PENGGUNAAN ANTIBIOTIK TERHADAP LUARAN KLINIK PASIEN INFEKSI SALURAN KEMIH AKIBAT KATETERISASI

https://doi.org/10.22146/jmpf.259

Denia Yuni Wulandari(1*), Djoko Wahyono(2), Rizka Humardewayanti Asdie(3)

(1) 
(2) 
(3) 
(*) Corresponding Author

Abstract


Infeksi saluran kemih akibat kateterisasi didefinisikan sebagai infeksi pada pasien yang pernah atau masih menggunakan kateter indwelling (menetap). Penggunaan antibiotik secara tidak rasional dapat menimbulkan pengobatan kurang efektif, resiko efek samping, meningkatnya resistensi antibiotik dan tingginya biaya pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rasionalitas penggunaan antibiotik dan pengaruhnya terhadap luaran klinik pasien infeksi saluran kemih akibat kateterisasi.

Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan menggunakan desain cohort retrospektif dengan pengambilan data secara retrospektif berdasarkan data catatan medis pasien infeksi saluran kemih akibat kateterisasi di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta periode Januari 2013-November 2015. Pasien yang memenuhi kriteria inklusi dievaluasi rasionalitas penggunaan antibiotiknya dengan metode Gyssens serta outcome klinik setelah terapi antibiotik empiris diberikan selama tiga hari. Data dianalisis dengan uji statistik Chi-square (variabel kategorik).

Jumlah pasien pada penelitian ini sebanyak 63 pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan antobiotik empiris yang diberikan pada pasien CAUTI setelah dievaluasi dengan metode Gyssens, dari 63 pasien diketahui 49 (77,77 %) pasien penggunaannya rasional (kategori 0) dan 14 pasien (22,22 %) tidak rasional. Penggunaan antibiotik rasional pada pasien infeksi saluran kemih akibat kateterisasi memberikan luaran klinik lebih baik dibandingkan dengan pasien yang mendapatkan antibiotik tidak rasional.

Kata kunci: Infeksi saluran kemih akibat kateterisasi, antibiotik, rasionalitas, luaran klinik, metode Gyssens


Full Text:

Untitled


References

Burke, K., Hoffman, J., Nemerovski, C., Sklar, S., Stout, S.M., Streetman, D., Weinstein, D.M., 2015, Drug Information Handbook, 24th Ed, Lexi-Comp for the American Pharmacists Association.

Dahlan, M., 2013, Statistik Untuk Kedokteran dan Kesehatan, 5th Ed. Salemba Medika, Jakarta.

Febiana, T., 2012, ’Kajian Rasionalitas Penggunaan Antibiotik  Di Bangsal Anak RSUP Dr. Kariadi Semarang Periode Agustus-Desember 2011’, Skripsi, S.Ked, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro, Semarang.

Gyssens, I.C., 2005, Audits for Monitoring the Quality of Antimicrobial Prescriptions, dalam : Gould , I.M., Meer, J.W.M. van der (Eds), Antibiotic Policies: Theory and Practice, Springer.

Grabe, M., 2013, Guidelines on Urological Infections. Update, Available at: http://www.uroweb.org/gls/pdf/15_Urological_Infections.pdf, 73-92

Hooton, T.M. 2010, Diagnosis, prevention, and treatment of catheter-associated urinary tract infection in adults: 2009 International Clinical Practice Guidelines from the Infectious Diseases Society of America. Clinical infectious diseases: an official publication of the Infectious Diseases Society of America, 50: 625–663.

Magill, S.S., Edwards, J.R., Bamberg, W., Beldaus, Z.G., Dumyati, G., Kainer, M.A., et al. 2014, Multistate point-prevalence survey of health care-associated infections. N Engl J Med 2014, 370:1198–1208.

Mantu, F. N. K., Goenawi, L. R., and Bodhi, W. 2015, Evaluasi Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Infeksi Saluran Kemih Di Instalasi Rawat Inap RSUP. Prof. DR. R. D. KAndou Manado Periode Juli 2013-JUni 2014. Pharmacon Jurnal Ilmiah Farmasi, 4: 196–202.

Mycek J. M., Harvey R.A., Champe P.C. 2001, Farmakologi Ulasan Bergambar, Widya Madika, Jakarta

Press, D. 2015, Role of duration of catheterization and length of hospital stay on the rate of catheter-related hospital-acquired urinary tract infections. Research and Reports in Urology, pp 41–47.

Wilianti, N.P. 2009, Rasionalitas Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Infeksi Saluran Kemih Pada Bangsal Penyakit Dalam Di Rsup Dr.Kariadi Semarang Tahun 2008. Karya Tulis Ilmiah, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro, Semarang.



DOI: https://doi.org/10.22146/jmpf.259

Article Metrics

Abstract views : 515 | views : 1795

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 JURNAL MANAJEMEN DAN PELAYANAN FARMASI (Journal of Management and Pharmacy Practice)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

©Jurnal Manajemen dan Pelayanan Farmasi
Faculty of Pharmacy
Universitas Gadjah Mada
Creative Commons License
View My Stats