Psikologi Moral dan Usaha Mencari Pemimpin Politik yang Demokratis

https://doi.org/10.22146/buletinpsikologi.18067

Indro Adinugroho(1*),

(1) Fakultas Psikologi Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya
(*) Corresponding Author

Abstract


Sebagai negara demokrasi yang memiliki usia belia, Indonesia sangat membutuhkan berbagai kajian dan pengalaman mengenai penyelenggaraan demokrasi yang sehat. Menurut ilmu Psikologi umum, pengalaman panjang selama puluhan tahun hidup dalam kekelaman, dalam hal ini adalah orde baru, adalah pengalaman yang sangat sulit dilupakan, bahkan mungkin bersifat traumatis. Dalam konteks negara, pengalaman kelam ini tidak hanya dialami secara personal, namun mengarah pada aspek yang lebih luas, yaitu kelompok dan masyarakat (negara). Oleh karena itu, Indonesia membutuhkan berbagai dukungan keilmuan dalam menyumbang rekomendasi-rekomendasi terbaik yang dibutuhkan  untuk membuat kondisi demokrasi semakin baik dan berkembang sehat. Salah satu aspek keilmuan yang penulis tawarkan dalam artikel ini adalah pendekatan psikologi moral. Psikologi moral adalah salah satu kajian empiris yang mengkaji mengenai keputusan benar-salah yang dibuat oleh individu atau kelompok. Kajian ini jelas mampu menjadi sumbangsih guna mencari pemimpin politik bagi Indonesia yang sedang belajar berdemokrasi. Dengan mengkaji dan mengidentifikasi posisi moral secara komprehensif para kader politik, masyarakat dapat disegarkan dengan informasi yang akan membantu mereka menentukan pilihan terbaik bagi Indonesia.      

Kata kunci: Psikologi moral, politik, demokrasi, nilai, emosi


Full Text:

PDF


References

Aspinal, E., & fealy, G. (2010). Introduction: Soeharto’s New Order and its legacy. Dalam Soeharto’s New Order and its legacy: Essay in honour of Harold Crouch (pp.1-14). Australia: ANU E-press.

Beerbohm, E. (2015). Is democratic leadership possible? American Political Science Review, 109(4), 639-652.

Carney, D. R., Jost, J. T.,Gosling, S. D., & Potter, J. (2008). The secret lives of liberal and conservatives: Personality profiles, interaction styles, and the things they leave behind. Political Psychology, 29(6), 807-840.

Cohen, T. R., Wolf, S. T., & Panter A. T., & Insko, C. A. (2011). Introducing the GASP Scale: A new measure of guilt and shame proneness. Journal of Personality and Social Psychology, 100(5), 947-966.

Fiske, S. T., & Taylor, S. E. (2008). Social Cognition: From Brains to Culture. NY: McGraw-Hill.

Graham, J., Nosek, B. A., Haidt, J., Iyer, R., Koleva, S., & Ditto, P. H. (2011). Mapping the moral domain. Journal of Personality and Social Psychology. DOI: 10.1037/a0021847.

Haidt, J. (2001). The emotional dog and its rational tail: A social intuitionist model approach to moral judgment. Psychological Review, 108(4), 814-834.

Haidt, J. (2003). The emotional dog does learn new tricks: A reply to Pizarro and Bloom (2003). Psychological Review, 110(1), 197-198.

Haidt, J. (2012). The Righteous Mind: Why Good People are Divided by Politics and Religion. NY: Pantheon Books.

Hanan, D. (2015, Mei 25). Parpol dan Persepsi Publik. www.saifulmujani.com. Diunduh dari http://www.saifulmujani.com/blog/2015/05/25/parpol-dan-persepsi-publik

Hofmeister, W., & Grabow, K. (2011). Political Parties: Functions and Organisation in Democratic Societies. Konrad Adenauer Stiftung.

Lewin, K. (1950). The consequences of an authoritarian and democratic leadership. Dalam A. W. Gouldner (Ed.), Studies in leadership: Leadership and Democratic Action (pp.409-417). New York: Russell & Russell.

Russell, J. A. (2003). Core affect and the psychological construction of emotion. Psychological Review, 110(1), 145-172.

Santrock, J. W. (2014). Life Span Development 15th.ed. McGraw-Hill Education.

Schwartz, S. H. (2012). An overview of the Schwartz theory of basic values. Online Readings in Psychology and Culture, 2(1). http://dx.doi.org/10.9707/2307-0919.1116

Tangney, J. P., & Salovey, P. (2010). Emotions of the imperiled ego. Dalam Maddux, J. P., & Tangney, J. P. Social psychological foundations of clinical psychology (pp. 245-271). London: The Guilford Press.

Weber, E. T. (2010). Democratic political leadership. Dalam Political and Civic Leadership (pp.105-110). Washington D. C.: Sage Press.

Yuliawati., & Pratiwi, P. S. (2016, Mei 19). Deretan Kisah Mengerikan Pemerkosaan Massal Mei 1998. Cnnindonesia.com. Diunduh dari http://www.cnnindonesia.com/nasional/20160519124757-20-131898/deretan-kisah-mengerikan-pemerkosaan-massal-mei-1998/.



DOI: https://doi.org/10.22146/buletinpsikologi.18067

Article Metrics

Abstract views : 91 | views : 134

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2017 Buletin Psikologi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Buletin Psikologi Terindeks di:

      

   

     

View My Stats

©Copyright pada Buletin Psikologi UGM supported by OJS


Buletin Psikologi  ISSN 2528-5858 (online) ISSN 0854-7108 (print)
 diterbitkan oleh Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada
Jln. Sosio Humaniora No. 1, Bulaksumur, Yogyakarta, 55781
Gedung A Lantai 2 Ruang UP4 Telp. +62274 6492234 ext. 152; Fax: +62274 550436
email:buletinpsikologi@ugm.ac.id | http://jurnal.ugm.ac.id/buletinpsikologi



Creative Commons License

Buletin Psikologi by http://jurnal.ugm.ac.id/buletinpsikologi is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.