Strategi Memangkas Birokrasi (Banishing Bureaucracy) yang Inovatif dan Kolaboratif Menuju Percepatan Penurunan Angka Stunting di Kabupaten Kubu Raya
Zulkarnaen Zulkarnaen(1), Rita Ria Messy(2*)
(1) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Tanjungpura
(2) Lembaga Kebijakan dan Dinamika Pembangunan, Pontianak
(*) Corresponding Author
Abstract
Tingginya prevalensi balita stunting di Kabupaten Kubu Raya pada tahun 2022 yang mencapai 40,3% ditanggapi dengan diterbitkannya Peraturan Bupati No. 59 Tahun 2019 tentang Gerakan Percepatan Penurunan Angka Stunting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi inovatif dan kolaboratif dalam memangkas birokrasi untuk percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Kubu Raya. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif, dengan fokus pada analisis strategi inti, konsekuensi, pelanggan, pengendalian, dan budaya dalam implementasi kebijakan yang inovatif. Upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Kubu Raya mencakup pembentukan kelembagaan tim percepatan penurunan stunting di tingkat kecamatan, pembentukan tim pendamping keluarga, serta Poskentrin (Pos Kesehatan Pesantren). Pendanaan program tidak hanya bersumber dari APBD, tetapi juga melibatkan dana desa, dana CSR, dan kontribusi sektor swasta. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya mengimplementasikan aplikasi elektronik pencatatan dan pelaporan gizi berbasis masyarakat (e-PPGBM) untuk memonitor perkembangan stunting secara lebih efektif. Inovasi pelayanan seperti "SALJU" (Selasa Jumat Terpadu) dan program "Kepung Bakul" turut melibatkan kolaborasi antara masyarakat dan sektor swasta. Di Puskesmas Sungai Raya, inovasi dengan sebutan "Kepiting" (Kenali Peduli Stunting) dilaksanakan, sementara remaja dilibatkan dalam gerakan "Graceting" (Gerakan Remaja Cegah Stunting) yang diprakarsai oleh PIK-R (Pusat Informasi dan Konseling Remaja). Semua inisiatif ini merupakan bagian dari kebijakan kolaboratif dalam penurunan angka stunting di Kabupaten Kubu Raya.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Rahman H, Rahmah M, Saribulan N. Upaya Penanganan Stunting Di Indonesia. J Ilmu Pemerintah Suara Khatulistiwa. 2023;VIII(01):44–59. 2. Khoiriyah H. Faktor Kejadian Stunting pada Balita. J Ilmu Kesehat Masy [Internet]. 2023;1(November 2023):28–40. Available from: http://journals.stikim.ac.id/index.php/jikm 3. Pengabdian J, Masyarakat K, Abdi U, Ungu KE, Puspita L, Umar MY, et al. PENCEGAHAN STUNTING MELALUI 1000 HARI PERTAMA KEHIDUPAN ( HPK ). J Pengabdi Kpd Masy Ungu (ABDI KE UNGU) [Internet]. 2021;3(1):13–6. Available from: https://journal.aisyahuniversity.ac.id/index.php/Abdi 4. Wahyuni, Sri Wulandari, Rissa Nuryuniarti AK. Pendidikan kesehatan ibu hamil “1000 hari pertama k ehidupan untuk generasi yang lebih baik.” J ABDIMAS Umtas [Internet]. 2023;1(1):7–13. Available from: https://journal.umtas.ac.id/index.php/ABDIMAS/article/view/234/134 5. Rebecca, Devercelli AE, Neuman MJ, Wodon Q. Investing in Early Childhood Development. Washington,DC: International Bank for Reconstruction and Development; 2015. 11–13 p. 6. Suryana EA. Jurnal Ekonomi Kesehatan Indonesia THE POTENTIAL OF ECONOMIC LOSS DUE TO STUNTING IN THE POTENTIAL OF ECONOMIC LOSS DUE TO STUNTING. 2023;8(1):54. 