ANALISIS IMPLEMENTASI LAYANAN JANTUNG PROGRAM JKN DI PROVINSI NTT TAHUN 2019 (Analysis of cardiovascular services utilization in the JKN program in NTT Province in 2019)

https://doi.org/10.22146/jkki.66583

Edit Oktavia Manuama(1*), Stevi Ardianto Nappoe(2), Tri Aktariyani(3), M. Faozi Kurniawan(4), Laksono Trisnantoro(5)

(1) Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan, Fakultas Kedokteran Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada
(2) Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan, Fakultas Kedokteran Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada
(3) Sekretariat Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kementerian Kesehatan RI
(4) Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan, Fakultas Kedokteran Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada
(5) Departemen Kebijakan dan Manajemen Kesehatan, Fakultas Kedokteran Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada
(*) Corresponding Author

Abstract


Keterbatasan fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan yang terjadi di NTT berdampak pada penyerapan dana JKN yang semakin kecil. Adanya ketimpangan rasio dokter juga berpengaruh terhadap mutu layanan kesehatan. Artikel ini bertujuan untuk melihat implementasi JKN di NTT dilihat dari: 1) tata kelola; 2) sisi ketersediaan dan mutu layanan jantung. Penelitian ini merupakan penelitian evaluative dengan design mix methods di mana menggabungkan design kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa kelompok PBI yang menjadi sasaran program JKN sudah dapat menggunakan layanan. Namun secara umum, jika dilihat dari angka absolut penggunaan layanan mungkin masih jauh dari kebutuhan. Data BPS menunjukkan bahwa 84% kematian terjadi di rumah. Selain itu, pada aspek tata kelola, transparansi dalam JKN belum terwujud. Implementasi JKN dari aspek tata kelola dan ekuitas khusus pada layanan jantung di Provinsi NTT belum berjalan optimal

 

The limitations of health facilities and health workers in NTT province have an impact on the limited absorption of JKN funds in this region. The ratio of doctor specialist also affects the quality of health services. This is an analysis of the utilization of cardiovascular services in NTT. Using a mixed-method study, this study aims to evaluate the implementation of JKN in a rural area in terms of governance, availability, and quality of cardiovascular services.  This study found that the PBI groups (poor), the main target of the JKN program, has been able to access cardiovascular services. However, based on the absolute figures, underutilization of cardiovascular care services is recorded which is likely far below the actual needs.  Transparency in JKN policy remains a significant issue. In conclusion, the implementation of JKN  has not run optimally to achieve its objective to promote good governance and equity in cardiovascular in NTT province. 

 


Keywords


Layanan Jantung, Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Tata Kelola, Pemerataan



References

Trisnantoro Laksono. 2019. Kebijakan Pembiayaan dan Fragmentasi Sistem Kesehatan. Yogyakarta; UGM Press. Health Policy Plus & TNP2K RI. Indonesia’s Private Health Sector Market in the JKN Era. [Internet] [dikutip 17 Februari 2021]. Tersedia pada: http://www.healthpolicyplus.com/ns/pubs/8224-8393_IndonesiaJKN MarketImpactBriefEnglish.pdf USAID. Transparency and Accountability: Regional Agricultural Trade Environment (RATE) Summary. [Internet]. [dikutip pada 22 Februari 2021]. Tersedia pada: https://www.usaid.gov/sites/default/files/ documents/1861/Transparency_and_Accountability.pdf DasK PKMK FKKMK UGM. Data Sampel JKN. [Internet]. [dikutip pada 1 April 2021]. Tersedia pada: https://dask.kebijakankesehatanindonesia.net/file/capaian-equity-JKN.html DasK PKMK FKKMK UGM. Data Sampel JKN. [Internet]. [dikutip pada 1 April 2021]. Tersedia pada: https://dask.kebijakankesehatanindonesia.net/file/capaian-equity-JKN.html PKMK FK-KMK UGM. Seria Forum Kebijakan JKN bagi Akademisi dan Pemerintah Daerah. [Internet]. [diakses pada 14 April 2021]. Tersedia pada: https://kebijakankesehatanindonesia.net/4122-reportase-webinar-serial-forum-kebijakan-jkn-bagi-akademisi-dan-pemerintah-daerah https://dask.kebijakankesehatanindonesia.net/file/utilisasi-peserta-JKN.html Dinas Kesehatan NTT. Profil Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2019, (Data sekunder) Tim Riskesdas. Laporan Provinsi Nusa Tenggara Timur, [Internet]. [dikutip pada 13 Mei 2021]. Tersedia pada: http://ejournal2.litbang.kemkes.go.id/index.php/lpb/article/view/3654 Nuyetti, M.T. Strategies to improve coverage and accuracy of CRVS systems in Indonesia. [Internet]. [dikutip pada 19 April 2021]. Tersedia pada: https://unstats.un.org/unsd/demographic-social/meetings /2017/Vietnam-workshop-CRVS/docs/Session18-Indonesia.pptx Altschuler, J. Margolius, D. Bodenheimer, T. Grumbach, K. Estimating a Reasonable Patient Panel Size for Primary Care Physicians With Team-Based Task. Delegation. [Internet]. [dikutip pada 27 April 2021]. Tersedia pada: http://www.annfammed.org/AJC/. G. Palanithurai . Good Governance at Grassroots. The Indian Journal of Political Science, [Internet]. [dikutip pada 3 Mei 2021]. Tersedia pada: www.jstor.org/stable/41856129 Sparrow, R., Budiyati, S., Yumna, A., Warda, N., Suryahadi, A., & Bedi, A. S. Sub-national health care financing reforms in Indonesia. Health Policy and Planning. [Internet]. [dikutip pada 21 Mei 2021]. Tersedia pada: https://doi.org/10.1093/heapol/czw101 Trisnantoro, L. (2009). Pelaksanaan Desentralisasi Kesehatan di Indonesia 2000 – 2007, Yogyakarta: BPFE Yogyakarta. Meiqari, L. Nguyen, T.P.L. Essink,D. Zweekhorst, M. Wright,P. Scheelea, F. (2019). Access to hypertension care and services in primary health-care settings in Vietnam: a systematic narrative review of existing literature. Glob Health Action. [Internet]. [dikutip pada 9 Mei 2021]. Tersedia pada doi: 10.1080/16549716.2019.1610253 Rukban, M. Sughair, A. Bader, B. Tolaihi, B. (2007). Management of hypertensive patients in Primary Health Care setting: Auditing the practice. [Internet]. [dikutip 11 Mei 2021]. Tersedia pada: https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/17206296/



DOI: https://doi.org/10.22146/jkki.66583

Article Metrics

Abstract views : 544

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia : JKKI

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

The Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia : JKKI [ISSN 2089 2624 (print); ISSN 2620 4703 (online)] is published by Center for Health Policy and Management (CHPM). This website is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. Built on the Public Knowledge Project's OJS 2.4.8.1.
 Web
Analytics View My Stats