ISLAM SEBAGAI RAHMATAN LIL-‘ALAMIN

https://doi.org/10.22146/kawistara.3955

Maufur Maufur(1*)

(1) Alumni CRCS, bekerja di Program S3 Inter-Religious Studies (S3 IRS), Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada
(*) Corresponding Author

Abstract


Maraknya peristiwa terorisme dan kekerasan
yang mengatasnamakan Islam tidak
pelak menggelitik banyak orang untuk
mempertanyakan kembali adagium Islam
sebagai agama rahmatan lil ‘alamin. Bagaimana
Islam yang seharusnya menjadi penyemai
perdamaian bagi umat manusia di muka bumi
ternyata ditampilkan dengan wajah keras dan
garang, bukan saja bagi non-Muslim tapi juga
bagi sesama Muslim, melalui bahasa-bahasa
jihad, kafi r, bid’ah, sesat, dan lain sebagainya.
Jika banyak Muslim bertanya-tanya apa
gerangan yang salah dengan agama ini,
lebih-lebih lagi Islam menuai citra negatif di
kalangan non-Muslim, terutama mereka di
dunia Barat yang banyak mengenal Islam
dari pemberitaan media. Banyaknya karya
yang ditulis mengenai fenomena ini seolaholah
berbanding lurus dengan semakin
maraknya kekerasan yang mengatasnamakan
Islam. Salah satu penyebabnya barangkali
adalah karya-karya tersebut mengedepanka

Full Text:

PDF



DOI: https://doi.org/10.22146/kawistara.3955

Article Metrics

Abstract views : 15503 | views : 3519

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c)



Jurnal Kawistara is published by the Graduate School, Universitas Gadjah Mada.


Copyright © 2019 Jurnal Kawistara