Pengaruh Lama Penyinaran Uv-C dan Macam Kitosan terhadap Pematangan dan Umur Simpan Buah Sawo (Manilkara zapota (L.) Van Royen)

https://doi.org/10.22146/veg.23952

Wina Riandari Sa’adi(1*), Prapto Prapto Yudono(2), Sri Trisnowati(3)

(1) 
(2) Departemen Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada
(3) Departemen Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada
(*) Corresponding Author

Abstract


Produksi buah sawo cenderung mengalami peningkatan, tetapi semua itu belum dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Oleh sebab itu peluang pengembangan sawo masih cukup besar. Seperti diketahui buah sawo memiliki kulit yang tipis dan daging buah yang lunak ketika buah matang  sehingga buah sawo mudah rusak dan memiliki umur simpan yang singkat. Upaya penanganan pasca panen yang tepat dibutuhkan agar dapat menunda pematangan, sehingga mampu memperpanjang umur simpan. Penelitian ini bertujuan untuk menunda pematangan dan memperpanjang umur simpan buah dengan menggunakan penyinaran Ultra Violet C (UV-C) dan pelapisan kitosan udang dan kepiting. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap yang terdiri dari dua faktor yaitu lama penyinaran UV-C (0 menit, 10 menit, dan 20 menit) dan macam kitosan (tanpa kitosan, kitosan udang, dan kitosan kepiting). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi antara lama penyinaran dengan macam kitosan terhadap laju pematangan, susut berat, VQR, respirasi, transpirasi, dan umur simpan buah sawo. Namun tidak terdapat interaksi pada kandungan Padatan Total Terlarut (PTT) dan Total Asam Tertitrasi (TAT) buah sawo. Kombinasi penyinaran sinar UV-C selama 20 menit dengan pelapisan kitosan kepiting mampu menunda pematangan dan memperpanjang umur simpan buah sawo selama dua hingga tiga hari.

Keywords


sawo, UV-C, kitosan, umur simpan, mutu buah



References

Eivazi, A., H. Karimi, and H. Yousef-Zadeh. 2011. The effect of uv-c irradiation and kitosan concentration on post harvest traits of apricot (Prunus armeniaca L.) fruit. Technical Journal of Engineering and Applied Sciences, 1: 111 – 117.

Gonzalez, A., R. Z. Galtica., dan M. E. T. Hernandez. 2007. Improving postharvest quality of mango ‘haden’ by uv-c treatment. www.sciencedirect.com. Diakses 5 Maret 2015.

Karina, A. R. 2012. Pengaruh macam dan kadar kitosan terhadap mutu dan umur simpan buah stroberi (Fragaria x ananasa Duch). Skripsi.. Fakultas Pertanian. Universitas Gadjah Mada.

Kurniawan, D., S. Trisnowati, dan S. Muhartini. 2013. Pengaruh macam dan kadar kitosan terhadap pematangan dan mutu buah sawo (Manilkara zapota (L.) van Royen). Vegetalika, 2: 21 – 30.

Stevens, J. L., C. L. Wilson, J. Y. Lu, V. A. Khan, E. Chalutz, S. Drogby, M. K. Kabwe, Z. Haung, O. Adeyeye, D. L. Pusey, M. E. Wisniewski, and M. West. 1996. Plant hormesis induces by uv light-c for controlling postharvest diseases of tree fruis. Crop Production, 15: 129 – 134.

Trisnawati, E., D. Andesti, dan A. Saleh. 2013. Pembuatan kitosan dari limbah cangkang kepiting sebagai bahan pengawet buah duku dengan variasi lama pengawetan. Jurnal Teknik Kimia, 9: 17 – 26.



DOI: https://doi.org/10.22146/veg.23952

Article Metrics

Abstract views : 434 | views : 663

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Jurnal Budidaya Pertanian



VEGETALIKA journal indexed by: 

 

       

  

View My Stats