PERANG KECIL: Problem yang Terus Berlangsung

https://doi.org/10.22146/bpsi.13159

- Faturochman(1*)

(1) Universitas Gadjah Mada
(*) Corresponding Author

Abstract


Bila mendengar kata "perang", asosiasi yang muncul pada sebagian orang biasanya dua hal, pertama perang antar negara dan kedua perang saudara atau perang dalam satu negara. Bisa juga muncul asosiasi ketiga, yaitu perang dunia yang sejauh ini baru terjadi dua kali. Menyadari adanya kecenderungan seperti ini maka pada awal tulisan ini penulis menekankan bahwa penggunaan kata perang tidak terbatas pada tiga pengertian itu, tetapi justru menggunakannya untuk menganalisis peristiwa yang skalanya lebih kecil. Perang kecil dalam tulisan ini bisa berarti perang yang terjadi antara satu kampung dengan kampung lainnya, bisa juga perang antar sekolah. Kata-kata lain yang sering digunakan untuk pengganti kata perang di antaranya adalah kerusuhan, tawuran, dan konflik terbuka.

Keywords


Perang, tawuran, konflik

Full Text:

PDF



DOI: https://doi.org/10.22146/bpsi.13159

Article Metrics

Abstract views : 93 | views : 117

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2016 Buletin Psikologi




Abstracted/Indexed by:

                            
Web
Analytics Made Easy - StatCounter View My Stats

 Publish by Faculty of Psychology Universitas Gadjah Mada
Street. Sosio Humaniora No. 1, Bulaksumur, Yogyakarta, 55781
Room UP4; Building A 2nd Floor Telp. +6285647423975 (WhatsApp Only); +62274-550435 (Call); +62274 550436 (Fax)
email:buletinpsikologi@ugm.ac.id | http://jurnal.ugm.ac.id/buletinpsikologi


Creative Commons License
Copyright of Buletin Psikologi ISSN 2528-5858 (Online) ISSN 0854-7106 (Print)