Pemanfaatan Limbah Biomassa Sawit Ramah Lingkungan

https://doi.org/10.22146/jpkm.44874

Denny Irawati(1*), Ganis Lukmandaru(2), Joko Sulistyo(3), Sigit Sunarta(4), Tomy Listyanto(5), Jaka Widada(6), Nunuk Supriyatno(7), Yose Rizal(8)

(1) Departemen Teknologi Hasil Hutan, Fakultas Kehutanan, Universitas Gadjah Mada
(2) Departemen Teknologi Hasil Hutan, Fakultas Kehutanan, Universitas Gadjah Mada
(3) Departemen Teknologi Hasil Hutan, Fakultas Kehutanan, Universitas Gadjah Mada
(4) Departemen Teknologi Hasil Hutan, Fakultas Kehutanan, Universitas Gadjah Mada
(5) Departemen Teknologi Hasil Hutan, Fakultas Kehutanan, Universitas Gadjah Mada
(6) Departemen Mikrobiologi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada
(7) Departemen Manajemen Hutan, Fakultas Kehutanan, Universitas Gadjah Mada
(8) PT. Semen Baturaja Tbk.
(*) Corresponding Author

Abstract


Dalam rangka memenuhi kebutuhan lahan untuk pembangunan perumahan karyawan, PT Semen Baturaja Tbk. (PTSB) membuka kurang lebih 27 hektar lahan yang di dalamnya diperkirakan terdapat kurang lebih 2700 batang tanaman kelapa sawit yang kurang produktif. Pembukaan lahan tersebut akan menghasilkan biomassa sawit yang cukup besar. Salah satu usaha pemanfaatan limbah biomassa sawit adalah dengan mengolahnya menjadikompos. Kompos dapat digunakan untuk rehabilitasi lahan bekas tambang oleh PTSB. Hingga saat ini, PTSB belum memiliki pengalaman di bidang pembuatan kompos. Oleh karena itu, PTSB bekerja sama dengan Fakultas Kehutanan, Universitas Gadjah Mada untuk memproduksi pupuk kompos dari limbah biomassa tanaman sawit. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian ini adalah sosialisasi, pembuatan kompos secara partisipatif, dan pendampingan di lapangan. Luaran dari kegiatan ini berupa kompos limbah biomassa sawit serta pengetahuan mengenai teknologi proses pembuatan kompos bagi pihak PTSB.Jumlah pupuk kompos yang bisa diperoleh dari delapan gundukan daun kelapa sawit adalah 248,9 ton dan dari batang kelapa sawit sebanyak 1.236,6 ton. Pupuk kompos setelah pengomposan selama dua bulan mempunyai rasio C/N 13,7. Biaya yang dikeluarkan untuk pengomposan adalah Rp591.405.000,00 dengan potensi keuntungan sebesar Rp6.093.232.500,00. Pengetahuan perihal pembuatan kompos berdampak pada penghematan pengeluaran PTSB untuk membeli pupuk guna rehabilitasi lahan serta penanganan permasalahan limbah biomassa.

Keywords


Batang; Baturaja; Daun; Kelapa sawit; Kompos; Partisipatif

Full Text:

PDF


References

Agus, K. & Widyorini, R. (2012). Pengaruh jumlah asam sitrat, suhu dan waktu pengempaan terhadap sifat papan partikel dari pelepah kelapa sawit (Skripsi). Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, UGM, Yogyakarta.

Asir, L.O. (2013). Alternatif teknik rehabilitasi lahan terdegradasi pada lahan bekas galian industri. INFO BPK Manado, 3(2), 113—129.

Boateng, C.O. & Lee, K.T. (2014). Ultrasonic-assisted simultaneous saccharification and fermentation of pretreated oil palm fronds for sustainable bioethanol production. J. Fuel., 119, 285—291.

BSN. (2004). Spesifikasi kompos dari sampah organik domestic. SNI 19-7030-2004.

Bulan, R., Mandang, T., Hermawan, W., & Desrial. (2016). Pemanfaatan Limbah Daun Kelapa Sawit sebagai Bahan Baku Pupuk Kompos. Rona Teknik Pertanian, 9(2), 135—146.

Desideri, U. & Fantozzi, F. (2013). Biomass combustion and chemical looping for carbon capture and storage. In Erik Dahlquist (Ed.), Technologies for Converting Biomass to Useful Energy. Boca Raton: CRC Press.

Hossain[sh1] , N. & Jalil, R. (2015). Sugar and Bioethanol Production from Oil Palm Trunk (OPT). Research Article Asia Pac. J. Energy Environ., 2(2): 89—92.

Ismayana, A., Indrasti, N.S., Suprihatin, Maddu, A., & Fredy A. (2012). Faktor Rasio C/N Awal dan Laju Aerasi Pada Proses Co-Composting Bagasse dan Blotong. J Tek Ind Pert, 22(3), 173—179.

Singh, J. & Kalamdhad, A. (2019). Composting Process dalam Bioavailability, leachability, chemical speciation, and bioremediation of heavy metals in the process of composting, chapter 2. Boca Raton, FL: CRC Press. Taylor & Francis Group.

Sulistyo J. (2006). Karakteristik arang cangkang kelapa sawit dari proses karbonisasi yang berbeda diaktivasi dengan ZnCl2 konsentrasi rendah pada beberapa variasi suhu dan waktu aktivasi (Tesis). Program Pascasarjana UGM, Yogyakarta.

Sunarta, S., Uehara, T., & Katoh, S. (2011). Effect of fractionated palm fruit shell bio-oil on seed germination. Forest Prod. J., 61(4), 326–332.

Vakili, M., Zwain, H.M., Rafatullah, M., Gholami, Z., & Mohammadpour, R. (2015). Potentiality of Palm Oil Biomass with Cow Dung for Compost Production. KSCE Journal of Civil Engineering, 19(7), 1994—1999.



DOI: https://doi.org/10.22146/jpkm.44874

Article Metrics

Abstract views : 1634 | views : 969

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2020 Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement)

ISSN (print) 2460-9447ISSN (online) 2541-5883