Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kunjungan Lansia ke Posbindu Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Kelurahan Bintara Kota Bekasi Tahun 2017

https://doi.org/10.22146/jkki.26409

Melita Manihuruk(1*), Mardiati Nadjib(2)

(1) Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia
(2) Departemen Administrasi Kebijakan Kesehatan. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia
(*) Corresponding Author

Abstract


ABSTRACT

Posbindu elderly is an integrated post for old age service at the kelurahan level within the working area of the puskesmas. Based on the data of puskesmas bintara in 2016, the coverage of elderly visit only 34% is still below the target of 70% SPM. The purpose of this research is to know factors related to elderly visit to posbindu elderly in work area of Puskesmas of Kelurahan Bintara Kota Bekasi year 2017 with variable of a g e, gender, education, occupation, knowledge, family su p port , health officer support, access and need. Quantitative research with cross sectional study with a sample size of 70 elderly people aged 45-69 years, data were collected through interviews with questionnaires and qualitative approaches t o eld e rly visiting and never visiting respondents. The results of the study known 85.2% of elderly who know the benefits of visiting the posbindu elderly. Related factors are knowledge, family support, health care support and need factors. Results of interviews with visiting informants already know the benefits of visiting Posbindu Elderly. Based on these results should be puskesmas m ake e fforts to improve counseling related to elderly health so understand about health problem and want to visit posb i ndu e lderly.

ABSTRAK

Posbindu lansia merupakan pos pembinaan terpadu lanjut usia di tingkat kelurahan dalam wilayah kerja puskesmas. Berdasarkan data puskesmas Bintara tahun 2016 cakupan kunjungan lansia   hanya 34% masih dibawah target SPM 70%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kunjungan lansia ke posbindu lanjut usia di wilayah kerja Puskesmas Bintara Kota Bekasi tahun 2017 dengan variabel umur, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, dukungan keluarga, dukungan petugas kesehatan, akses dan kebutuhan. Penelitian kuantitatif dengan studi potong lintang dengan jumlah sampel 70 orang lansia yang berusia 45-69 tahun, data dikumpulkan melalui wawancara dengan kuesioner dan pendekatan kualitatif kepada responden lanjut usia yang berkunjung dan tidak pernah berkunjung. Hasil penelitian diketahui 85,2% lanjut usia yang mengetahui manfaat berkunjung ke posbindu lanjut usia. Faktor-faktor yang berhubungan adalah pengetahuan, dukungan keluarga, dukungan petugas kesehatan dan faktor kebutuhan. Hasil wawancara dengan informan yang berkunjung sudah mengetahui manfaat berkunjung ke Posbindu Lansia. Berdasarkan hasil tersebut hendaknya puskesmas melakukan upaya-upaya untuk meningkatkan penyuluhan yang berkaitan dengan kesehatan lansia sehingga lansia mengerti masalah kesehatan dan mau berkunjung ke posbindu lansia. 


Keywords


Lansia; Posbindu lansia; Elderly; Posbindu for elderly

Full Text:

PDF


References

Andersen, R.M. 1995. Revisiting the Behavioral Model and Access to Medical Care: Does It Matter?. Journal of Health and Social Behavior Vol. 36, No. 1. American Sociological Association. Stable URL: http//www.jstor.org/stable/2137284 Diakses pada 18 Maret 2017

Andersen, Newman. JF. 2005. Societal and Individual Determinants of Medical Care Utilization in the United States. Article first published online: 18 November 2005 Milbank Quarterly volume 83, Issue4, page Oline-only, December 2005

Dinkes Bekasi. 2015. Profil Kesehatan Kota Bekasi. Dinas Kesehatan Kota Bekasi.

Efendi, Nasrul. 1998. Dasar-dasar Perawatan Kesehatan Masyarakat. Jakarta:EGC. Erfandi. 2013. Posyandu Lansia, Mewujudkan Lansia Sehat, Mandiri dan Produktif. Jakarta:EGC

Henniwati. 2008. Faktor-faktor yang mempengaruhi pemanfaatan pelayanan Posyandu Lanjut Usia di wilayah kerja Puskesmas Kabupaten Aceh Timur. Tesis. FKM Universitas Sumatera Utara. Kemenkes, RI. 2010a.

