Evaluasi Manfaat Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu (SLPHT) Perkebunan Kopi Rakyat dalam Meningkatkan Pendapatan Petani

https://doi.org/10.22146/jpti.11857

Hendiarto Hendiarto(1*)

(1) Pusat Analisis Sosial Ekonomi dan KEbijakan Pertanian, Badan Litbang Deptan
(*) Corresponding Author

Abstract


Integrated pest management (IPM) Farmers Field School (FFS) on coffee crop had been conducted in East Java since 1998 until 2003. The IPM-FFS program aimed to increase productivity and quality of the coffee bean through the improvement of the crop and the environment. The aim of this paper was to 1) describe the benefit of the implementation of IPM practicing farmers. The tabulation descriptive method, the profit function and logit function analysis were used. Results showed that the application of IPM technology could increase the profit and the quality of the coffee bean and the price of coffee at farmer level obviously affected the farmer to adopt IPM and increase the income of the farming.

 

Sekolah Lapangan Pengendalian Hama Terpadu (SLPHT) tanaman kopi telah dilaksanakan di provinsi Jawa Timur sejak tahun 1998 sampai 2003. Program SLPHT bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas biji kopi melalui perbaikan teknik budidaya tanaman dan perbaikan lingkungan. Tujuan tulisan ini adalah 1)menjelaskan manfaat pelaksanaan teknologi PHT, dan 2) mengetahui faktor-faktor penentu yang mempengaruhi petani melaksanakan PHT. Untuk dapat menjawab tujuan dalam tulisan ini, digunakan metode deskriptif dan fungsi produksi dengan pendekatan fungsi keuntungan dan logit. Hasil analisis menunjukkan bahwa: 1) penerapan teknologi PHT dapat meningkatkan keuntungan dan kualtas biji kopi; 2) harga kopi di tingkat petani secara nyata mempengaruhi petani untuk menerapkan PHT dan meningkatkan pendapatan usaha tani.


Keywords


Biji kopi, Pengendalian Hama Terpadu, produktivitas, pendapatan, Sekolah Lapangan Petani; Coffee bean, IPM, productivity, income, Farmers Field School

Full Text:

PDF


References

Maddala, G.S. 2001. Introduction to Econometric (third edition).

John Wiley & Son. Ltd. Printed in the Philippines. Gujarati, N.G. 1988. Basic Econometric (second edition).

McGraw-Hill Book Company. New York. Patrick, I., Coelli, T. And Kameo, D. 1999. The Technical Efficiency of Smallholder Cattle Producers in Eastern Indonesia. Jurnal Studi Pembangunan Inter-disiplin "Kritis", vol. XII no. 2, November 1999.

Riyatno. 1990. Strategi Pengendalian Hama Bubuk Buah Kopi. Berita Perlindungan Tanaman Perkebunan 2 (2): 1-4. Direktorat Jenderal Perkebunan.

Untung, K. 1997. Penerapan Prinsip-Prinsip PHT pada Subsektor Perkebunan. Bahan Ceramah pada Apresiasi Proyek PHT Tanaman Perkebunan Rakyat. Cipanas, Jawa Barat. Maret 1997.

Wahyuni, A. 2003. Kinerja dan Perspektif Program Kebijakan Sosial Ekonomi dalam Mendukung Pengembangan dan Implementasi PHT Perkebunan Rakyat Berbasis Agribisnis. Penelitian PHT Perkebunan. Risalah Simposium Nasional. Bagian Proyek PHT Tanaman Perkebunan, Bogor 17-18 September 2003.

Yotopoulos, P.A. and Nugent, J. 1976. Economic Development: Empirical Investigations. Harper & Row Publisher. New York. Yusdja, Y, Ch. Saleh, M. Amir,

M. Arifin dan A.S. Bagyo. 1992. Studi Baseline Aspek Sosial Ekonomi Pengendalian Hama Terpadu. Kerjasama Pusat Penelitian Sosial Ekonomi Pertanian dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. Bogor.



DOI: https://doi.org/10.22146/jpti.11857

Article Metrics

Abstract views : 1340 | views : 368

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2016 Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 


Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia ISSN 1410-1637 (print), ISSN 2548-4788 (online) indexed by: