Hubungan Distres dengan Kadar HbA1c dan LDL pada Pasien DM Tipe 2

https://doi.org/10.22146/jkkk.100984

Asih Tyas(1*), Paulus Subiyanto(2), Fittriya Kristanti(3)

(1) Program Studi Sarjana Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panti Rapih Yogyakarta
(2) Program Studi Sarjana Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panti Rapih Yogyakarta
(3) Program Studi Sarjana Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panti Rapih Yogyakarta
(*) Corresponding Author

Abstract


Background: Diabetes mellitus (DM) type 2 is a metabolic condition that requires long-term and strict management. In addition, HbA1c level is a determinant for the level of blood sugar in certain time. Furthermore, for patient with DM, high levels of distress can affect glycemic control, HbA1c, and lipid profiles, including Low-Density Lipoprotein (LDL).
Objective: To determine the correlation between distress level with HbA1c and LDL levels in patients with type 2 DM at the Panti Rapih Hospital Polyclinic.
Method: This research was quantitative and correlational analytical research with cross-sectional design. The study population was 194 patients with type 2 DM who used Oral Hypoglycemic Drugs (OHO) from April, 15th to 20th 2024. Consecutive sampling technique was used to choose 131 respondents diagnosed with type 2 DM who were treated at the Panti Rapih Hospital Polyclinic. Data was collected through Diabetes Distress Scale (DDS) questionnaires to see the correlation between distress level with analysis of HbA1c and LDL levels. The Spearman correlation test was carried out to determine the correlation between distress levels with HbA1c and LDL levels.
Results: The result of the Spearman correlation test showed that the correlation between distress levels and HbA1c levels had coefficient of 0,075 and p-value of 0,393. Meanwhile, the result of data analysis between distress levels and LDL levels had a correlation coefficient of -0,019 and a p-value of 0,826.
Conclusion: There is no significant correlation between the level of distress with the levels of HbA1c and LDL in Type 2 DM patients at the Panti Rapih Hospital Polyclinic.

INTISARI

Latar belakang: Diabetes Melitus (DM) tipe 2 adalah kondisi metabolik yang memerlukan manajemen jangka panjang dan ketat. Kadar HbA1c merupakan penanda tingginya glukosa dalam darah pada periode waktu tertentu. Pada pasien DM, tingkat distres yang tinggi dapat memengaruhi kontrol glikemik HbA1c dan profil lipid, salah satunya Low-Density Lipoprotein (LDL).
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat distres dengan kadar HbA1c dan LDL pada pasien DM tipe 2 di Poliklinik Rumah Sakit Panti Rapih.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif analitis korelasional dengan desain cross sectional. Populasi penelitian ini sebanyak 194 pasien DM tipe 2 yang menggunakan obat hipoglikemik oral (OHO) dalam periode 15-20 April 2024. Sejumlah 131 responden dengan diagnosis DM tipe 2 yang berobat di Poliklinik Rumah Sakit Panti Rapih, dipilih dengan teknik consecutive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner Diabetes Distress Scale (DDS) untuk melihat hubungan tingkat distres dengan analisis kadar HbA1c dan LDL. Uji korelasi Spearman dilakukan untuk mengetahui hubungan tingkat distres dengan kadar HbA1c dan LDL.
Hasil: Uji korelasi Spearman menunjukkan hasil data antara tingkat distres dan kadar HbA1c dengan koefisien korelasi 0,075 serta nilai p-value 0,393. Sementara itu, hasil analisis data antara tingkat distres dan kadar LDL dengan koefisien korelasi -0,019 dan nilai p-value 0,826.
Simpulan: Tidak ada hubungan yang signifikan antara tingkat distres dengan kadar HbA1c dan LDL pada pasien DM Tipe 2 di Poliklinik Rumah Sakit Panti Rapih.


Keywords


distres; HbA1c; LDL

Full Text:

PDF


References

  1. Rahmasari I, Wahyuni ES. Efektivitas Memordoca carantia (Pare) terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah. Jurnal Info Kesehatan. 2019;9(1):57–64. https://doi.org/10.47701/infokes.v9i1.720.

  2. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 [homepage on the internet]. c.2018. [updated 2018; cited 2024]. Available from https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/3514/1/Laporan%20Riskesdas%202018%20Nasional.pdf.

  3. Fitri A, Jafar N, Indriasari R, Syam A, Salam A. Hubungan Tingkat Stres dengan Kadar Gula Darah pada Polisi yang Mengalami Gizi Lebih di Polresta Sidenreng Rappang. The Journal of Indonesian Community Nutrition. 2021;10(1):25-33. https://doi.org/10.30597/jgmi.v10i1.20353.

