Subjective Well Being pada Hakim yang Bertugas di Daerah Terpencil



Dian Fithriwati Darusmin(1*), Fathul Himam(2),

(1) 
(2) 
(*) Corresponding Author

Abstract


Penelitian ini memfokuskan kajiannya pada hakim yang tengah menjalanipenugasan di daerah terpencil. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif denganpendekatan fenomenologi untuk mengeksplorasi kehidupan para hakim yang tengahmenjalani penugasan di daerah terpencil. Fokus peneliti adalah tentang dinamika psikologispara hakim untuk mencapai kesejahteraan subjektif dan faktor-faktor yang memenga-ruhinya. Subjek penelitian ini melibatkan tiga orang hakim yang memiliki masa kerja 5hingga 10 tahun, dengan rentang usia 30 hingga 50 tahun. Temuan penelitian ini adalahtentang dinamika psikologis para hakim selama bertugas di daerah terpencil yaitumencakup sejumlah fase – fase kehidupan yaitu, proses awal sebagai hakim, masa adaptasisebagai hakim baru, fase berdamai dengan keadaan, masa penempatan di daerah terpencil,fase adaptasi di daerah terpencil, fase berdamai dengan kondisi penempatan di daerahterpencil dan hikmah menuju bahagia. Temuan lainnya adalah sejumlah faktor yang dapatmemengaruhi kesejahteraan subjektif para hakim di daerah terpencil yaitu peran keluarga,sikap terhadap pekerjaan, prinsip dan komitmen terhadap pekerjaan, kondisi dilematisantara independensi dan makhluk sosial, dan peran rekan kerja.

Full Text:

PDF




Article Metrics

Abstract views : 425 | views : 837

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 Gadjah Mada Journal of Psychology



Gadjah Mada Journal of Psychology Terindeks di :

Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada
Jl. Sosio Humaniora No. 1, Bulaksumur, Yogyakarta. 55781
email:jurnalpsikologi@ugm.ac.id | http://jurnal.ugm.ac.id/gamajop