Keanekaragaman dan Pola Komunitas Hutan Mangrove di Andai Kabupaten Manokwari

https://doi.org/10.22146/mgi.13340

Onasius Pieter Matan(1*), Djoko Marsono(2), Su Ritohardoyo(3)

(1) Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta
(2) Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta
(3) Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta
(*) Corresponding Author

Abstract


ABSTRAK Dalam upaya mempertahankan kelestarian hutan mangrove, informasi tentang potensi sumberdaya mangrove sangat diperlukan sebagai data dasar bagi perencanaan pengelolaan dan pemanfaatan  hutan  mangrove.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  komposisi  jenis, keanekaragaman dan pola komunitas di hutan mangrove Andai, Kabupaten Manokwari. Areal  penelitian dibagi menjadi 2 bagian oleh sungai Andai, dimana bagian pertama terdiri dari 6 releve dan bagian kedua 7 releve.   Pada setiap releve dibuat petak pengamatan untuk tingkat semai, pancang dan pohon.  Data yang dicatat meliputi jenis, jumlah, diameter, tinggi, serta data parameter lingkungan. Data dianalisis dengan menghitung indeks nilai penting, menentukan pola pengelompokkan komunitas dengan metode ordinasi 2 dimensi, dan menghitung nilai indeks keanekaragaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi jenis pada tingkat semai terdiri dari 31 jenis mangrove (19 jenis mangrove sejati, 12 jenis mangrove ikutan). Tingkat   pancang terdiri dari  29 jenis mangrove (18 jenis mangrove sejati, 11 jenis mangrove ikutan). Tingkat pohon terdiri dari 30 jenis mangrove (20 jenis mangrove sejati dan 10 jenis mangrove ikutan). Mangrove sejati meliputi 7 family. Sedangkan mangrove ikutan meliputi 13 family.  Dominasi jenis mangrove pada tingkat semai yaitu Bruguiera parviflora (INP=481.71), pada tingkat pancang  didominasi  jenis  Rhizophora  apiculata  (INP  =  903.27)  dan  pada  tingkat  pohon didominasi oleh jenis Rhizophora apiculata (INP=664.91).  Pola pengelompokkan komunitaspada  tingkat  semai,  pancang  dan  pohon  terbagi  menjadi  3  (Tiga)  kelompok  komunitas. Sedangkan faktor lingkungan yang memiliki hubungan signifikan dengan pola pengelompokkan komunitas di tingkat semai, pancang   dan pohon pada masing-masing releve adalah tekstur tanah (lempung, debu, pasir), salinitas tanah dan air, pH tanah, bahan organik, P tersedia, K tersedia dan Ca. Nilai indeks keanekaragaman menunjukkan bahwa  nilai terendah terdapat pada releve 2 sedangkan nilai tertinggi ada pada releve 3.   Namun secara keseluruhan nilai indeks keanekaragaman sedang  untuk setiap  tingkatan  pertumbuhan pada semua releve.  Nilai tersebut menunjukkan bahwa  perkembangan ekosistem  pada hutan mangrove Andai tergolong sedang.

 

ABSTRACT In an effort to maintain the sustainability of mangrove forests, information about the potential  of  mangrove  resources  are  needed  as  basic  data  for  management  planning  and utilization of mangrove forests. This study aims to determine species composition, diversity and community patterns in mangrove forest, the Regency of Manokwari. Research area is divided into 2 parts by the river, where the first part consists of  6 releve and the second part 7 releve. In each releve plot observations made for the level of seedlings, saplings  and  trees.  The  data  recorded  includes  species,  number,  diameter,  height,  and environmental  parameters  data.  Data  were  analyzed  by  calculating  the  index  key  value, determine the pattern of community grouping with a 2-dimensional ordination methods, and calculate the value of diversity index. The results showed that the composition of species at the seedling level consists of 31  species  of  mangrove  (19  true  mangrove  species,  12  species  of  mangrove  follow-up). Saplings level consists of 29 species of mangrove (18 true mangrove species, 11 species of mangrove follow-up). Tree level consists of 30 species of mangrove (20 true mangrove species and 10 mangrove species follow-up). True mangrove cover 7 family. While mangrove follow-up includes 13 family. Dominance of mangrove seedlings at the level of Bruguiera parviflora (IVI = 481.71), at the saplings level Rhizophora apiculata dominated (IVI = 903.27) and at the tree level dominated by Rhizophora apiculata (IVI = 664.91). Community grouping pattern at the level of seedlings, saplings and trees were divided into 3 (three) groups of the community. While environmental factors have a significant relationship with patterns of community-level grouping of seedlings, saplings and trees in each releve was the soil texture (clay, dust, sand), soil and water salinity, soil pH, organic matter, available P, K is available and Ca. Diversity index value indicates that the lowest values found in releve 2 while the highest value on releve 3. But overall diversity index values are for each level of growth in all releve. Value  indicates  that  the  development  of  the  mangrove  forest  ecosystem  classified  at  the medium.


Keywords


faktor lingkungan; keanekaragaman jenis; komposisi jenis; pola komunitas; environmental factors; species diversity; species composition; community pattern




DOI: https://doi.org/10.22146/mgi.13340

Article Metrics

Abstract views : 809 | views : 7688

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2016 Majalah Geografi Indonesia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


 

Accredited Journal, Based on Decree of the Minister of Research, Technology and Higher Education, Republic of Indonesia Number 30e/KPT/2018

Volume 31 No 2 the Year 2017 for Volume 35 No 2 the Year 2021

ISSN  0215-1790 (print) ISSN 2540-945X  (online)

 

website statistics Statistik MGI