Terapi Komplementer Oukup Terstandar terhadap Penyembuhan Luka Perineum di Komunitas Kepulauan Maluku

https://doi.org/10.22146/jkesvo.75723

Asriaty Dinopawe(1*), Melawati Wakano(2), Dewi Arwini Bugis(3), Harianti Fajar(4), Wildia Nanlohy(5)

(1) Program Studi D-III Kebidanan, STIKes Pasapua Ambon
(2) Program Studi D-III Kebidanan, STIKes Pasapua Ambon
(3) Program Studi Ilmu Keperawatan, STIKes Pasapua Ambon
(4) Program Studi Ilmu Keperawatan, STIKes Pasapua Ambon
(5) Program Studi D-III Kebidanan, STIKes Pasapua Ambon
(*) Corresponding Author

Abstract


Latar   Belakang: Luka perineum akibat persalinan dapat mengakibatkan infeksi postpartum jika luka tidak dirawat dengan tepat dan benar. Oukup merupakan perawatan mandi uap dari campuran daun cengkeh dan pala  untuk penyembuhan luka pascapersalinan.

Tujuan: Melihat pengaruh oukup terstandar pada ibu nifas terhadap penyembuhan luka perineum pascajahitan.

Metode: Desain penelitian menggunakan quasi experiment dengan rancangan prestest and posttest with control group. Jumlah sampel 24 orang ibu nifas primi dengan luka perineum derajat II pasca jahitan yang memenuhi kriteria penelitian. Terdapat 3 kelompok yaitu kontrol (non-oukup), intervensi I (oukup takaran 400 gram) dan intervensi II (oukup takaran 600 gram). Data dianalisis dengan menggunakan uji Chi Square dan Kruskal Wallis.

Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan penyembuhan luka perineum pascajahitan yang signifikan antara kedua kelompok intervensi  (p= 1,00 > 0.05), namun ada perbedaan yang signifikan antara kelompok oukup terstandar dan kelompok kontrol dengan  p= 0,041 dan 0,007. Perbedaan nilai mean tertinggi terdapat pada kelompok intervensi II (16,00) dengan hasil yang signifikan untuk ketiga kelompok (p=0,002).

Kesimpulan: Oukup terstandar sebagai terapi komplementer dapat mempengaruhi penyembuhan luka perineum derajat II pascajahitan pada ibu nifas primi.


Keywords


Terapi Komplementer; Oukup Terstandar; Penyembuhan Luka Perineum; Ibu Nifas Primi

Full Text:

PDF


References

Abbas A., Lichtman A., & P. S. (2016). Basic Immunology: Function and Disorders of the Immune System (5th ed.). Elsevier Inc.

Abdul Ghani, R., & Salehudin, S. (2018). Traditional Belief and Practice on Postpartum Recovery among Mothers in East Coast of Peninsular Malaysia. MATEC Web of Conferences, 150. https://doi.org/10.1051/matecconf/201815005067

Abdullah, S. S., Putra, P. P., & Antasionasti, I. (2021). Analisis Sifat Fisikokimia, Farmakokinetik Dan Toksikologi Pada Pericarpium Pala (Myristica Fragransa) Secara Artificial Intelligence. Chemistry Progress, 14(2), 81–92. https://doi.org/10.35799/cp.14.2.2021.37112

Ghaly, P., Iliopoulos, J., & Ahmad, M. (2021). The role of nutrition in wound healing: An overview. British Journal of Nursing, 30(5), S38–S42. https://doi.org/10.12968/bjon.2021.30.5.S38

Gonzalez, A. C. D. O., Andrade, Z. D. A., Costa, T. F., & Medrado, A. R. A. P. (2016). Wound healing - A literature review. Anais Brasileiros de Dermatologia, 91(5), 614–620. https://doi.org/10.1590/abd1806-4841.20164741

Hall, H. G., McKenna, L. G., & Griffiths, D. L. (2012). Midwives’ support for Complementary and Alternative Medicine: A literature review. Women and Birth, 25(1), 4–12. https://doi.org/10.1016/j.wombi.2010.12.005

Han S. (2016). Innovation and Advances in Wound Healing (2 ed). Springer US.

