Konsep landasan filosofis pengembangan ilmu bersumber pada nilai-nilai ke-ugm-an

https://doi.org/10.22146/kawistara.22982

Heri Santoso(1*), Koento Wibisono Siswomihardjo,(2), Arqom Kuswanjono(3)

(1) Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada
(2) Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada
(3) Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada
(*) Corresponding Author

Abstract


This research is motivated by crisis, especially of UGM (Universitas Gadjah Mada) identity and
of philosophical foundations of its scientific development. This study aims to inventory, analyzesynthesize, critically evaluate, as well as construct a philosophical foundation of scientific development originating in UGM values. The study employs a reflective, systematic philosophical research model.

Data consists mainly of documents data, supported by field data collected through participant
observation and in-depth interviews. Material objects of research are values contained in the university’s
legal basis or statute, symbols of its identity attributes, and thoughts of its leaders, while formal object
of research is philosophy, particularly philosophy of values (axiology) and philosophy of science. Data
will be analyzed using elements of methodical study of philosophy, especially interpretive analysis in a
heuristic framework to come to conclusion.

The results show that: First, history of ideas indicates that GMU scholars have proposed and
justified concept and model of scientific development based on GMU (Gadjah Mada University)
values, that is the concept of “Pancasila as (1) guidance (2) orientation and (3) paradigm of scientific
and technological development.” Scientific models that were successfully developed are (1) Pancasilaic
science and knowledge and Science of State and Law of Pancasila (Ilmu Negara dan Hukum Pancasila)
by Notonagoro; (2) Pancasila Economics (Ilmu Ekonomi Pancasila) by Mubyarto; and (3) Prophetic
Social Science (Ilmu Sosial Profetis) by Kuntowijoyo. Second, the concept of scientific development
developed by GMU-based scholars is actually built on basic assumptions that science is not value-free
and, thereby, teleological, i.e. acting for the sake of human civilization, usefulness, and happiness. These axiological and metaphysical assumptions are heavily influenced by a metaphysical belief that recognizes the existence and power of God. These axiological and metaphysical assumptions epistemologically imply that there is a source of knowledge and truth other than scientific knowledge and truth.


Keywords


GMU values; Philosophy of science and knowledge.

Full Text:

PDF


References

Ahimsa-Putra, Heddy Shri, 2011, Paradigma,Epistemologi, dan Etnografi dalam Antropologi, Makalah disampaikan dalam ceramah Perkembangan Teori dan Metode Antropologi,diselenggarakan oleh Jurusan Antropologi Universitas Airlangga 6 Mei 2011, di Surabaya.

Effendi, Sofian, dkk., 2004, “Revitalisasi Jati Diri UGM Menghadapi Perubahan Global” dalam Orasi Ilmiah Dies Natalis UGM ke-55, UGM,Yogyakarta.

Jacob, T., 1987, Manusia, Ilmu dan Teknologi:Pergumulan Abadi dalam Perang dan Damai, Tiara Wacana Yogyakarta.

Kaelan, 2012, Metode Penelitian Kualitatif Interdisipliner Bidang Sosial, Budaya,Filsafat, Seni, Agama, dan Humaniora,Penerbit Paradigma, Yogyakarta.

Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 0233/U/1977 tentang Statuta Universitas Gadjah Mada.

Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 0440/O/1992 tentang Statuta Universitas Gadjah Mada.

Keputusan Majelis Wali Amanat UGM No. 12/SK/MWA/2003 tentang Anggaran Rumah Tangga Universitas Gadjah Mada, yang kemudian telah diubah dengan Keputusan Majelis Wali Amanat Universitas Gadjah Mada No. 06/SK/MWA/2008 tentang Perubahan Anggaran Rumah Tangga Universitas Gadjah Mada.

Keputusan Majelis Wali Amanat UGM No.19/SK/MWA/2006 tentang Jati Diri dan Visi Universitas Gadjah Mada.

Keputusan Bersama Pimpinan Organ universitas : Ketua Majelis Wali Amanat, Ketua Senat Akademik,Ketua Majelis Guru Besar, dan Rektor Universitas Gadjah Mada tentang Filosofi Universitas Gadjah Mada, tanggal 22 November 2008.

Kleden, Ignas, 1987, “Relevansi Sosial dan Relevansi Intelektual: Sebuah Rekapitulasi”, dalam Sikap Ilmiah dan Kritik Kebudayaan, LP3ES, Jakarta.

Kuntowijoyo, 1991, Paradigma Islam:Interpretasi untuk Aksi, Mizan,Bandung.

_______, 1997, Identitas Politik Umat Islam,Mizan, Bandung.

_______, 2006, Islam sebagai Ilmu : Epistemologi,Metodologi, dan Etika, Tiara Wacana,Yogyakarta.

Mubyarto, 1987, Ekonomi Pancasila: Gagasan dan kemungkinannya, LP3ES, Jakarta.