Pedoman Pembinaan Kesehatan Lanjut Usia bagi Petugas Kesehatan. Jakarta. Direktorat Bina Upaya Kesehatan Dasar Direktorat Jenderal Bina Upaya Kesehatan . 2010b.

Rencana Strategis Kementerian Kesehatan tahun 2010-2014 Kepmenkes Nomor. HK.0301/160/1/2010. Jakarta: Kementerian Kesehatan (Renstra). 2015.

Rencana Strategis Kementerian Kesehatan (Renstra) Tahun 2015- 2019. Jakarta. ___________. 2016. Situasi Lanjut Usia (Lansia). Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI (Infodatin). Jakarta Komisi Nasional Lansia. 2010.

Pedoman Pelaksanaan Posyandu Lanjut Usia. Jakarta.http://www.komnaslansia.go.id/ modules.php?name=Downloads&d_ op=viewdownloaddetails&lid=75. Diakses pada tanggal 24 Maret 2017 . 2011. Active Ageing. Jakarta. http://www.komnaslansia.go.id/ modules.php?name=Downloads&d_ op=viewdownloaddetails&lid=74 Diakses pada tanggal 24 Maret 2017 Kompas. 2013.

Fasilitas Lansia Kurang. http:// lifestyle.kompas.com/read/2013/08/05/0928063/ Fasilitas.Kesehatan.Lansia.Kurang Diakses pada tanggal 20 Maret 2017 Lemenshow, (1990) Adequacy of Sample Size in Health Studies. WHO, 1990.http://apps.who.int/ iris/bitstream/10665/41607/1/0471925179_eng. pdf

Lemeshow, S. Hosmer Jr, and D.W. Lwanga. S.K. 1997. Besar Sampel dalam Penelitian Kesehatan. Yogyakarta:UGM Press

Liansyah, W. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Pemanfaatan Pelayanan Posbindu Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Beji Tahun 2014. Skripsi.FKMUI.Depok Nugroho, H. 2010.

Gerontik dan Geriatik Karakteristik Lansia. Jakarta:Buku Kedokteran EGC. Melita dan Mardiati Nadjib: Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kunjungan Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia : JKKI , Vol. 07, No. 04 Desember 2018 •167 Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia : JKKI Permenkes, RI. 2014. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia tentang Pusat Kesehatan Masyarakat. Jakarta. h t t p : / / www.kebijakanaidsindonesia.net/jdownloads/ Peraturan%20Regulation/Peraturan%20Pusat/ permenkes_ri_nomor_75_tahun_2014_tentang_ pusat_kesehatan_masyarakat_puskesmas.pdf diakses pada tanggal 25 maret 2017 . 2016.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia tentang Rencana Aksi Nasional Kesehatan Lanjut Usia tahun 2016-2019. Jakarta. http://kesga.kemkes.go.id/images/pedoman/ PMK%20No.%2025%20ttg%20RAN%20Kes.%20 Lanjut%20Usia%20Tahun%202016-2019.pdf diakses pada tanggal 25 maret 2017 Puskesmas Bintara, 2015. Profil Kesehatan Puskesmas Bintara. Bekasi Sari, DI. 2013.

Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kunjungan Lansia Ke Posyandu Lansia Di Kecamatan Bayah Kabupaten Lebak Tahun 2012- 2013.Tesis.FKM Universitas Indonesia. Depok



DOI: https://doi.org/10.22146/jkki.26409

Article Metrics

Abstract views : 948 | views : 8754

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

The Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia : JKKI [ISSN 2089 2624 (print); ISSN 2620 4703 (online)] is published by Center for Health Policy and Management (CHPM). This website is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. Built on the Public Knowledge Project's OJS 2.4.8.1.
 Web
Analytics View My Stats