Pelatihan Teknik Komunikasi bagi Kader Jumantik untuk Meningkatkan Peran sebagai Edukator Masyarakat

https://doi.org/10.22146/jpkm.46635

Kholis Ernawati(1*), Endang Purwaningsih(2), Eko Poerwanto(3), Riselligia Caninsti(4), Dian Mardhiyah(5)

(1) Program Studi Profesi Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas YARSI
(2) Program Studi Magister Sains Biomedis, Sekolah Pasca Sarjana, Universitas YARSI
(3) Program Studi Profesi Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas YARSI
(4) Program Studi Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas YARSI
(5) Program Studi Profesi Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas YARSI
(*) Corresponding Author

Abstract


Tugas kader jumantik selain sebagai pemantau jentik juga diharapkan sebagai edukator masyarakat. Masyarakat yang teredukasi diharapkan terlibat aktif sebagai jumantik mandiri di rumahnya masing-masing. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan peran  kader jumantik sebagai edukator warga di Kelurahan Serdang melalui pelatihan teknik komunikasi. Sasaran kegiatan berjumlah 20 orang kader jumantik yang merupakan perwakilan dari setiap RW di Kelurahan Serdang. Pelatihan dilaksanakan pada 12 Februari 2019 di kampus Universitas YARSI. Media pelatihan yang digunakan adalah power point presentation (ppt), video, dan alat peraga. Pelatihan dilaksanakan dengan metode ceramah, role play, diskusi, dan praktik. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan peserta meningkat, yaitu 75% (sebelum pelatihan) menjadi 90% (setelah pelatihan). Hasil analisis bivariate menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan signifikan pada tingkat pengetahuan kader jumantik tentang teknik komunikasi pre dan post pelatihan ( ). Dalam pelatihan teknik komunikasi bagi kader jumantik perlu digunakan metode lain agar berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan pengetahuan peran kader. Selain itu, juga perlu dilakukan kegiatan pelatihan teknik komunikasi untuk semua kader jumantik serta pelatihan lanjutan bagi kader jumantik yang telah mengikuti pelatihan sebelumnya. Pelatihan-pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan keterampilan komunikasi kader jumantik dengan metode praktik langsung, yaitu sebagai edukator masyarakat di wilayah tugas masing-masing.


Keywords


Edukator warga; Juru pemantau jentik; Jumantik mandiri; Keterampilan komunikasi



References

Achmadi, U.F. (2013). Dasar -Dasar Penyakit Berbasis Lingkungan. Jakarta: Rajawali Pers.

Depkes RI. (2005). Pencegahan dan Pemberantasan Demam Berdarah Dengue di Indonesia. Jakarta: Dirjen PP& PL.

Depkes RI. (2009). Sistem Kesehatan Nasional. Jakarta: Depkes RI.

Kemenkes RI Info Data dan Informasi. (2016). Situasi Demam Berdarah Dengue (DBD). http://www.depkes.go.id/download.php?file=download/pusdatin/infodatin/infodatin%20dbd%202016.pdf

Kemenkes RI. (2012). Petunjuk Teknis Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) oleh Juru Pemantau Jentik (Jumantik). Jakarta: Kemenkes RI.

Harapan, H., Rajamoorthy, Y., Anwar, S., Bustamam, A., Radiansyah, A., Angraini, P., Fasli, R., Salwiyadi, S., Bastian, R.A.,  Oktiviyari, A., Akmal, I., Iqbalamin, M., Adil, J., Henrizal, F., Darmayanti, D., Pratama, R., Setiawan, A.M., Mudatsir, M.,  Hadisoemarto, P.F, Dhimal, M.L. et al. (2018). Knowledge, attitude, and practice regarding dengue virus infection among inhabitants of Aceh, Indonesia: a cross-sectional study. BMC Infectious Diseases, pp.1–16.

Liliweri, A. (2007). Dasar-Dasar Komunikasi Kesehatan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Mulyana. (2014). Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Puskesmas Kelurahan Serdang. (2018). Laporan Program DBD dan Kesling Tahun 2017. Laporan program. Puskesmas kelurahan Serdang, Kemayoran Jakarta Pusat.

Sayavong, C., Chompikul, J., Wongsawass, S., Rattanapan, C. (2015). Knowledge, attitudes and preventive behaviors related to dengue vector breeding control measures among adults in communities of Vientiane, capital of the Lao PDR, Journal of Infection and Public Health, 8(5), 466–473. https://doi: 10.1016/j.jiph.2015.03.005

Suhendro et al. (2006). Demam berdarah dengue. Dalam Sudoyo A.W. et al. (Ed.), Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam (Jilid Ketiga, Edisi Keempat, pp. 1731—1735). Jakarta: Pusat Penerbitan Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI.

Sungkar, S., Winita, R., & Kurniawan, A. (2010). Pengaruh penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan masyarakat dan kepadatan Aedes aegypti di Kecamatan Bayah, Provinsi Banten. Makara Kesehatan14(2), 5—15.  https://www.researchgate.net/profile/Agnes_Kurniawan2/publication/315562821_The_Effect_of_Health_Education_to_Community_Knowledge_and_Aedes_aegypti_Density_in_Bayah_Subdistrict_Banten_Province/links/5afd6de2aca272b5d892d716/The-Effect-of-Health-Education-to-Community-Knowledge-and-Aedes-aegypti-Density-in-Bayah-Subdistrict-Banten-Province.pdf

Suranto. (2011). Komunikasi Interpersonal. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Sutherst, R.W. (2004). Global change and human vulnerability to vector-borne diseases. Clinical Microbiology Reviews, Jan 2004, Vol.17, No.1, pp.136—173. https://www.researchgate.net/publication/8917904_Global_Change_and_Human_Vulnerability_to_Vector-Borne_Diseases

Tairas, S. (2015). Analisis Pelaksanaan Pengendalian Demam Berdarah Dengue di Kabupaten Minahasa Utara. JIKMU, Vol 5, No 1, pp.21—29. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/jikmu/article/view/7175/6686

Taviv, Y., Saikhu, A., Sitorus, H., (2010). Pengendalian DBD melalui Pemanfatan Pemantauan Jentik dan Ikan Cupang di Kota Palembang. Buletin Penelitian Kesehatan, Vol. 38, No. 4, pp. 198—207. http://repository.litbang.kemkes.go.id/1383/1/126-328-1-PB.pdf

Tulit, F.I. (2016). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Peran Kader Jumantik dalam Upaya Pencegahan Demam Berdarah Dengue di Wilayah Kerja Puskesmas Ambarawa Tahun 2016. Jurnal publikasi. https://lib.unnes.ac.id/28240/ 1/6411412008.pdf

WHO. (2009). Dengue guidelines for diagnosis, treatment, prevention and control: new edition.

Zimmerman, Barry J., & Timothy J. C. (2006). Adolescents’ development of personal agency-the role of self-efficacy beliefs and self-regulatory skill. Self Efficacy Beliefs of Adolescents, pp. 45–69. Information Age Publishing.



DOI: https://doi.org/10.22146/jpkm.46635

Article Metrics

Abstract views : 435

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2020 Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement)

ISSN (print) 2460-9447ISSN (online) 2541-5883