Dampak Limbah Industri Pengolahan Ikan Terhadap Lingkungan di Muncar, Banyuwangi, 1970-2017

https://doi.org/10.22146/lembaran-sejarah.88726

Mohammad Ramdan Juliansyah(1*)

(1) Universitas Negeri Malang
(*) Corresponding Author

Abstract


This paper aimed to explain the impact of industrial waste in Muncar since 1970-2017. The negative impact was related to the fishing industry that disposed their waste over the river. The research using environmental history approach to analyze this phenomenon and using newspaper, archive, magazine, and interview as the sources. The analysis showed that the impact of industrial waste in Muncar causes water pollution and air pollution. Since 2000s, the pollution had been gone worse. Uniquely, the data showed that villages inhabitants had been gained a profit from it. They were utilized the waste to be proceeded as fish oil, fish meal powder, and cattle food.

Keywords


environmental disposed; fishing industrial waste; Muncar; pencemaran lingkungan; limbah industri ikan

Full Text:

PDF


References

Arsip
Direktori Industri Pengolahan Jawa Timur 1995. 1995. Surabaya: BPS Jawa Timur.

Direktori Industri Besar Sedang Jawa Timur 1997. 1997. Surabaya: BPS Jawa Timur.

Artikel Ilmiah, Buku, Majalah, Skripsi
Alqoroni, Asisqo. (2018). Peran Pemerintah dalam Pengendalian Pencemaran. Alkalis Edisi IV, hlm, 21.

Agustin, Alisa. (2015). Adaptasi Masyarakat Pesisir Dalam Pengelolaan Limbah Pabrik Ikan di Muncar Kabupaten Banyuwangi. Skripsi (Malang: Universitas Brawijaya).

Ardiansyah, Agung D. (2018). Ipal Seharusnya Menjadi Solusi Pencemaran Sungai. Alkalis Edisi IV, hlm, 13.
Basundoro, P. (2001). ‘Industrialisasi, Perkembangan Kota dan Respon Masyarakat: Studi Kasus Kota Gresik’. Jurnal Humaniora, XIII,2: 133.

Boentarman (1957). Djawa Timur Daerah Tamasja. Djakarta: Ganaco N.V.

Fujiati, E. (2015). Perbedaan BOD, COD, CI₂, TSS Pada Inlet dan Outlet Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) (Studi pada Industri Pengalengan Ikan PT X di Kecamatan Muncar Kabupaten Banyuwangi). Skripsi (Jember: Universitas Negeri Jember).

Hikamah, Siti R & Mubarok, Husni (2012). ‘Studi Deskriptif Pengaruh Limbah Industri Perikanan Muncar, Banyuwangi Terhadap Lingkungan Sekitar.’ Jurnal Bioshell 1, 1: 6-9.

Irvanto, M. Y. (2018). Konservasi Terus Dikhianati, Laut Indonesia Diambang Kehancuran. Alkalis Edisi IV, hlm, 32.

Juliansyah, Mohammad Ramdan (2020). Dampak Limbah Industri Pengolahan Ikan Terhadap Lingkungan di Kecamatan Muncar Kabupaten Banyuwangi 1970-2017. Skripsi. (Malang: Universitas Negeri Malang)

Kuntowijoyo (2013). Pengantar Ilmu Sejarah. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Laila, R. (2016). Perkembangan Pabrik Avila Prima Intra Makmur di Kecamatan Muncar 2001-2003. Skripsi. (Jember: Universitas Negeri Jember).

Meilan, Nur A. (2019). Aksi Protes Masyarakat Nelayan di Pelabuhan Muncar Banyuwangi Tahun 1974. Skripsi. (Surakarta: Universitas Sebelas Maret).

Nawiyanto (2012). Pengantar Sejarah Lingkungan. Jember: UPT Penerbitan Unej.

