Analisis Kinerja Web Server Apache, Nginx, dan Caddy dengan Metode Stress Testing Menggunakan Autocannon

  • Regista Januhandini Departemen Teknik Elektro dan Informatika, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada
  • Unan Yusmaniar Oktiawati Departemen Teknik Elektro dan Informatika, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada
Keywords: Web Server, Apache, Nginx, Caddy, Quality of Service

Abstract

Perkembangan teknologi dan internet di Indonesia meningkat pesat dalam beberapa dekade terakhir yang turut berdampak luas pada berbagai sektor seperti pendidikan, bisnis, dan layanan publik. Perkembangan ini mendorong lonjakan penggunaan website dan kebutuhan akan web server yang andal dan efisien. Menurut survei yang dilakukan oleh W3Tech pada tahun 2024, tiga dari sepuluh web server yang paling banyak digunakan adalah Apache, Nginx, dan Caddy. Penelitian ini dilakukan untuk menguji performa Apache, Nginx, dan Caddy menggunakan metode stress testing menggunakan Autocannon. Pengujian ini bertujuan untuk mengukur kinerja web server saat terhubung dengan berbagai jumlah koneksi, mulai dari 1000 hingga 5000 koneksi dalam waktu singkat, yakni satu hingga tiga detik. Parameter yang dianalisis mencakup throughput, latency, request per second. Hasil pengujian ini menunjukkan bahwa Nginx unggul dalam request per second dan latency, dengan kemampuan menangani jumlah permintaan yang besar dalam waktu singkat dengan nilai latency yang relatif rendah. Nginx juga memiliki batas kemampuan menangani jumlah koneksi tinggi lebih baik dibandingkan Apache dan Caddy. Apache unggul dalam throughput yang mampu mempertahankan throughput yang tinggi dan konsisten dalam berbagai skenario pengujian. Sementara itu, Caddy menunjukkan performa yang baik hanya pada parameter throughput dalam kondisi koneksi yang rendah, namun performanya memburuk ketika jumlah koneksi ditingkatkan.

Published
2026-01-29
How to Cite
[1]
R. Januhandini and U. Y. Oktiawati, “Analisis Kinerja Web Server Apache, Nginx, dan Caddy dengan Metode Stress Testing Menggunakan Autocannon”, JISE, vol. 6, no. 2, pp. 96 - 100, Jan. 2026.