7. Kebudayaan JP dan. Pendidikan dan Pembangunan Bangsa Bebas dari Stunting. Kemendikbud [Internet]. 2024;9. Available from: https://jendela.kemdikbud.go.id/v2/fokus/detail/pendidikan-dan-pembangunan-bangsa-bebas-dari-stunting 8. Setiyawati ME, Ardhiyanti LP, Hamid EN, Ayu N, Muliarta T, Raihanah YJ, et al. Studi Literatur : Keadaan Dan Penanganan Stunting Di Indonesia. J Sos dan Hum Univ Persada Indones [Internet]. 2022;8(2):179–86. Available from: https://ojs.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/3113 9. Peraturan Presiden No. 72 Tahun 2021 Tentang Percepatan Penurunan Stunting. Indonesia; 2021. 10. Kemenko PML. Kejar Target! Per Tahun Prevalensi Stunting Harus Turun 3 Persen [Internet]. 2022. Available from: https://www2.kemenkopmk.go.id/ 11. SSGI. Hasil Studi Status Gizi Indonesia / SSGI Kalimantan Barat. 2021. 12. Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 59 Tahun 2019 Tentang Gerakan Percepatan Penurunan Stunting. 2019. 13. Mardhalena A, Riwayati A, Handayani DN. GERAKAN SADAR STUNTING ( GSS ): EDUKASI PUBLIK DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING GUNA MENDUKUNG PROGRAM PEMERINTAH KABUPATEN KUBU RAYA. 2023;6:2775–81. Available from: http://jurnal.um-tapsel.ac.id/index.php/martabe/article/view/12308/pdf 14. Idral SS, Lipoeto NI, Masrul M, Novianti N, Andrafikar A, Umar HB. Factors driving and inhibiting stunting reduction acceleration programs at district level : A qualitative study in West Sumatra. 2023;1–21. Available from: http://dx.doi.org/10.1371/journal.pone.0283739 15. Titin, Wahyuni Sri Eko RGP. Penyuluhan Stunting dan Upaya Pencegahannya Kepada Masyarakat Teluk. J ABM-Mengabdi. 2023;11:1–8. 16. Yunus Pratiwi, Septiyanti R. ANALISIS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN STUNTING. Wind Public Heal J. 2021;2(5):898–907. 17. Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: CV ALFABETA; 2018. 16 p. 18. Osborne, David and Plastrik P. Banishing Bureaucracy: The Five Strategies for Reinventing Government. Ney York, USE: Penguin Group; 1997. 19. Miles,M.B, Huberman,A.M, dan Saldana J. Qualitative Data Analysis, A Methods Sourcebook, Edition 3. USA: Sage Publications. Tjetjep Rohindi Rohidi, editor. UI-Press; 2005. 16–19 p. 20. Martin B, Rusbiyanti S, Iswati R. BUNISHING BUREAUCRACY SYSTEM DALAM PENCEGAHAN KORUPSI , KOLUSI , DAN. J STKIP PGRI Jombang [Internet]. 2021;(September):607–20. Available from: https://ejournal.stkipjb.ac.id/index.php/CORCYS/article/download/2062/1682 21. Yulliana, Hasanudin B. Kejadian Stunting Berhubungan Dengan 8 Aksi Konvergensi. J Keperawatan Silampari. 2022;6:284–9. 22. Prokopim Kubu Raya. Prokopim Kubu Raya. 2023. Turunkan Stunting Pemkab Kubu Raya Raih Penghargaan. Available from: https://prokopim.kuburayakab.go.id/berita/turunkan-stunting-pemkab-kubu-raya-raih-penghargaan-bkkbn 23. BKKBN. Kebijakan dan Strategi Percepatan Penurunan Stunting di Indonesia. Jakarta: BKKBN; 2021. 6–9 p.
Article Metrics
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia : JKKI [ISSN 2089 2624 (print); ISSN 2620 4703 (online)] is published by Center for Health Policy and Management (CHPM). This website is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. Built on the Public Knowledge Project's OJS 2.4.8.1.
View My Stats

.jpg)