Nawiyanto dkk. (2018). ‘Menyelamatkan Nadi Kehidupan: Pencemaran Sungai Brantas dan Penanggulangannya dalam Perspektif Sejarah’. Jurnal Patrawidya 19, 3: 224, 232-233.

Purwandari, Selvi (2019). Pencemaran Kali Surabaya Tahun 1978-1996. Skripsi. Surabaya: Universitas Airlangga.

Ridho’I, Ronal (2017). Limbah Pabrik di Delta Brantas: Industrialisasi dan Permasalahan Lingkungan di Sidoarjo Jawa Timur, 1950-2006. Tesis. (Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada).

Setiawan, Hermah. (2018). #SaveMuncar, Melawan Limbah Industri Pengolahan Ikan. Alkalis Edisi IV, hlm, 20-21.

Setiawati, Lindyastuty. Dkk. (1991). Kehidupan Masyarakat Nelayan di Muncar (Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur). Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Setiyono & Yudo, S. (2008). ‘Dampak Pencemaran Lingkungan Akibat Limba Industri Pengolahan Ikan di Muncar: Studi Kasus Kawasan Industri Pengolahan Ikan di Muncar-Banyuwangi’. Jurnal JAI 4, 1: 69-76.

Setiyono & Yudo, S. (2008). ‘Potensi Pencemaran dari Limbah Cair Industri Pengolahan Ikan di Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi’. Jurnal JAI 4, 2: 136-138.

Sholikhah, Ekha M. (2016). Pencemaran Lingkungan di Kabupaten Gresik (1970-1994). Skripsi. (Surabaya: Universitas Airlangga).

Sumardiati, S. (1999). Perikanan dan Usaha Nelayan di Kecamatan Muncar Kabupaten Banyuwangi Tahun 1969-1983. Tesis. (Jakarta: Universitas Indonesia).

Wulandari, Desi. 2018. Wajah hitam Minapolitan Muncar. Alkalis Edisi IV, hlm, 10-11.

Wulandari, Desi. 2018. Gagalnya Proyek IPAL Komunal. Alkalis Edisi IV, hlm, 16-18.

Internet
Tak Miliki IPAL, BLH dan Polda Tangkap Tiga Industri di Banyuwangi, (online), (http://kominfo.jatimprov.go.id/read/umum/26163), diakses pada tanggal 4 Desember 2019.

Munawir. 2017. Petilasan Umpak Sangha Muncar Karya Siapa? Vol. 2 Berdirinya Kraton Blambangan, (online), (https://web.facebook.com/groups/471315029707535/permalink/729001823938853/) diakses pada 29 Januari 2019.

Tempo. 2012. Simalakama Pengolah Limbah Warga Menolak Instalasi Pengolahan Air Limbah, Meski Keberadaanna Baik untuk Lingkungan, (online), (https://majalah.tempo.co/read/jawa-timur/141368/simalakama-pengolah-limbah), diakses pada 21 Oktober 2020

Surat Kabar
Algemeen Handelsblad. 24 Januari 1939.

De Sumatra Post. 18 Februari 1939.

De Indische Courant. 14 Februari 1938.

Kompas. 5 Januari 1987; 7 April 2011; 12 Juni 2013; 17 Juni 2013.

Radar Banyuwangi, 26 Januari 2017.

Soerabaiasch-Handelsblad. 14 Januari 1939; 14 Februari 1939.

Wawancara
Anita (warga sekitar pabrik)

Sunaryo (warga sekitar pabrik)

Suyat (pekerja pabrik)

Rizki Andika (Ketua komunitas Satu Hati dan IPAL)

Safiudin (Ketua RT Dsn Sampangan)



DOI: https://doi.org/10.22146/lembaran-sejarah.88726

Article Metrics

Abstract views : 737 | views : 606

Refbacks



Copyright (c) 2024 Lembaran Sejarah

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


ISSN 2620-5882(online) | © 2024 Lembaran Sejarah

View My Stats