Pola Penghidupan Masyarakat di Daerah Perdesaan pada Strata Rumahtangga yang Berbeda

https://doi.org/10.22146/mgi.13335

Kationo Udin(1*), Lutfi Muta’ali(2), Andri Kurniawan(3)

(1) Dinas Pendidikan Kabupaten Buru, Maluku
(2) Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta
(3) Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta
(*) Corresponding Author

Abstract


ABSTRAK Penelitian pola penghidupan di daerah perdesaan perlu dilakukan mengingat daerah perdesaan merupakan bagian integral dari wilayah pembangunan yang perlu mendapat perhatian pemeritah melalui berbagai kebijakan pemberdayaan masyarakat perdesaan dalam konteks pembangunan daerah perdesaan. Untuk itu penelitian ini bertujuan mengkaji (1) strategi penghidupan rumahtangga dan (2) faktor penentu, serta (3) menyusun arahan pengembangan strategi penghidupan yang efektif pada tiap strata ekonomi rumahtangga dalam rangka peningkatan pendapatan di lokasi penelitian. Penelitian ini mengambil lokasi di Desa Karang Jaya Kabupaten Buru dengan unit penelitian pada strata rumahtangga. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey dengan menggunakan kuisioner dan wawancara dalam pengambilan data. Dengan adanya strata rumahtangga maka Teknik sampel menggunakan stratifield random sampling dengan penentuan besar sampel secara proportional. Jumlah sampel strata ekonomi lemah 65 rumahtangga, strata ekonomi menengah 34 rumahtangga dan strata ekonomi kuat 6 rumahtangga. Analisa data dilakukan secara kua ntitatif dengan menggunakan tabel frekuensi dan tabel silang serta dilengkapi dengan indepth interview. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strata rumahtangga ekonomi lemah sebagian besar menerapkan strategi pemanfaatan sumberdaya rumahtangga untuk meningkatkan hasil pertanian. Sementara strata rumahtangga ekonomi menengah menerapkan strategi pemanfaatan sumberdaya rumahtangga, diversifikasi pekerjaan dan optimalisasi hasil pertanian. Strata rumahtangga ekonomi kuat lebih fokus pada strategi investasi modal usaha. Adapun yang menjadi faktor penentu dalam penerapan strategi di atas adalah modal fisikal dan modal finansial yang berbeda dari segi dominasi kepemilikan pada tiap strata ekonomi. Untuk itu perlu adanya pengembangan strategi yang lebih efektif melalui peningkatan keahlian/ketrampilan anggota rumahtangga, membentuk kelompok tani/usaha kecil, memanfaatkan lahan kering, melakukan diversifikasi dan ekstensifikasi pertanian, serta meningkatkan modal usaha melalui peningkatan akses terhadap lembaga keuangan.

 

ABSTRACT Research about livelihood pattern in rural area need to be conducted considering that rural area is an integral part of developing area which should get attention from government through any rural empowering policy in the context of rural area development. Therefore, this research aims to study in depth about livelihood strategy of households and the determining factor, and also recommend the development direction in order to increase people income in this research area. This research chose Karang Jaya village in Buru County as research location with research unit at household level. Research method used in this research was survey method using questionnaire and interview to collect data. Sampling technique used is this research was stratifield random sampling with proportional determination of sample quantity. Total sample of low economy level are 65 households, middle economy level are 34 households, and high economy level are 6 households. Data analysis undertaken by qua ntitative analysis using frequency table and cross table equipped with in depth interview. Result of this research shows that households with low economy level applied utilization of household resources strategy to increase farming result. While households with middle economy level applied utilization of household resources strategy, work diversification and optimization of farming result. On the other hand, households with high economy level focused on strategy of fund investment for their own business. Determining factor in applied those strategies were different fiscal and financial capital ownership at every economy level. Because of that, more effective strategy development through improvement of skills/craftsmanship of household member, establishment of farmer group/micro business, utilization of dry lands, diversification and extensive of agriculture, and increase capital for business by way of improving access to financial foundation were needed.


Keywords


faktor penentu; strata rumahtangga; strategi penghidupan; determining factor; level of househol; livelihood strategy




DOI: https://doi.org/10.22146/mgi.13335

Article Metrics

Abstract views : 589 | views : 2423

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2016 Majalah Geografi Indonesia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


 

Accredited Journal, Based on Decree of the Minister of Research, Technology and Higher Education, Republic of Indonesia Number 30e/KPT/2018

Volume 31 No 2 the Year 2017 for Volume 35 No 2 the Year 2021

ISSN  0215-1790 (print) ISSN 2540-945X  (online)

 

website statistics Statistik MGI