Pewarisan Ketahanan Melon (Cucumis melo L.) Kultivar Melodi Gama 3 terhadap Kyuri green mottle mosaic virus

https://doi.org/10.22146/jpti.17702

Budi Setiadi Daryono(1), Faizatul Fitriyah(2*)

(1) Fakultas Biologi, Universitas Gadjah Mada, Jln. Teknika Selatan, Sekip Utara, Sleman, Yogyakarta 55281
(2) Fakultas Biologi, Universitas Gadjah Mada, Jln. Teknika Selatan, Sekip Utara, Sleman, Yogyakarta 55281
(*) Corresponding Author

Abstract


Melon (Cucumis melo L.) belongs to Cucurbitaceae. Melon has high potential to be developed as main horticultural product in Indonesia. Melon is one of important foreign exchange and is the fifth biggest horticulture commodity in Indonesia. One of the problems in melon farming is mosaic disease caused by Kyuri green mottle mosaic virus (KGMMV). KGMMV infection reduces the quality and the amount of melon production. Melon farmers suffered a significant financial loss. Melodi Gama 3 (MG3) is a high yielding melon cultivar from the Genetics Laboratory, Faculty of Biology, Universitas Gadjah Mada. The use of genetically resistant melon cultivar has beneficial outcome for agriculture sector. The aim of this research was to study the resistance’s inherintance to KGMMV in MG3 melon cultivar. Two cultivars of MG3, MG3|5and MG3|8, were cultivated in the greenhouse. MAI, Glamour, Ladika, and Action melon cultivars were used as references. Resistance of KGMMV was analyzed by symptom observation and serological detection using Double Antibody Sandwich Enzyme Linked Immunosorbent Assay (DAS-ELISA). DAS-ELISA result analyzed further to establish resistance category. Description to melon cultivar phenotype variation was done. The result of this research indicates that MG3 melon cultivar is tolerant to KGMMV. The decrease of MG3 optical density was directly related with the lowering of KGMMV symptoms. The character of tolerance to KGMMV was inherited from Melodi Gama 1 (MG1) cultivar.

 

INTISARI

 

Melon (Cucumis melo L.) merupakan tanaman buah yang tergolong dalam familia Cucurbitaceae. Tanaman melon berpotensi untuk dikembangkan sebagai produk unggulan hortikultura di Indonesia. Tanaman melon juga merupakan salah satu penghasil devisa penting Indonesia dan menempati urutan ke-5 dari kelompok hortikultura. Salah satu kendala yang sering dihadapi oleh petani melon adalah penyakit mosaik yang disebabkan oleh Kyuri green mottle mosaic virus (KGMMV). Infeksi KGMMV pada pertanian melon mengakibatkan penurunan kualitas dan kuantitas hasil, sehingga petani mengalami kerugian ekonomi yang cukup berarti. Melodi Gama 3 (MG3) merupakan kultivar melon unggul hasil rakitan Laboratorium Genetika, Fakultas Biologi, Universitas Gadjah Mada. Penggunaan kultivar melon yang tahan terhadap infeksi KGMMV secara genetis merupakan alternatif yang sangat bermanfaat dalam bidang pertanian. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pewarisan ketahanan MG3 terhadap infeksi KGMMV. Melon kultivar MG3, ditumbuhkan di greenhouse. Sebagai pembanding digunakan melon kultivar yang umum ditanam petani, yaitu MAI, Glamour, Ladika, dan Action. Kelima kultivar melon tersebut diinokulasi dengan KGMMV. Parameter ketahanan KGMMV yang digunakan adalah segregasi gejala dan uji serologis dengan Double Antibody Sandwich Enzyme Linked Immunosorbent Assay (DAS-ELISA). Hasil DAS-ELISA selanjutnya dianalisis untuk mengetahui kategori ketahanannya. Dilakukan pula deskripsi pada variasi fenotip kultivar melon yang ditanam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tanaman melon kultivar Melodi Gama 3 memiliki sifat toleransi terhadap infeksi KGMMV. Toleransi ditunjukkan dengan nilai optical density (OD) yang menurun seiring dengan penurunan gejala infeksi KGMMV. Sifat ketahanan terhadap KGMMV diwariskan dari kultivar Melodi Gama 1 (MG1).


Keywords


DAS-ELISA; KGMMV; melon

Full Text:

PDF


References

Agrios, G.N. 1996. Ilmu Penyakit Tumbuhan. Edisi ketiga. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta. 713 p.

Anonim. 2010. Data Mengenai Hasil Pertanian Di Indonesia. http://dds.bps.go.id/tab_sub/view.php? tabel=1&daftar=1&id_subyek=55&notab=15, diakses tanggal 7/11/13.

Alaydrus, Y. 2008. Pemuliaan dan Pewarisan Sifat Ketahanan terhadap Kyuri green mottle mosaic virus (KGMMV) pada Melon (Cucumis melo L.). Tesis. Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. 124 p.

Daryono, B.S., S.D. Hayuningtyas, & S.D. Maryanto. 2012. Perakitan Melon (Cucumis melo L.) Kultivar Melodi Gama 3 dalam Rangka Penguatan Industri Pertanian Nasional, hlm. 245−256. Dalam E. Soesilowati, S. Oktavilia, A.B. Setiawan, & N. Rahayu (ed.), Prosiding Seminar Nasional Integrasi Kebijakan dan Penguatan Industri Nasional Menuju Percepatan dan Perluasan Ekonomi Indonesia. Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Semarang, Semarang.

Daryono, B.S., S.S. Somowiyarjo & K.T. Natsuaki. 2005. Biological and Molecular Characterization of Melon-Infecting Kyuri Green Mottle Mosaic Virus in Indonesia. Journal of Phytopathology 153: 588–595.

Delahaut, K.A. & A.C. Newenhouse. 1998. Growing Pumpkins and Other Vine Crops in Wisconsin: A Guide for Fresh-Market Grower. Produced by cooperative extension publishing, University of Wisconsin-Extension, Wisconsin. 22 p.

Gray, S.M. & J.W. Moyer. 1993. Resistance in Cucumis melo to Watermelon mosaic virus that Reduces Disease Severity and Disease Incidence, p. 196−216. In M.M. Kyle (ed.). Resistance to Viral Diseases of Vegetables: Genetics and Breeding. Timber Press, Portland, Ore.

Mehrotra, R.S. 1983. Plant Pathology. McGraw-Hill Publishing Company Limited, India. 847 p.

Norman, D.J., R.J. Henny, & J.M.F. Yuen. 1997. Disease Resistance in Twenty Dieffenbachia Cultivars. HortScience 32: 709−710.

Tan, S. H., M. Nishiguchi, M. Murata, & F. Motoyoshi. 2000. The Genome Structure of Kyuri green mottle mosaic tobamovirus and its Comparison with That of Cucumber green mottle mosaic tobamovirus. Archives of Virology 145: 1067−1079.



DOI: https://doi.org/10.22146/jpti.17702

Article Metrics

Abstract views : 1460 | views : 1018

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2017 Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 height=auto

Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia ISSN 1410-1637 (print)ISSN 2548-4788 (online) Accredited Journal, Based on Decree of the Minister of Research, Technology and Higher Education, Republic of Indonesia Number 30/E/KPT/2018, Vol. 21 No. 1 the Year 2017 - Vol. 25 No. 1 the Year 2021. Design by WibisenoIndexing & Abstracting , view my stats