinya di Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok. J Kedokt dan Kesehat. 2021; 17(2): 187–95. https://doi.org/10.24853/jkk.17.2.187-195.
  6. Chasanah N, Supratman S. Hubungan Kualitas Tidur dengan Kualitas Hidup pada Lansia di Surakarta. J Ber Ilmu Keperawatan. 2018; 11(1): 10–8. https://doi.org/10.23917/bik.v11i1.10586.
  7. Anggraeni E, Wijoyo EB, Yoyoh I, Hastuti H, Kartini. Pengaruh Rendam Kaki Air Hangat terhadap Kualitas Tidur pada Lansia: Literature Review. J Ber Ilmu Keperawatan. 2021; 14(2): 113–9. https://doi.org/10.23917/
    v14i2.13669
    .
  8. Sari DP, Burhanto. Pengaruh Terapi Rendam Kaki Air Hangat terhadap Kualitas Tidur pada Lansia: Literature Riview. Borneo Student Res. 2021; 2(3): 16931698.
  9. Prima R, Oktarini S. Pengaruh Aroma Terapi Lavender terhadap Kualitas Tidur Lansia. J Ilmu Kesehat. 2021; 5(2): 319–24. https://doi.org/10.22216/jen.v3i1.2433.
  10. Putri MFEP, Murtaqib, Hakam M. Pengaruh Relaksasi Aromaterapi Jasmine terhadap Kualitas Tidur pada Lansia di Karang Werdha. J Pustaka Kesehat. 2018; 6(3): 461–8. https://doi.org/10.19184/pk.v6i3.11745.
  11. The Joanna Briggs Institute. Checklist for Quasi-Experimental (Non-Randomized Experimental Studies). Joanna Briggs Inst. 2020.
  12. Prasad L, Gireesh GR. Effectiveness of Warm Footbath on Quality of Sleep among Elderly. Indian J Med Sci. 2018; 70(3): 23–6. 13107/ijms.1998-3654.2018.258.
  13. Kim HJ, Lee Y, Sohng KY. The Effects of Footbath on Sleep among The Older Adults in Nursing Home: A Quasi-Experimental Study. Complement Ther Med. 2016; 26: 40–6. https://doi.org/10.1016/j.ctim.2016.02.005.
  14. Seyyedrasooli A, Valizadeh L, Zamanzadeh V, Nasiri K, Kalantri H. The Effect of Footbath on Sleep Quality of The Elderly: A Blinded Randomized Clinical Trial. J Caring Sci. 2013; 2(4): 305–11. https://doi.org/10.5681/jcs.2013.036.
  15. Izadi-Avanji FS, Miranzadeh S, Akbari H, Ajorpaz NM, Ahmadi D. Effects of Aromatherapy with Lavender Essential Oil on Sleep Quality among Retired Older Adults. J Res Heal. 2019; 9(5): 437–42. http://dx.doi.org/10.29252/jrh.9.5.437
  16. Nasiri A, Fahimzade L. The Effect of Inhalation Aromatherapy with Lavender on Sleep Quality of The Elderly in Nursing Care Homes: A Randomized Clinical Trial. Mod Care J. 2017; 14(4): 1–7. http://dx.doi.org/10.5812/modernc.61602
  17. Hall JE, Guyton AC. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. 12th ed. Singapore: Elsevier; 2016.
  18. Potter PP, Perry AG. Buku Ajar Fundamental Keperawatan: Konsep, Proses, dan Praktik. 4th ed. Jakarta: EGC; 2012.
  19. Sumirta IN, Laraswati AI. Faktor yang Menyebabkan Gangguan Tidur (insomnia) pada Lansia. J Gema Keperawatan. 2015; 8(1): 20–30.
  20. Armat MR, Mortazavi H, Akbari H, Ebrahimzadeh Z. The Effect of Footbath on the Quality of Sleep in Older Adults: A Pilot Study. Geriatr Nurs (Minneap). 2021; 42(5): 1178–83. https://doi.org/10.1016/j.gerinurse.
    07.008
    .
  21. Fitama EA, Haryanto J, Makhfudli M. Effect Massage, Soak Feet Warm Water, and Aromatherapy for Decreasing Blood Pressure in Older Adults with Hypertension: A Literature Review. Indones J Community Heal Nurs. 2021; 6(1): 22–7. https://doi.org/10.20473/ijchn.v6i1.24826.
  22. Kusuma A. Pengaruh Aromaterapi Bunga Lavender terhadap Kualitas Tidur Lansia di Panti Werdha Pangesti Lawang [Skripsi]. Malang: Universitas Brawijaya; 2013.
  23. Tang Y, Gong M, Qin X, Su H, Wang Z, Dong H. The Therapeutic Effect of Aromatherapy on Insomnia: a Meta-Analysis. J Affect Disord. 2021; 1–9. https://doi.org/10.1016/j.jad.2021.03.066.
  24. Safaah S, Purnawan I, Sari Y. Perbedaan Efektivitas Aromaterapi Lavender dan Aromaterapi Peppermint terhadap Nyeri pada Pasien Post Sectio Caesarea di RSUD Ajibarang. J Bionursing. 2019;1(1):47–65. https://doi.org/10.20884/1.bion.2019.1.1.10.
  25. Setyoadi K. Terapi Modalitas Keperawatan pada Pasien Psikogeriatrik. Jakarta: Salemba Medika; 2011.
  26. Meylana N. Efektivitas Akupresur dan Aromaterapi Lavender terhadap Insomnia pada Wanita Perimenopause di Desa Pancuranmas Magelang. J Holist Nurs Sci. 2015; 2(2): 28–37.
  27. Siregar A. Formulasi Lilin Aromaterapi dari Kombinasi Minyak Bunga Lavender dan Minyak Jeruk Lemon dengan Minyak Nilam sebagai Pengikat [Skripsi]. Medan: Universitas Sumatera Utara; 2019.
  28. Sumartyawati NM, Febriati A, Susmitha DR. Pengaruh Aromaterapi Mawar terhadap Kualitas Tidur Lansia di Balai Sosial Lanjut Usia Mandalika NTB. J Ilm Ilmu Kesehat STIKES Mataram. 2017; 3(2): 50–5. http://dx.doi.org/10.47506/jpri.v3i2.82.
  29. Supanti I. Efektifitas Aromaterapi Kembang Leson terhadap Insomnia pada Lansia di Desa Wanurejo Kecamatan Borobudur Kabupaten Magelang [Skripsi]. Malang: Universitas Muhammadiyah Malang; 2018.



DOI: https://doi.org/10.22146/jkkk.75759

Article Metrics

Abstract views : 873 | views : 553

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Alifah Ade Nuary, Endang Triyanto



Lisensi Creative Commons  

Jurnal Keperawatan Klinis dan Komunitas (Clinical and Community Nursing Journal) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Keperawatan Klinis dan Komunitas (Clinical and Community Nursing Journal) (p-ISSN: 2614-445, e-ISSN: 2614-498) indexed by: