Reorientasi Pembangunan Pertanian dalam Era Globalisasi dan Tuntutan Reformasi

https://doi.org/10.22146/jae.23799

Sri Widodo(1*)

(1) Universitas Gadjah Mada
(*) Corresponding Author

Abstract


 

Krisis ekonomi sepintas nampak merupakan akibat dari terpuruknya nilai tukar rupiah dan langkanya dollar dalam rangka pembayaran kembali hutang yang terlalu besar, terutama hutang komersial yang kurang terkendali. Akan tetapi kalau kita kaji lebih mendalam krisis ekonomi ini merupakan akibat dari sistem ekonomi dan politik yang salah, yang mengandung banyak celah kelemahan sebagai akibat dari struktur ekonomi, sosial dan politik yang telah terbina selama tiga dasawarsa lebih. Hal ini telah menghasilkan beberapa penyimpangan yang saling terkait

(1).Kekuasaansentralistikyangberlebihan,

(2).Penyelewengan yang berbau kolusi, nepotis medan korupsi (KNK),(3).Pemberian privilage pada kelornpok tertentu di dunia usaha sehingga mengarah ke monopoli,(4).Maraknyaberbagairekayasauntukmempertahankanstatusdipemerintahandandiduniausaha

(5).Kebijakanekonomiyangkurangmendasardankurangberbasispadapotensi

pembangunanyanglebihmerata.(6).Liberalisasiperbankanyanglebihmemanfaatkan.fasilitaspemerintahdan

 


Keywords


reorientasi, tuntutan, reformasi

Full Text:

PDF



DOI: https://doi.org/10.22146/jae.23799

Article Metrics

Abstract views : 367 | views : 281

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2017 Agro Ekonomi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

AGRO EKONOMI ISSN 0215-8787 (print) , ISSN 2541-1616 (online)  indexed by :

sinta worldcat  

 

Web
Analytics View My Stats