Hayati, F. (2020). Personal Hygiene pada Masa Nifas. Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK), 2(1), 4–8. https://doi.org/10.36565/jak.v2i1.62

Herlia, Virgia, V., & Wardani, R. (2018). Hubungan Teknik Vulva Hygiene Dengan Penyembuhan Luka Perinium Pada Ibu Post Partum. Jurnal Kebidanan, 4(I), 5–10.

Herlina, S. (2018). Evaluasi hasil Penerapan model sms gateway dalam promosi kesehatan tentang bahaya komplikasi selama kehamilan. Seminar Nasional Informatika Medis (SNIMed), 68–76. https://journal.uii.ac.id/snimed/article/view/11886

Junker, J., Kamel, R. A., Caterson, E., & Eriksson, E. (2013). Clinical Impact Upon Wound Healing and Inflammation in Moist, Wet, and Dry Environments. Advances in Wound Care, 2(7), 348–356. https://doi.org/10.1089/wound.2012.0412

Karsnitz, D. B. (2013). Puerperal infections of the genital tract: A clinical review. Journal of Midwifery and Women’s Health, 58(6), 632–642. https://doi.org/10.1111/jmwh.12119

Kemenkes RI. (2014). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2014 Tentang Pelayanan Kesehatan SPA. Menteri Kesehatan Republik Indonesia.

Kemenkes RI. (2017). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2016. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Krisnamurti, K. (2015). Hubungan Antara Tindakan Vulva Hygiene dengan Penyembuhan Luka Perineum Ibu Nifas di BPS TMM Djamini Damun. Embrio : Jurnal Kebidanan, 7, 56–61. https://doi.org/10.36456/embrio.vol7.no.a42

Lee, A., & Brann, L. (2015). Influence of Cultural Beliefs on Infant Feeding, Postpartum and Childcare Practices among Chinese-American Mothers in New York City. Journal of Community Health, 40(3), 476–483. https://doi.org/10.1007/s10900-014-9959-y

Mittal, M., Gupta, N., Parashar, P., Mehra, V., & Khatri, M. (2014). Phytochemical evaluation and pharmacological activity of syzygium aromaticum: A comprehensive review. International Journal of Pharmacy and Pharmaceutical Sciences, 6(8), 67–72.

Mudatsir, M. (2017). Faktor Budaya Dalam Perawatan Ibu Nifas. Jurnal Ilmu Keperawatan, 5(1), 36–49.

Ningthoujam, S. S., Talukdar, A. Das, Potsangbam, K. S., & Choudhury, M. D. (2013). Traditional uses of herbal vapour therapy in Manipur, North East India: An ethnobotanical survey. Journal of Ethnopharmacology, 147(1), 136–147. https://doi.org/10.1016/j.jep.2012.12.056

OHCHR. (2020). Maternal Mortality And Morbidity. Information Series On Sexual And Reproductive Health And Rights. Office of the United Nations High Commissioner for Human Rights. https://www.ohchr.org/sites/default/files/INFO_MMM_WEB.pdf

Pandiaraja, M., Vanitha, A., & Maheshkumar, K. (2021). Effect of the steam bath on resting cardiovascular parameters in healthy volunteers. Advances in Integrative Medicine, 8(3), 199–202. https://doi.org/10.1016/j.aimed.2020.06.001

PerKBPOM. (2014). Pedoman Uji Klinik Obat Herbal. Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia.

Permenkes RI. (2017). Formularium Ramuan Obat Tradisional Indonesia. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Primadona, P., & Susilowati, D. (2015). Penyembuhan Luka Perineum Fase Proliferasi Pada Ibu Nifas the Process of Healing Proliferation Phase Perineum Lesion. Profesi, 13(1), 1–5.

