Liver Function Test in Chronic Hemodialyzed Patients with Anti Hepatitis C Virus Antibody



Mochammad Sja'bani Mochammad Sja'bani(1*)

(1) 
(*) Corresponding Author

Abstract


Untuk mengetahui fungsi hepar pada penderita gagal ginjal terminal dengan antibodi terhadap virus hepatitis C (anti HCV) positif yang menjalani hemodialisis, suatu penelitian potohOlintang telah dilakukan di Unit Hemodialisis. Rurnah Sakit Umum Pusat Dr: Sardjito, Yogyakarta.
Selama penelitian ditemukan 58 penderita (42 laki-laki. 16 perempuan) dengan 32 (55%).anti HCV positif. Tidak ditemukan perbedaan yang bermakna antara kelompok dengan anti HCV positif dan kelompok dengan anti HCV negatif dalam kadar aspartate amino transferase (AST) (46,22 ± 20,85 UI/1 vs 40,15 ± 20,37 U1/1, p > 0,05), kadar alanine amino transferase (ALT) (45,44 ± 26,26 IU/1 vs 37,04 ± 23,03 U1/1, p > 0,05), kadar alkaline phosphatase (ALP) (156, 31 ± 141,141U/1 vs 144,57 ± 82,15.1y/l, p > 0,05),. dan jumlah hemodialisis (8 sampai dengan 733 kali). Kadar AST yang rneningkat di afas 1,5 kali nilai normal cenderung ditemukan lebih besar tapi secara statistik tidak signifikan pada kelompok dengan anti HCV positif dibanding dengan kelompok dengan anti HCV negatif (56.0% vs 30,7%, p > 0,05) yang mungkin akibat jumlah sampel yang kecil. Frekuensi transfusi ditemukan lebih tinggi secara bermakna pada kelompok dengan anti HCV positif dibanding kelompok dengan anti HCV negatif (3,53 ± 3,47 vs 2,23 ± 1,47 kali, p < 0,05).

Key Words : hepatitis C virus-anti HCV antibodies -end stage renal disease-blood transfusion- hemodialysis





Article Metrics

Abstract views : 265 | views : 137




Copyright (c)



View My Stats

 

Creative Commons License
Journal of the Medical Sciences (Berkala Ilmu Kedokteran) by  Universitas Gadjah Mada is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Based on a work at http://jurnal.ugm.ac.id/bik/.