_______, 2002, Pemberdayaan Ekonomi Rakyat & Peranan Ilmu-ilmu Sosial, PUSTEPUGM & Aditya Media, Yogyakarta.

_______, 2004a, Belajar Ilmu Ekonomi, PUSTEPUGM & Aditya Media, Yogyakarta.

_______, 2004b, Neoliberalisme & Krisis Ilmu Ekonomi, PUSTEP-UGM & Aditya Media, Yogyakarta.

_______, 2004c, Teknokrat dan Ekonomi Pancasila, PUSTEP-UGM & Aditya Media, Yogyakarta.

_______, 2004d, Teori Ekonomi dan Kemiskinan,PUSTEP-UGM & Aditya Media,Yogyakarta.

_______, 2004e, Ekonomi Pancasila : Evaluasi Dua Tahun PUSTEP-UGM, , PUSTEPUGM & Aditya Media, Yogyakarta.

_______,(ed.),2004, Pancasila Dasar Negara,UGM, & Jati Diri Bangsa, PUSTEP UGM, Yogyakarta.

_______, 2005a, Ekonomi Terjajah, PUSTEPUGM & Aditya Media, Yogyakarta.

_______, 2005b, Pusat Studi Non-Disipliner,Reformasi Pengajaran Ilmu-ilmu Sosial-Humaniora di Universitas Gadjah Mada, PUSTEP-UGM & Aditya Media, Yogyakarta.

Mudhofir, Ali dan Santoso, Heri, 2010,Asas Berfilsafat, Pustaka Rasmedia,Yogyakarta.

Notonagoro, 1951, Pantjasila Dasar Filsafat Negara Republik Indonesia, Pidato pada Promosi Doktor Honoris Causa dalam Ilmu Hukum yang dilakukan oleh Senat Univesitit Negeri Gadjah Mada terhadap P.J.M. Ir. Soekarno,Presiden RI, di UGM Yogyakarta, 19 September 1951.

Peraturan Senat Universitas Gadjah Mada Tahun 1958, tentang Peraturan Penyelenggaraan Universitas Gadjah Mada.

Peraturan Pemerintah RI No. 67 Tahun 2013 tentang Statuta Universitas Gadjah Mada.

Pratikno, dkk., 2013, “Tegakkan Kembali Kedaulatan Indonesia” Lampiran dalam Pidato Dies Natalis ke 64 UGM, 19 Desember 2013, UGM,Yogyakarta.

Poespoprodjo, 1987, Interpretasi: Beberapa Catatan Pendekatan Filsafatinya, Remadja Karya, Bandung.

Prawirohardjo, Soeroso H., dkk., 1987,Pancasila Sebagai Orientasi Pengembangan Ilmu, PT Badan Penerbitan Kedaulatan Rakyat,Yogyakarta.

Santoso, Heri., dkk., 2013, Membangun Kedaulatan Ilmu Sosial Humaniora di Indonesia, Studi Kasus di UGM, Unair dan Unhas, PSP UGM, Yogyakarta.

_______, 2014, “Refleksi dan Rekonstruksi Pemikiran Filosofis Ilmu Sosial Indonesia: Belajar Dari Para Ilmuwan UGM”, dalam Seminar Nasional Konstruksi Ilmu Sosial di Indonesia Perspektif Komparatif : Menuju Ilmu Sosial Keindonesiaan, FIS UNY,Yogyakarta, 30 April 2014.

Santoso, Purwo, 2011, Ilmu Sosial Transformatif,Pidato Pengukuhan Jabatan Guru Besar pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Siswomihardjo, Koento Wibisono, 2004,“Revitalisasi Pancasila sebagai Nilai Dasar Universitas Gadjah Mada”,dalam MGB UGM, ed., Revitalisasi Nilai-Nilai Luhur Universitas Gadjah Mada (kumpulan makalah), seminar diselenggarakan oleh MGB UGM, 29 November 2004, di Balai Senat UGM,Yogyakarta.

Soedojo, Peter, 2004, Pengantar Sejarah dan Filsafat Ilmu Pengetahuan Alam, Gama Press, Yogyakarta.

Soekarno, 1951, Pidato Penerimaan Gelar Doktor Honoris Causa dalam Ilmu Hukum, UNGM, Yogyakarta.

_______, 1959, “Ilmu untuk Amal”, Sambutan tertulis, Seminar Kembali Ke UUD 1945 dan Follow up-nya, 21 April 1959,di UGM, Yogyakarta.

Sudarminta, J., 2004, ”Kata Pengantar”,dalam Paulus Wahono, Nilai Etika Aksiologis Max Scheler, Kanisius,Yogyakarta.

Suriasumantri, Jujun S., 1985, Filsafat Ilmu:Sebuah Pengantar Populer, Penerbit Sinar Harapan, Jakarta.

Sutrisno, Slamet, (penyunting), 1986, Pancasila Sebagai Metode, Kumpulan Karangan,Penerbit Liberty,Yogyakarta.

Suwarni dan Santoso, Heri, 2009, 60 Tahun Sumbangsih UGM bagi Bangsa, UGM,Yogyakarta.

UGM, 2006, Pancasila Sebagai Paradigma Ilmu Pengetahuan dan Pembangunan Bangsa, Proceeding Simposium dan Sarasehan, 14-15 Agustus 2006, Universitas Gadjah Mada.

Wahono, Paulus, 2004, Nilai: Etika Aksiologis Max Scheler, Kanisius, Yogyakarta



DOI: https://doi.org/10.22146/kawistara.22982

Article Metrics

Abstract views : 1533 | views : 820

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2017 Jurnal Kawistara

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Kawistara is published by the Graduate School, Universitas Gadjah Mada.


Copyright © 2019 Jurnal Kawistara