RUANG DAN TEMPAT DALAM STUDI PEMEKARAN PERSPEKTIF TEORI DAN PENGALAMAN EMPIRIK KABUPATEN KUTAI

https://doi.org/10.22146/mgi.13302

R. Rijanta(1*)

(1) Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta
(*) Corresponding Author

Abstract


ABSTRAK Sejak pelaksanaan otonomi daerah, pemekaran wilayah telah menjadi bagian dari upaya percepatan pembangunan. Meskipun detnikian, pemekaran wilayah terkadang menipakan ambisi kelompok untuk tnemperoleh konsesi sumberdaya atau cerminan kekecewaan atas hasil pembangunan sebelumnya. Penelitian ini bennaksud menilai kontribusi petnikiran dan analisis geografi
pentekaran wilayah. Kontribusi pemikiran geografi dibahas melalui pemahaman teoretik tentang ruang dan tempat untuk dihadapkan dengan pengalaman empirik pemekaran Kabupaten Kutai. Ruang dalant pengertian geografi adalah serangkaian tempat-tempat yang merniliki signifikansi subyektif. Pemikiran dan analisis geografi dapat menjadi dasar pengelolaan wilayah secara efisien. Analisis geografi merniliki sumbangan penting dalatn studi pemekaran wilayah, terutatna dalant delineasi tapal batas yang mengoptimalkan penienuhan kebutuhan tempat dan ruang bagi masyarakat. Delineasi batas wilayah dengan analisis geografi dapat membantu mengurangi risiko konflik horizontal akibat pemekaran wilayah.

Keywords


geografi; pemekaran wilayah; ruang; tempat




DOI: https://doi.org/10.22146/mgi.13302

Article Metrics

Abstract views : 434 | views : 422

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2016 Majalah Geografi Indonesia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


 

Accredited Journal, Based on Decree of the Minister of Research, Technology and Higher Education, Republic of Indonesia Number 30e/KPT/2018

Volume 31 No 2 the Year 2017 for Volume 35 No 2 the Year 2021

ISSN  0215-1790 (print) ISSN 2540-945X  (online)

 

website statistics Statistik MGI