Pelatihan pada Kader Kesehatan dan Pembentukan Kelas Kesehatan “Hidup Sehat Dengan Diabetes Mellitus” Desa Sumbersari, Kecamatan Moyudan, Kabupaten Sleman

https://doi.org/10.22146/jpkm.31050

Elisabeth Siti Herini(1*), Melina Dian Kusumadewi(2), Yusmiyati Yusmiyati(3), Adeta Stefianti Isnoor(4)

(1) Departemen Kesehatan Anak, Fakultas Kedokteran Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan, Universitas Gadjah Mada
(2) Psikolog Klinis Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada
(3) Ahli Gizi Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada
(4) Humas Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada
(*) Corresponding Author

Abstract


Penyakit tidak menular (PTM) atau dikenal juga sebagai penyakit kronis, yaitu penyakit yang tidak ditularkan dari orang ke orang. Salah satu jenis penyakit tidak menular yang prevalensinya selalu meningkat dari tahun ke tahun adalah Diabetes Mellitus. Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) PTM merupakan salah satu program prioritas pemerintah untuk mencapai kesehatan masyarakat yang lebih baik melalui upaya promotif dan preventif untuk mendeteksi dan mengendalikan secara dini keberadaan faktor risiko PTM. Kegiatan edukasi dan konseling di 4 meja Posbindu PTM di Desa Sumbersari belum berjalan dengan optimal. Hal ini dipengaruhi oleh faktor kurangnya pembinaan terhadap kader Posbindu dan belum terbentuk kelas kesehatan sebagai implementasi kegiatan Posbindu kepada masyarakat sasaran. Kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan peran kader Posbindu PTM dalam melakukan edukasi dan konseling melalui pelatihan kader dan membentuk kelas kesehatan. Metode kegiatan ini meliputi pengembangan media edukasi, penyelenggaraan pelatihan kader, dan pembentukan kelas kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih dari 80% kader menilai media edukasi dapat diterapkan, terdapat peningkatan pengetahuan kader sebelum dan sesudah pelatihan (p = 0.003, sig < 0.05), ada peningkatan ketrampilan kader dalam memberikan edukasi dan konseling, dan pasien mengatakan dapat merasakan manfaat dalam proses edukasi ini.


Keywords


Promosi kesehatan; Gaya hidup sehat; Posbindu; Komunitas



References

Ajzen, I.(1985). From Intentions to Actions: A Theory of Planned Behaviour. In Kuhl, J.&Beckman, J. (Eds) Action – control : From Cognition to Behaviour. Heidelberg, Germany, Springer.

American Association of Diabetes Educators. 2016.         AADE7           Self-Care         Behaviors. (https://www.diabeteseducator.org/living-with-diabetes/aade7-self-care-behaviors)

Burnet, Deborah L, et.al. 2011. Reach-Out: A Family – Based Diabetes Prevention Program For African American. Journal of The National Medical Association. Vol.103, No.3, March2011.

Cloutier, M., Vaillancourt, R., Pynn, D., Wade, J., Preston, C., Turpin, PM.,  Hansra, A. 2014. Design and Development of Culture-Specific Pictograms for Type 2 Diabetes Mellitus Education and Counselling. Canadian Journal of Diabetes: Vol.38, Issue 6, Pages 379-392

Handika, F. 2016. Hubungan Tingkat Pengetahuan Kader dengan Keaktifan Kader dalam Menjalankan Posyandi Balita di Desa Pacalan Wilayah Kerja Kecamatan Plaosan. Naskah Publikasi. Fakultas Ilmu Kesehatan. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Iram, M., Rani, S.R. and Pais, N., 2010. Impact of patient counseling and education of diabetic patients in improving their quality of life. Archives of Pharmacy Practice, 1(2), p.18.

Kementerian Kesehatan RI. 2012. Buku Pintar Kader: Penyelenggaran Posbindu PTM. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Kusumadewi, MD., Yusmiyati., Subekti, AR., DiniaSari, P., Sulistyo, OH. 2016. Preliminary Study Pengaruh Konseling Terpadu Diabetes Melitus (Konter Diabetes) terhadap Tingkat Stres dan Kadar HbA1c pada Pasien Diabetes melitus di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada. Laporan Penelitian. Yogyakarta : RSA UGM

Kusumadewi, MD., Yusmiyati., Subekti, AR., DiniaSari, P., Elvizahro, L. 2017. Pengaruh Konseling Terpadu Diabetes Melitus (Konter Diabetes) terhadap Tingkat Efikasi Diri,  Tingkat Stres terkait DM, dan Kadar HbA1c pada Pasien Diabetes melitus di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada. Laporan Penelitian. Yogyakarta : RSAUGM

Mcleod. 2003. An Introduction to Counselling. Mc Graw-Hill Education.

Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS). 2007. Laporan Nasional Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia

Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS). 2013. Laporan Nasional Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia

Rahayu, A.P., Jafar, N., Indriasari, R., 2014. The Effect of Education Nutrition onKnowledge, Attitude and Blood Sugar Levels on Diabetes Mellitus Type 2 Patient in The Work Area Health Center Makassar. Penelitian. Program Studi Ilmu Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin, Makassar.

Widya S, Luthfan Budi P, Martalena Br Purba., 2015. Nutritional counseling affected the diet quality of type 2 diabetes mellitus patients at Dr. Sardjitohospital Yogyakarta. Jurnal Gizi dan Dietik Indonesia. Vol. 3, No. 1, Januari 2015: 31 – 40.



DOI: https://doi.org/10.22146/jpkm.31050

Article Metrics

Abstract views : 918

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2020 Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement)

ISSN (print) 2460-9447ISSN (online) 2541-5883