Rahmawati, E., & Triatmaja, N. T. (2015). Hubungan Pemenuhan Gizi Ibu Nifas Dengan Pemulihan Luka Perineum. Jurnal Wiyata, 2(1), 19–24.

Rosalia Agaus, L., & Vinalia Agaus, R. (2019). Manfaat Kesehatan Tanaman Pala (Myristica fragrans)(Health Benefits of Nutmeg (Myristica fragrans)). Medula, 6, 662–666.

Sari, P. I. A. (2019). Pengaruh Kemampuan Vulva Hygiene Terhadap Waktu Penyembuhan Luka Perineum Pada Ibu Post Partum Primipara. OKSITOSIN : Jurnal Ilmiah Kebidanan, 6(1), 16–27. https://doi.org/10.35316/oksitosin.v6i1.340

Silalahi, M., & Nisyawati. (2018). An ethnobotanical study of traditional steam-bathing by the Batak people of North Sumatra, Indonesia. Pasific Conservation Biology, 25(3), 266–282. https://doi.org/10.1071/PC18038

Sinuhaji, L. (2015). Oukup Dalam Perawatan Kesehatan Ibu Nifas Pada Suku Karo Di Berastagi Kab. Karo. Kesehatan Masyarakat, 4(2), 697–718.

Souza, A. De, Dwyer, P., Charity, M., Thomas, E., Ferreira, C., & Schierlitz, L. (2015). The Effects Of Mode Delivery On Postpartum Sexual Function: A Prospective Study. An International Journal Of Obstetrics & Gynaecology, 122(10), 1410–1418. https://doi.org/10.1111/1471-0528.13331

Syahdar, S., Tamalene, M., & Hasan, S. (2019). Bakera: Tradition of medicinal plants utilization for therapy, prevention and recovery of diseases in Jailolo Sultanate custom society, Indonesia. Asian Journal Of Ethnobiology, 2(2), 51–57. https://doi.org/10.13057/asianjethnobiol/y020201

Thalib, A. A., Erika, K. A., Massi, M. N., Tahir, T., & Mas ’ud, A. (2018). Pengaruh Pemberian Krim Topikal Ekstrak Buah Naga Merah (Hylocereus Polyrhizuz) Pada Luka Akut Terhadap Kadar Interleukin- 6 Fase Inflamasi Pada Wistar. Jurnal Luka Indonesia, 4(March), 1–10.

Wael, S., Mahulette, F., Watuguly, T., J, D. W.-T. M., & 2018, U. (2018). Pengaruh ekstrak daun cengkeh (Syzygium aromaticum) terhadap limfosit dan makrofag mencit Balb/c. Traditional Medicine Journal, 23(2), 79–83.

Wibowo, N., & Comariyati, N. (2017). Pengaruh Olesan Minyak Cengkeh (Syzygium Aromaticum L) Terhadap Proses Penyembuhan Luka Insisi pada Hewan Coba Mencit (Mu Musculus) Strain Balb/C. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 2(1), 40–46.

Widiatrilupi, R. M. (2017). Pengaruh Ekstrak Daun Turi Merah Terhadap Kadar Tgf-β Pada Mencit Model Infeksi Nifas. Journal Of Islamic Medicine, 1(2), 88–96. https://doi.org/https://doi.org/10.18860/jim.v1i2.4457

Williams, J. Z., & Barbul, A. (2012). Nutrition and Wound Healing. Critical Care Nursing Clinics of North America, 24(2), 179–200. https://doi.org/10.1016/j.ccell.2012.03.001



DOI: https://doi.org/10.22146/jkesvo.75723

Article Metrics

Abstract views : 1311 | views : 1079

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2023 Jurnal Kesehatan Vokasional

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


 

Jurnal Kesehatan Vokasional with registered number ISSN 2541-0644 (print), ISSN 2599-3275 (online) published by the Departement of Health Information Management and Services, Vocational College, Universitas Gadjah Mada

site
stats View My Stats