Fakta Kemanusiaan, Subjek Kolektif, dan Pandangan Dunia dalam Film ‘A̅shifah Ramliyyah Karya Elite Zexer
Abstract
Representasi merupakan penggambaran kembali kejadian yang ada di masyarakat ke dalam sebuah karya, baik tertulis maupun audiovisual. Dalam hal ini, film merupakan karya sastra audiovisual yang dapat mereprensentasikan kejadian nyata yang ada di masyarakat, sebagaimana film ‘A̅shifah Ramliyyah karya Elite Zexer. Film ini diangkat dari kisah nyata yang memperlihatkan kehidupan masyarakat suku Badui di Negev, Israel. Kehidupan sosial masyarakat suku Badui tersebut kemudian menjadi genetika dasar pembuatan film ‘A̅shifah Ramliyyah. Untuk mengkaji genetika dasar film tersebut digunakan konsep dasar teori strukturalisme genetik yakni fakta kemanusiaan, subjek kolektif, dan pandangan dunia pada film ‘A̅shifah Ramliyyah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan adanya fakta kemanusiaan, subjek kolektif, dan pandangan dunia pada film ‘A̅shifah Ramliyyah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis dengan teknik pengumpulan data berupa dokumentasi tangkapan layar adegan dan dialog pada film ‘A̅shifah Ramliyyah. Hasil dari penelitian ini adalah ditemukan adanya praktik poligami dan perjodohan anak perempuan yang didukung oleh subjek kolektif sehingga memunculkan pandangan dunia bahwa masyarakat suku Badui masih mempertahankan kebudayaan konservatif.
References
Abu-Rabia-Queder, S. (2007). “Coping With Forbidden Love and Loveless Marriage”. Ethnography, 8(3), 297-323.
Azkia, A. F. (2022). “Kedudukan Hak-Hak Perempuan Dalam Film 'Ashifah Ramliyyah Karya Elite Zexer: Kajian Feminisme”. Tesis. Bandung: UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Faruk. (2012). Pengantar Sosiologi Sastra dari Strukturalisme Genetik Sampai Post Modernisme. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Graham, K. &. (1999). “The Story Of Bedouin-Arab Women in a Polygamous Marriage”. Womens's Studies International Forum, 22(5), 497-509.
Goldman, L. (2013). The Hidden God: A Study of Tragic Vision in The Pensees of Pascal and The Tragedies of Racine. Ozon: Routledge
Hamood, Z. A. & Janoory, L. B. (2019). “Bedouin Women Status Under The Patriarchal System In Miral Al-Tahwi's The Tent”. Language Literacy: Journal of Linguistics, Literature, and Language Teaching, 3(1), 10-20.
Helaluddin. (2017). Strukturalisme Genetik Lucien Goldman dalam Pengkajian Karya Sastra. Banten: UIN Sultan Maulana Hasanuddin.
Hoque, M. (2021). “Patriarchy: Meaning, Origin, Theoris, and Relationship with SDG10”. Reduced Inequalities, 641-651.
Kark, R. & Yahel, H. (2015). “Israel Negev Bedouin during the 1948 War: Departure and Return”. Israel Affairs, 21(1), 48-97.
Khamaisi, R. & Shmueli, D. (2011). “Bedouin Communities in the Negev”. Journal of the American Planning Association, 77(2), 109-125.
Kurniawan, H. (2012). Teori, Metode, dan Aplikasi, Sosiologi Sastra. Pustaka Pelajar: Yogyakarta.
Musthafa, B. (2002). “Hak Asasi Manusia dalam Pendidikan”. Jurnal ilmu Pendidikan, 9(1).
Nazir, M. (2014). Metode Penelitian, Bogor: Ghalia Indonesia.
Rabia, R. A. (2011). “Refending Polygamy Among the Palestinian Bedouins in Israel: Colonilalisme, Patriarchy, and Resistance”. American University Journal of Gender Social Policy and Law, 19(2), 459-493.
Saad. I. A. (1997). “The Education of Israel's Negev Bedouin: Background and Prospects”. Israel Studies, 2(2), 21-39.
Sembada, E. Z. & Andalas, M. I. (2019). “Realitas Sosial dalam Novel Laut Bercerita Karya Leila S. Chudori: Analisis Strukturalisme Genetik”. Jurnal Sastra Indonesia, 8(2), 129-137.
Sumardjo, Y. & Saini, K. M. (1986). Apresiasi Kesusastraan. Jakarta: Gramedia Pustaka.
Poerwadarminta, W. J. S. (2006). Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Winer, S. (2013). “Rabbi Says Women Shouldn’t Drive”. Dalam The Times of Israel. https://www.timesofisrael.com/rabbi-says-women-shouldnt-drive/.
Copyright (c) 2024 Middle Eastern Culture & Religion Issues

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Middle Eastern Culture and Religion Issues (MECRI) applies the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License, with the copyright on the published articles held by the journal. Authors are required to transmit the copyright to this journal once the articles are accepted. This journal is granted a non-exclusive license to publish the articles as the original publisher, along with the commercial right to publish printed issues for sale. Since this journal applies an open-access mode, authors may post articles published by this journal on personal websites or institutional repositories both prior to and after publication while providing bibliographic details that credit this journal.
By publishing with this journal, the copyright holder grants any third party the lawful right to use their published article to the extent provided by the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International license.
Subsequently, people are lawfully permitted to share, distribute, remix, adapt, and build upon the published articles for noncommercial purposes only, by providing appropriate credit or attribution (Title, Author, Source, and License of the work), including a link to the license, indicating if any changes were made, and redistribute the derivative outputs under the same license (CC BY-NC-SA 4.0).














