Indications and Complications of Obstetrical Hysterectomy: Sardjito Hospital Experience

https://doi.org/10.22146/jkr.36480

Maria Katharina Eda(1*), Edi Patmini Setya Siswanti(2), Shofwal Widad(3)

(1) Departemen Obstetri dan Ginekologi, Fakultas Kedokteran UGM
(2) Departemen Obstetri dan Ginekologi, Fakultas Kedokteran UGM
(3) Departemen Obstetri dan Ginekologi, Fakultas Kedokteran UGM
(*) Corresponding Author

Abstract


Latar Belakang: Histerektomi obstetri adalah operasi besar dan tetap merupakan salah satu bencana di bidang obstetri. Tindakan ini jarang dilakukan, namun merupakan operasi penyelamatan hidup dalam kasus perdarahan obstetrik yang sulit ditangani. Hal itu terkait dengan peningkatan morbiditas dan mortalitas ibu.

Tujuan: Untuk menentukan indikasi dan komplikasi histerektomi obstetri di RSUP Dr. Sardjito. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian retrospektif kasus histerektomi obstetrik di RSUP Dr. Sardjito pada Januari 2012 hingga April 2015.

Hasil dan Pembahasan: Selama masa studi, 30 histerektomi obstetri dilakukan. Delapan puluh persen kasus merupakan kasus rujukan. Rata-rata usia 32,47 tahun dengan standar deviasi 5,91. Atonia uteri merupakan indikasi yang paling umum (40%), diikuti oleh dehisensi uterus segmen bawah (33,3%), ruptur uteri (16,7%) dan plasenta akreta (10%). Tipe histerektomi yang dilakukan adalah histerektomi supra servikal sebesar 46,7%, histerektomi abdominal total 33,3%, dan histerektomi sesar 6%. Komorbiditas intraoperatif yang paling umum adalah kehilangan darah masif (93,3%). Disseminated Intravascular Coagulation (DIC) menyebabkan 30% dari komorbiditas pasca operasi. Kematian ibu mencapai 20%.

Kesimpulan: Indikasi histerektomi obstetri ialah atonia uteri, dehisensi uterus segmen bawah, ruptur uterus, dan plasenta akreta. Komplikasi intraoperatif yang paling sering terjadi ialah kehilangan darah. DIC merupakan komplikasi paska operatif terbanyak dan penyebab utama kematian.

Kata Kunci: Histerektomi obstetrik, atonia uteri, dehisensi uterus segmen bawah, ruptur uteri.


Keywords


Histerektomi obstetrik; atonia uteri; dehisensi uterus segmen bawah; ruptur uteri; Obstetrical hysterectomy; uterine atony; lowers uterine segment dehiscence; uterine rupture

Full Text:

PDF


References

Mathe JK. 2008. Obstetric Hysterectomy in Rural Democratic Republic of the Congo : An Analysis of 40 Cases at Katwa Hospital. Avery DM, Hooper DE, Waits JB. 2009. Cesarean Hysterectomy for Family Medicine Physicians Practicing Obstetrics. 68–71. Korejo R, Nasir A, Yasmin H, Bhutta S. Original Article Emergency Obstetric Hysterectomy. 14:0–3. Shah JM, Mehta SB, Shah RB, 2013. Medical SNHL. Emergency Obstetric Hysterectomy : A Retrospective Study at a Tertiary Care Hospital. (2277):18–20. Wright JD, Bonanno C, Shah M, Gaddipati S, Devine P. 2010. Peripartum hysterectomy. Obstet Gynecol [Internet]. Aug;116(2 Pt 1):429–34. Available from: http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/20664405 Ibrahim M, Ziegler C, Klam SL, Wieczorek P, Abenhaim HA. 2014. Incidence, Indications, and Predictors of Adverse Outcomes of Postpartum Hysterectomies : 20-Year Experience in a Tertiary Care Centre. 36(1):14–20. Nohira T, Onodera T, Isaka K. 2015. Emergency postpartum hysterectomy: incidence, trends, indications, and complications. Hypertens Res Pregnancy [Internet]. 2014 [cited Jun 30];2(2):88– 93. Available from: https://www.jstage.jst.go.jp/ article/jsshp/2/ 2/2_88/_article. Singh N, Pandey K, Gupta R, Agarwal S, Chaudhary A, Ani A. 2015. Obstetric hysterectomy, still a life saving tool in modern day obstetrics: a five year study. Int J Reprod Contraception, Obstet Gynecol [Internet]. 2014 [cited Jun 30];3(3):540–3. Available from: http://www.ijrcog.org/?mno=161065 Hysterectomy EO. 2012. Emergency obstetric hysterectomy. March 2004:100–5. Anis Widyasari. 2014. Clinical manifestation of lower uterine segment dehiscence post cesarean section: case series. Anita K, Kavita W. 2005. Emergency obstetric hysterectomy. 55(2):132–4. R. N, P. B, R. S, D. A. Emergency obstetric hysterectomy: A retrospective study at a tertiary care hospital. J Clin Diagnostic Res [Internet]. Journal of Clinical and Diagnostic Research (71 Veer Nagar,G.T. Road, Delhi 110007, India); 2010;4(4):2864–8. Available from: http://www. jcdr.in/articles/PDF/847/1134_E(C)_F(P)_R(P)_ PF2_p.pdfnhttp://ovidsp.ovid.com/ovidweb.cg i?T=JS&PAGE=reference&D=emed9&NEWS=N& AN=2010542895



DOI: https://doi.org/10.22146/jkr.36480

Article Metrics

Abstract views : 1084 | views : 345

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Jurnal Kesehatan Reproduksi



Jurnal Kesehatan Reproduksi Indexed by:

 



SEKRETARIAT JURNAL KESEHATAN REPRODUKSI
Departemen Obstetri dan Ginekologi, FK-KMK, UGM/RS Dr. Sardjito
Jl. Kesehatan No. 1, Sekip Utara, Yogyakarta 55281
Tlp: (0274) 511329 / Faks: (0274) 544003
Email: jurnal.kesehatanreproduksi@ugm.ac.id
Cp: Dwi Astuti +6281802698043