Revitalisasi Desain Ruang Unit Kerja Rekam Medis Berdasarkan Aspek Ergonomi di Rumah Sakit Umum X Jember

https://doi.org/10.22146/jkesvo.89775

Dony Setiawan Hendyca Putra(1*), Gandis Winur Cahyani(2), Maya Weka Santi(3), Efri Tri Ardianto(4)

(1) Program Studi Manajemen Informasi Kesehatan, Politeknik Negeri Jember, Indonesia
(2) Program Studi Manajemen Informasi Kesehatan, Politeknik Negeri Jember, Indonesia
(3) Program Studi Manajemen Informasi Kesehatan, Politeknik Negeri Jember, Indonesia
(4) Program Studi Manajemen Informasi Kesehatan, Politeknik Negeri Jember, Indonesia
(*) Corresponding Author

Abstract


Latar   Belakang: Ruang Unit Kerja Rekam Medis  (UKRM) tidak hanya menyimpan dokumen penting akan tetapi sebagai pendukung  dalam proses pelayanan kesehatan. Ruang UKRM di (Rumah Sakit Umum (RSU) X Jember belum memenuhi aspek ergonomi baik secara fisik dan lingkungan. Oleh karena itu perlu adanya perbaharuan desain ruang yang dapat mendukung kinerja petugas rekam medis sesuai ergonomi.

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk revitalisasi desain secara ergonomi ruang kerja unit rekam medis di RSU X Jember.

Metode: Desain penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk analisis kebutuhan pembuatan desain ruang unit kerja rekam medis sesuai ergonomi. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan brainstorming.  Desain UKRM menggunakan aplikasi SketchUp Pro 2023.

Hasil: Ruang UKRM di RSU X Jember terdiri dari 3 ruangan dengan keadaan tepisah yakni ruang pendaftran, ruang kerja RM dan filing. Desain  ruang UKRM baru diubah menjadi 4 ruangan yaitu pendaftaran berukuran 12m x 11m, ruang kerja petugas rekam medis berukuran 9,45m x 6,5m, filing berukuran 17,65m x 6,5m dan toilet berukuran 3,25m x 6,5m. Penyesuaian prasarana sesuai antropometri petugas dengan penambahan 11 rak penyimpanan, 2 meja dan 2 kursi, sedangkan lingkungan fisik perlu perencanaan penambahan atau pemeliharaan lampu dan ventilasi.

Kesimpulan: Perubahan desain UKRM dengan memindahkan dan memperluas serta penyesuaian prasarana dan lingkungan fisik sesuai standar dan aspek ergonomi agar meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pelayanan medis.

Keywords


desain; ergonomi; rekam medis.

Full Text:

PDF


References

Ain Sodikin, R. N., & Sari, I. (2021). Analisis Tata Ruang Penyimpanan Berkas Rekam Medis dan Informasi Kesehatan di Rumah Sakit X Kota Bandung 2020. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia, 1(9), 1217–1226. https://doi.org/10.36418/cerdika.v1i9.191

Asri, Y. B., Susilowati, I., & Firmansyah, R. N. (2020). Evaluasi Ruang Kerja Bagian Rekam Medis Rawat Inap Berdasarkan Aspek Tata Ruang Kantor Di Rumah Sakit Delta Surya Sidoarjo. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia, 8(1), 36. https://doi.org/10.33560/jmiki.v8i1.249

Chaerudin, A. R., & Widodo, W. (2021). Pelaksanaan Tata Ruang (Tata Letak, Tata Udara, Tata Warna, Dan Tata Cahaya) Terhadap Efektivitas Kerja (Ukuran Waktu, Biaya, & Ketelitian) Pada Ruang Rekam Medis Di Rumah Sakit Ibu Dan Anak Budiasih Serang. Jurnal Bina Bangsa Ekonomika, 14(2), 316–322. https://doi.org/10.46306/jbbe.v14i2.84

Darmawan, M. A., Roziqin, M. C., & Erawantini, F. (2020). Desain Tata Ruang Filing Poliklinik JKN Berdasarkan Lingkungan Fisik yang Ergonomis. J-REMI : Jurnal Rekam Medik Dan Informasi Kesehatan, 1(3), 186–197. https://doi.org/10.25047/j-remi.v1i3.2021

Depkes RI. (2006). Pedoman Penyelenggaraan dan Prosedur Rekam Medis Rumah Sakit di Indonesia.

Depkes RI. (2007). Pedoman Teknis Sarana Dan Prasarana RumDepkes RI (2007) ‘Pedoman Teknis Sarana Dan Prasarana Rumah Sakit Kelas C’, pp. 1–95.ah Sakit Kelas C. 1–95.

Eko, G., Suyoso, J., Alfiansyah, G., & Hastri, E. A. P. (2023). Desain Ruang Kerja Unit Kerja Rekam Medis Rumah Sakit X Berdasarkan Aspek K3. 4(3), 206–211.

