Pemetaan Kawasan Rawan Tanah Longsor di Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta dengan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP)

https://doi.org/10.22146/jpkm.45637

Wawan Budianta(1*)

(1) Departemen Geologi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada
(*) Corresponding Author

Abstract


Kecamatan Gedangsari, Gunungkidul, Yogyakarta merupakan daerah yang didominasi oleh perbukitan dan sering mengalami tanah longsor. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemetaan kerawanan tanah longsor di daerah penelitian dengan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Parameter yang digunakan dalam pembobotan dan perhitungan AHP meliputi parameter jenis batuan atau litologi, kemiringan lereng, dan tata guna lahan. Hasil perhitungan pembobotan AHP menunjukkan bahwa kemiringan lereng menduduki peringkat paling tinggi, disusul oleh jenis batuan, dan tata guna lahan. Peta kerawanan tanah longsor menunjukkan bahwa Desa Tegalrejo dan Mertelu didominasi oleh zona kerawanan tanah longsor yang tinggi, sedangkan desa yang lain berada di zona kerawanan sedang hingga rendah. Hasil pemetaan ini dapat digunakan oleh masyarakat dan pemerintah setempat sebagai dasar tindakan mitigasi dan pengembangan wilayah.


Keywords


Kemiringan lereng; Kerawanan; Litologi; Mitigasi; Tata guna lahan



References

Althuwaynee O., F, Pradhan B, Park H., J, & Lee J., H. (2014).  A novel ensemble bivariate statistical evidential belief function with knowledge-based analytical hierarchy process and multivariate statistical logistic regression for landslide susceptibility mapping. Catena, 114:21–36.

Badan Nasional Penganggulangan Bencana (BNPB). (2012). Waspada Masyarakat pada Bencana Angin Puting Beliung dan Banjir. GEMA BNPB, 3(3).

Chen, Y., J. Yu., K. Shahbaz., & E. Xevi. (2009).  A GIS-Based Sensitivity Analysis of Multi-Criteria Weights. 18th World IMACS/MODSIM Congress. Cairns, Australia.

Eldrandaly, K. (2013). Developing a GIS-Based MCE Site Selection Tool in ArcGIS Using COM Technology. International Arab Journal of Information Technology (IAJIT), 10(3).

Karnawati, D. (2005). Bencana Alam Gerakan Massa Tanah di Indonesia dan Upaya Penanggulangannya. Yogyakarta: Jurusan Teknik Geologi, Universitas Gadjah Mada.

Kementerian Dalam Negeri. (2006). Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 33 Tahun 2006 tentang Pedoman Umum Mitigasi Bencana

Mandal, B., & Mandal, S. (2018). Analytical hierarchy process (AHP) based landslide susceptibility mapping of Lish river basin of eastern Darjeeling Himalaya, India. Advances in Space Research, 62(11), 3114-3132.

Nahayo, L., Kalisa, E., Maniragaba, A., & Nshimiyimana, F. X. (2019). Comparison of analytical hierarchy process and certain factor models in landslide susceptibility mapping in Rwanda. Modeling Earth Systems and Environment, 5(3), 885-895.

Nugroho, S. P. (2016), Evaluasi Penanggulangan Bencana 2015 dan Prediksi Bencana 2016. Badan Nasional Penganggulangan Bencana (BNPB), Jakarta.

Oh, H. & J, Lee,  S. (2011). Landslide susceptibility mapping on Panaon Island, Philippines using a geographic information system. Environ Earth Sci, 62, 935–951.

Park, S., Choi, C., Kim, B., & Kim, J. (2012). Landslide susceptibility mapping using frequency ratio, analytic hierarchy process, logistic regression, and artificial neural network methods at the Inje area, Korea.  Environ Earth Sci. doi: 10.1007/s12665-012-1842-5

Saaty, T.L. (2008). Decision making with the analytic hierarchy process Int. J. Services Sciences, 1(1), Inderscience Enterprises Ltd.

Surono, Sudarno, I., & Toha, B. (1992). Peta Geologi Lembar Surakarta – Giritontro, Skala 1:100.000. Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi,  Bandung.

Vahidnia, M. H., Alesheikh, A. A., Alimohammadi, A., & Hosseinali, F. (2009).  Landslide Hazard Zonation Using Quantitative Methods in GIS. International Journal of Civil Engineering, 7(3).

Yalcin, A. (2008). GIS-based landslide susceptibility mapping using analytical hierarchy process and bivariate statistics in Ardesen (Turkey): comparisons of results and confirmations. Catena, 72:1–12.



DOI: https://doi.org/10.22146/jpkm.45637

Article Metrics

Abstract views : 420

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2020 Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement)

ISSN (print) 2460-9447

ISSN (online) 2541-5883