Aplikasi IRT dalam Analisis Aitem Tes Kognitif

https://doi.org/10.22146/buletinpsikologi.25218

Firmanto Adi Nurcahyo,

(1) Universitas Pelita Harapan Surabaya

Abstract


Teori tes klasik atau Classical Test Theory (CTT) telah banyak digunakan dalam proses analisis aitem pada tes kognitif. Namun demikian taraf kesukaran dan daya diskriminasi aitem yang diperoleh melalui CTT bergantung pada sampel. Kondisi ini memicu dikembangkannya teori respon butir atau Item Response Theory (IRT). Analisis aitem dengan IRT didasarkan pada parameter yang digunakan. Parameter tersebut adalah kesukaran aitem, diskriminasi aitem, dan peluang menebak. Tulisan ini bertujuan untuk memberikan gambaran bagaimana IRT digunakan untuk melakukan analisis aitem pada tes kognitif. Data simulasi yang digunakan berupa 7 aitem, dengan jumlah responden 900. Analisis IRT dilakukan tiga kali dengan program R, berdasarkan model logistik 1, 2, dan 3 parameter. Hasil dari ketiga analisis tersebut kemudian dibandingkan. Hasil komparasi menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil analisis IRT berdasarkan parameter yang digunakan. Penilaian kesesuaian model IRT diperlukan guna memperoleh hasil yang baik. 

 




References

Azwar, S , & Ridho, A. (2013). Abilitas Komposit pada Tes Potensi. Jurnal Psikologi, 40( 2), 127-142. Furr, R. M. (2011). Scale construction and psychometrics for social and personality psychology. London: SAGE. Hambleton, R.K., & Swaminathan, H. (1985). Item Response Theory, Principles and Applications. New York: Springer Science+Business Media. Hambleton, R.K., Swaminathan, H., & Rogers, H.J. (1991). Fundamentals of Item Response Theory. California: Sage Publications, Inc. Molenaar, I.W. (1995). Some Background for Item Response Theory and the Rasch Model. Dalam G.H. Fischer, & I. W. Molenaar (Eds). Rasch Models. New York: Springer-Verlag. Ridho, A. (2007). Karakteristik Psikometrik Tes Berdasarkan Pendekatan Teori Tes Klasik dan Teori Respon Aitem. Jurnal Psikologi INSAN, 2( 2), 1-27. Sumintono, B, & Widhiarso, W. (2013). Aplikasi Model Rasch untuk penelitian ilmu-ilmu sosial. Cimahi: Trim Komunikata Publishing House. Swaminathan, H., Hambleton, R.K, & Rogers, H.J. (2007). Assessing the fit of Item Response Models. Handbook of Statistics, 26, 683-718. Veerkamp, W.J. & Berger, M.P. (1999). Optimal Item Discrimination and Maximum Information for Logistic IRT Models. Applied Psychological Measurement, 23(1), 31-40. Wiberg, M. (2004). Classical test theory vs. Item response theory. Umea, 10(5), 1–27. Widhiarso, W. (2016). Eksplorasi Gaya Respons Ekstrem dalam Mengisi Kuisioner. Jurnal Psikologi, 43(1), 16-29.



DOI: https://doi.org/10.22146/buletinpsikologi.25218

Article Metrics

Abstract views : 524 | views : 54

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2016 Buletin Psikologi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


Abstracted/Indexed by:

          

   

          

View My Stats

©Copyright of Buletin Psikologi UGM supported by OJS


Buletin Psikologi  ISSN 2528-5858 (online) ISSN 0854-7108 (print)
 Publish by Faculty of Psychology Universitas Gadjah Mada
Jln. Sosio Humaniora No. 1, Bulaksumur, Yogyakarta, 55781
Room UP4; Building A 2nd Floor Telp. +6285647423975; Fax: +62274 550436
email:buletinpsikologi@ugm.ac.id | http://jurnal.ugm.ac.id/buletinpsikologi


 Creative Commons License
Buletin Psikologi by http://jurnal.ugm.ac.id/buletinpsikologi is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.