  4. Inayati A, Hasanah U, Sari SA, Livana PH. Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kadar Gula Darah Penderita Diabetes Melitus Tipe 2. Jurnal Keperawatan. 2022;14(3):677-684. Avaliable from https://journal2.stikeskendal.ac.id/index.php/keperawatan/article/view/304.

  5. Gunawan S, Rahmawati R. Hubungan Usia, Jenis Kelamin, dan Hipertensi dengan Kejadian Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Tugu Kecamatan Cimanggis Kota Depok. ARKESMAS. 2021;6(1):15-22. https://doi.org/10.22236/arkesmas.v6i1.5829.

  6. Nurmaguphita D, Sugiyanto. Gambaran Distres pada Penderita Diabetes Melitus. Jurnal Keperawatan. 2018;6(2):76–82. Avaliable from https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/jkj/article/view/4442.

  7. Arania R, Triwahyuni T, Prasetya T, Cahyani SD. Hubungan antara Pekerjaan dan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Diabetes Melitus di Klinik Mardi Waluyo Kabupaten Lampung Tengah. Jurnal Medika Malahayati. 2021;5(3):163–169. Avaliable from https://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/medika/article/view/4110/pdf.

  8. Kusumastuti DC, Ardhiani M, Faridah IN, Dania H, Irham LM, Perwitasari DA. Diabetes Distres pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 yang Menggunakan Insulin di Apotek X. Medical Sains: Jurnal Ilmiah Kefarmasian. 2023;8(2):511–518. http://dx.doi.org/10.37874/ms.v8i2.745

  9. Laili F, Udiyono A, Saraswati LD. Hubungan Faktor Lama Menderita DM dan Tingkat Pengetahuan dengan Distres Diabetes pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Tahun 2017 (Studi di Wilayah Kerja Puskesmas Rowosari, Kota Semarang). Jurnal Kesehatan Masyarakat. 2019;7(2):17–22. https://doi.org/10.14710/jkm.v7i2.24696.

  10. Putra AJ, Widayati N, Sutawardana JH. Hubungan Diabetes Distres dengan Perilaku Perawatan Diri pada Penyandang Diabetes Melitus Tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Rambipuji Kabupaten Jember. Pustaka Kesehatan. 2017;5(1). http://repository.unej.ac.id/handle/123456789/76564.

  11. Yumna MK, Diani N, Setyowati A. Dukungan Keluarga dengan Distres pada Pasien Diabetes Melitus. Dinamika Kesehatan. 2018;9(1):669-690. https://ojs.dinamikakesehatan.unism.ac.id/index.php/dksm/article/view/315.

  12. Sihombing JR, Margareta E. Analisis Kadar HbA1c pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di RSU Martha Friska Multatuli Medan. Jurnal Analisis Laboratorium Medik. 2019;2(2):422-433. https://berkas.uhn.ac.id/jenny_sihombing/LB-4.pdf.

  13. Lestari WS, Fitriana E, Jumaisa A, Siregar S, Ujiani S. Pengendalian Gula Darah pada DM Tipe 2 dengan Pemeriksaan HbA1c di Rumah Sakit. Journal of Telenursing (JOTING). 2022;4(2):661-667. https://doi.org/10.31539/joting.v4i2.4391.

  14. Kurniawati R. Gambaran Kadar Low Density Lipoprotein (LDL) pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang Tahun 2020 (Karya Tulis Ilmiah, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Palembang) [homepage on the internet]. c.2020. [updated 2020; cited 2024]. Available from: https://repository.poltekkespalembang.ac.id/files/original/fb2cef9f7b379c85cf119b0a9e38d291.pdf.

  15. Saputra MD, Muflihatin SK. Hubungan Stres dengan Terkendalinya Kadar Gula Darah pada Pasien DM Tipe II di Irna RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Borneo Student Research. 2020;1(3):1672-1678. https://journals.umkt.ac.id/index.php/bsr/article/view/1019/527.

  16. Assadi, S. N. What Are The Effects of Psychological Stress and Physical Work on Blood Lipid Profiles? Medicine, 2017;96(18). https://doi.org/10.1097/md.0000000000006816.



DOI: https://doi.org/10.22146/jkkk.100984

Article Metrics

Abstract views : 1 | views : 1

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Asih Tyas, Paulus Subiyanto, Fittriya Kristanti



Jurnal Keperawatan Klinis dan Komunitas (Clinical and Community Nursing Journal) 
collaborates with DPW PPNI DIY

Lisensi Creative Commons  

Jurnal Keperawatan Klinis dan Komunitas (Clinical and Community Nursing Journal) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.