Erizal, M., & Makomulamin, M. (2021). Analisis Tingkat Kebisingan Terhadap Standar Baku Mutu Tingkat Kebisingan Di Rumah Sakit Mesra Kabupaten Kampar Tahun 2020. Media Kesmas (Public Health Media), 1(2), 111–120. https://doi.org/10.25311/kesmas.vol1.iss2.14

Estiyana, E., & Widyanti, S. (2021). Tinjauan Deskriptif Aspek Ergonomi Tata Ruang Tempat Penyimpanan Rekam Medis di Rumah Sakit Pelita Insani Martapura. Jurnal Kesehatan Indonesia, XI(2), 87–93.

Fitriana, S. M., Agung Dwi Saputra, Hery Setiyawan, & Asti Febriana. (2023). Evaluasi Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Di Bagian Filling Puskesmas Mlati Ii Sleman. Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan (The Indonesian Journal of Health Service Management), 26(1), 20–25. https://doi.org/10.22146/jmpk.v26i1.7713

Hammaminata, H., Santi, M. W., & Wijayanti, R. A. (2021). Desain Ergonomi Ruang Filing Rekam Medis Rawat Inap Di RSUD Dr.Saiful Anwar Malang. Jurnal Rekam Medik Dan Informasi Kesehatan, 2(2), 414–424.

Husni, M. A. R., & Nurhasanah. (2022). Tinjauan Aspek Ergonomi Lingkungan Pada Ruang Rekam Medis Puskesmas Tanah Merah. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia, 10(2), 153. https://doi.org/10.33560/jmiki.v10i2.468

Irawan, D. W. P. (2023). Manajemen Resiko lingkungan. 6.

Lestari, M., & Yunengsih, Y. (2021). Tinjauan Aspek Ergonomi Tata Ruang Penyimpanan Rekam Medis Di Rs Hermina Arcamanik Bandung. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia, 1(11), 1525–1537. https://doi.org/10.36418/cerdika.v1i11.242

Meiliani, T., & Trisna, W. V. (2022). Faktor–Faktor Penyebab Tidak Ditemukannya Berkas Rekam Medis Diruang Penyimpanan Di Rumah Sakit Umum Daerah Petala Bumi Provinsi Riau. Jurnal Rekam Medis (Medical Record Journal), 2(1), 125–140. https://doi.org/10.25311/jrm.vol2.iss1.519

Menkes. (2022). PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 24 TAHUN 2022 TENTANG REKAM MEDIS. 8.5.2017, 2003–2005.

Menkes RI. (2016a). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2016 tentang Persyaratan Teknis Bangunan dan Prasarana Rumah Sakit. 1–211.

Menkes RI. (2016b). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 48 Tahun 2016. 1–98.

Menkes RI. (2019). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2019 Tentang Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit. 1–110.

Ningsih, K. P., Tunnisa, U., & Erviana, N. (2020). Manajemen Resiko Redesign Sistem Penjajaran Rekam Medis dengan Metode Failure Mode and Effect Analysis ( FMEA ). Indonesian of Health Management Journal, 8(1), 8–20.

Pamboaji, A. G. (2020). Analisis Pengelolaan Sumber Daya Unit Rekam Medis di Rumah Sakit Misi Lebak Guna Meningkatkan Efisensi dan Efektivitas Pelayanan. Jurnal Kesehatan Vokasional, 5(3), 132. https://doi.org/10.22146/jkesvo.48870

Pratiwi, R. A. (2020). Desain Ruang Unit Kerja Rekam Medis Berdasarkan Aspek Ergonomi di Puskesmas Patrang. POLITEKIK NEGERI JEMBER.

Pujilestari, I., R.D Monica, & R. Ainunnisa. (2023). Tinjauan Tata Ruang Penyimpanan Berkas Rekam Medis Berdasarkan Aspek Ergonomi Guna Menunjang Kelancaran Pelayanan Di Rsau Lanud Sulaiman Bandung. Tedc, 17(1), 6–11.

Putri, R. W. I. (2020). Tinjauan Kepuasan Petugas Rekam Medis Terhadap Ruang Rekam Medis Di Rumah Sakit Griya Husada Madiun. Jurnal Delima Harapan, 7(1), 31–38. https://doi.org/10.31935/delima.v7i1.93

Rohmawati, H., Rosita, A., & Sureni, I. (2023). Tinjauan Ergonomi Tata Ruang Filing Rekam Medis Guna Meningkatkan Produktivitas Kerja Petugas Rekam Medis di Puskesmas Setono Kabupaten Ponorogo. 1(1). https://doi.org/10.21154/buana.Received

Valentina, & Sebayang, S. B. (2018). Faktor Penyebab Kerusakan Dokumen Rekam Medis di Ruang Penyimpanan RSU Mitra Sejati Medan. Ilmiah Perekam Dan Informasi Kesehatan Imelda, 3(1), 386–393.

Yuamita, F., & Amalia, U. (2021). Media Belajar Antropometri Berbasis Augmented Reality. www.uty.ac.id



DOI: https://doi.org/10.22146/jkesvo.89775

Article Metrics

Abstract views : 65 | views : 46

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2023 Jurnal Kesehatan Vokasional

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


site
stats View My Stats