Perbedaan Efektivitas Terapi Menelan Berdasarkan Karakteristik Demografi Pasien Disfagia Stroke



Bayu Fandhi Achmad(1*)

(1) School of Nursing Faculty of Medicine Universitas Gadjah Mada
(*) Corresponding Author

Abstract


Peningkatan risiko aspirasi pada pasien disfagia stroke disebabkan karena kerusakan saraf kranial terutama saraf kranial V, VII, IX, X, dan XII. Metode yang digunakan untuk menurunkan risiko aspirasi adalah strategi kompensasi dan penggunaan nutrisi semisolid, akan tetapi masing-masing metode tersebut masih memiliki kelemahan sehingga dibutuhkan terapi baru yaitu terapi menelan yang mengkombinasikan kelebihan dan mengurangi kelemahan dari masing-masing terapi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi menelan dan mengidentifikasi perbedaan efektivitas terapi menelan berdasarkan karakteristik demografi pasien disfagia stroke. Desain penelitian ini adalah quasi experimental dengan jumlah sampel sebanyak 16 responden yang didapatkan melalui teknik consecutive sampling. Pengambilan data dilakukan dari Bulan Februari - Maret 2016 di Unit Stroke RSUD Dr. Harjono Ponorogo. Data dikumpulkan menggunakan instrumen Gugging Swallowing Screen (GUSS). Analisis data menggunakan uji wilcoxon untuk mengetahui pengaruh terapi menelan sebelum dan setelah intervensi. Analisis data pada variabel usia menggunakan uji kruskal wallis, sedangkan variabel jenis kelamin dan jenis stroke menggunakan uji man whitney. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan pengaruh terapi menelan antara pretest dan posttest (p = 0,002). Terapi menelan tidak memiliki perbedaan efektifitas yang signifikan saat diterapkan pada berbagai karakteristik demografi responden yang meliputi usia (p = 0,596), jenis kelamin (p = 0,243), dan jenis stroke (p = 0,524). Terapi menelan berpengaruh positif terhadap penurunan risiko aspirasi pada pasien disfagia stroke dan memiliki efektifitas yang sama baiknya jika diterapkan pada berbagai karakteristik pasien sesuai demografi responden penelitian ini. Untuk itu terapi menelan dapat direkomendasikan sebagai intervensi pada perawatan pasien stroke di Unit Stroke.

Full Text:

PDF


References

American Heart Association. Guideline for the prevention of stroke in patient with stroke and transient ischemic attack. 2014:1-73. 2. Daulay NM, Setiawan S, Febriani N. Pengalaman keluarga sebagai caregiver dalam merawat pasien strok di rumah. JKP. 2014;2(3):161–170. 3. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Riset kesehatan dasar. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. 2014. Jakarta. 4. A’la MZ, Yosep I, Agustina HR. Pengaruh bereavement life review terhadap kesejahteraan spiritual pada keluarga pasien stroke. JKP. 2017;5(2):214–226. 5. Obara H, Yasuka T, Mamoru D. Improvement in the nutritional status of every elderly stroke patients who received long-term completetube feeding. E Spen Eur E J Clin Nutr Metab. 2010;5(6):e272-6. 6. Andersen UT, Beck AM, Kjaersgaard A, Hansen T, Poulsen, I. Systematic review and evidence based recommendations on texture modified foods and thickened fluids for adults (≥18 years) with oropharyngeal dysphagia. E-SPEN Journal. 2013;8:e127–e134. 7. Langdon PC, Lee AH, Binns CW. Dysphagia in acute ischaemic stroke: severity, recovery and relationship to stroke subtype. J Clin Neurosci. 2007;14(7):630–4. 8. Gandolfi M, Smania N, Bisoffi G, Squaquara T, Zuccher P, Mazzucco S. Improving Post-Stroke Dysphagia Outcomes Through a Standardized and Multidisciplinary Protocol : An Exploratory Cohort Study. 2014;704–12. 9. Jeyaseelan RD, Vargo MM, Chae J. National Institutes of Health Stroke Scale ( NIHSS ) as An Early Predictor of Poststroke Dysphagia. PM&R. 2015;1–6. Available from: http://dx.doi.org/10.1016/j.pmrj.2014.12.007 10. Kojima A, Imoto Y, Osawa Y, Fujieda S. Predictor of rehabilitation outcome for dysphagia. Auris Nasus Larynx. Auris Nasus Larynx. 2014;41(3):294–8. Available from: http://dx.doi.org/10.1016/j.anl.2013.12.009 11. Albert SJ, Kesselring J. Neurorehabilitation of stroke. J Neurol. 2012;259:817–832. 12. Johnson DN, Herring HJ, Daniels SK. Dysphagia Management in Stroke Rehabilitation. Curr Phys Med Rehabil Rep. 2014;207–18. 13. Fernandez MG, Ottenstein L, Atanelov L, Christian AB. Dysphagia after stroke: an overview. Curr Phys Med Rehabil Rep. 2013;1:187–196. 14. Momosaki R, Abo M, Kakuda W. Applicability of the Two-Step Thickened Water Test in Patients With Poststroke Dysphagia : A Novel Assessment Tool for Paste Food Aspiration. J Stroke Cerebrovasc Dis. 2013;22(6):817–21. Available from: http://dx.doi.org/10.1016/j.jstrokecerebrovasdis.2012.05.011 15. Funami T, Ishihara S, Nakauma M, Kohyama K, Nishinari K. Food Hydrocolloids Texture design for products using food hydrocolloids. Food Hydrocoll. 2012;26(2):412–20. Available from: http://dx.doi.org/10.1016/j.foodhyd.2011.02.014 16. Falsetti P, Acciai C, Palilla R, Bosi M, Carpinteri F, Zingarelli A, et al. Oropharyngeal Dysphagia after Stroke : Incidence , Diagnosis , and Clinical Predictors in Patients Admitted to a Neurorehabilitation Unit. J Stroke Cerebrovasc Dis. 2009;18(5):329–35. Available from: http://dx.doi.org/10.1016/j.jstrokecerebrovasdis.2009.01.009 17. Ney DM, Weiss JM, Amy JH, Robbins J. Senescent Swallowing: Impact, Strategies, and Interventions. 2009;395–413. 18. Wheeler-hegland K, Ashford J, Frymark T, Mccabe D, Musson N, Hammond CS, et al. function. 2009;46(2):185–94. 19. Kelly BN, Huckabee ML, Jones RD, Frampton CMA. Integrating swallowing and respiration: preliminary result of the effect of body position. J Med Speech Lang Pathol. 2007;15(4):347-355. 20. Fujiwara S, Ono T, Minagi Y, Fujiu-Kurachi M, Hori K, Maeda Y, et al. Effect of supraglottic and Super-Supraglottic swallows on tongue pressure production against hard palate. Dysphagia. 2014;29(6):655–62. 21. Tamine K, Ono T, Hori K, Kondoh J, Hamanaka S, Maeda Y. Age-related changes in tongue pressure during swallowing. J Dent Res. 2010;89(10):1097–101. 22. Askim T, Bernhardt J, Salvesen Ø, Indredavik B. Physical activity early after stroke and its association to functional outcome 3 months later. J Stroke Cerebrovasc Dis. 2014;23(5):e305–12. Available from: http://dx.doi.org/10.1016/j.jstrokecerebrovasdis.2013.12.011 23. Carnaby G, Hankey GJ, Pizzi J. Behavioural intervention for dysphagia in acute stroke: A randomised controlled trial. Lancet Neurol. 2006;5(1):31–7. 24. Power ML, Fraser CH, Hobson A, Singh S, Tyrrell P, Nicholson DA, et al. Evaluating oral stimulation as a treatment for dysphagia after stroke. Dysphagia. 2006;21(1):49–55. 25. Suntrup S, Warnecke T, Kemmling A, Kristina I, Christina T, Oelenberg S, et al. Dysphagia in patients with acute striatocapsular hemorrhage. J Neurol. 2012;93–9. 26. Heart and Stroke Foundation. Management of Dysphagia in Acute Stroke An Educational Manual for the Dysphagia Screening Professional. 2006. Ontario.




Article Metrics

Abstract views : 435 | views : 555

Refbacks

  • There are currently no refbacks.