Analisis Budaya Organizational Culture Assesment Instrument (OCAI) pada Pejabat Struktural di RS Islam Surabaya

https://doi.org/10.22146/jkesvo.70295

Akas Yekti Pulih Asih(1), Budhi Setianto(2*), Agus Aan Adriansyah(3)

(1) Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
(2) Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
(3) Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
(*) Corresponding Author

Abstract


Latar Belakang: Budaya organisasi merupakan salah satu tata nilai dalam membangun organisasi yang efektif. Budaya organisasi menjadi kewajiban yang perlu tumbuh dalam membentuk ciri khas perilaku organisasi serta perilaku individu di dalamnya yang membentuk citra organisasi di masyarakat selaku pemakai produk yang dihasilkan oleh organisasi tersebut.

Tujuan: Memetakan budaya organisasi pada pejabat struktural di Rumah Sakit Islam Surabaya.

Metode: Penelitian ini bersifat deskriptif dengan melibatkan seluruh pejabat struktural di RS Islam Surabaya sebagai responden yang berjumlah 63 orang. Analisis data dilakukan dengan pengukuran terhadap rerata antara pelaksanaan budaya organisasi yang telah terlaksana dengan kondisi ideal yang diharapkan oleh pejabat struktural. Penilaian dilakukan dengan menggunakan metode Organization Culture Asessement Instrument (OCAI).

Hasil: Budaya Organizational Culture Assesment Instrument (OCAI) pejabat struktural, telah sesuai antara harapan dan kenyataan. Perbedaan antara harapan dan kenyataan budaya Clan dan Hierarchy adalah 1,95 dan 1,26. Budaya Pejabat Struktural RS Islam Surabaya saat ini didominasi dengan budaya Hierarchy dan budaya Clan.

Kesimpulan: Kunci sukses keberhasilan budaya organisasi ditunjukkan dengan tidak adanya gap antara harapan dan kenyataan. Budaya Hierarchy menunjukkan bahwa organisasi sudah memiliki tatanan dan mengharuskan seluruh pejabat melakukan kebijakan tersebut, sedangkan budaya Clan menandakan bahwa RS Islam Surabaya merupakan tempat bekerja yang hangat, memiliki susana kekeluargaan, dan setiap individu saling mengisi satu sama lain.

 

Keywords


Budaya Organisasi; OCAI; Pejabat Struktural

Full Text:

PDF


References

Berkemeyer, N., Bos, W., Müthing, K., & Junker, R. (2015). Organizational cultures in education: Theory-based use of an instrument for identifying school culture. Journal for Educational Research Online Journal Für Bildungsforschung Online, 7(3), 86–102.

Cameron, K. (2007). An Introduction to the Competing Values Framework THE COMPETING VALUES FRAMEWORK. In An Introduction to the Competing Values Framework (pp. 12–32). https://www.thercfgroup.com/files/resources/an_introduction_to_the_competing_values_framework.pdf

Cameron, K. S., & Quinn, R. E. (2006). Diagnosing and Changing Organizational Culture. In The Jossey-Bass Business & Management Series (Revised Ed). Jossey-Bass.

Chatab, N. (2007). Profil Budaya Organisasi: Mendiagnosis Budaya dan Merangsang Perubahannya(1st ed.). Alfabeta Bandung.

Dimitrios Belias, & Koustelios, A. (2013). Organizational Culture of Greek Banking Institutions: a Case Study. International Journal of Human Resource Management and Research, 3(2), 95–104.

Eko, R. L., & Hernawa, T. M. R. (2019). Pengukuran Budaya Organisasi “ Organizational Culture Assessment Instrument .” 146–152. https://e-journal.usd.ac.id/index.php/JP/article/view/835

Faizaty, N. E., Oktavia, R. M., & Ilmawan, M. D. (2020). Implementasi Organizational Culture Assessment Instrument (Ocai) Untuk Pemetaan Budaya Organisasi Pt. Semen Indonesia (Persero) Tbk Sebagai Rujukan Winning Culture. Manajerial, 7(01), 37. https://doi.org/10.30587/manajerial.v7i01.1047

Hamid, D., & Mukzam, M. D. (2016). Peranan Pemimpin Dalam Mengembangkan Budaya Organisasi( Studi Kasus Pada Pt . Asuransi Jiwasraya ( Persero ) Malang Regional Office ). Administrasi Bisnis, 40(1), 152. http://administrasibisnis.studentjournal.ub.ac.id/index.php/jab/article/view/1594

Imanuel. (2019). Analisis Budaya Organisasi Dengan Menggunakan Metode Organizational Culture Assesment Instrument (OCAI) Pada Perusahaan Air Minum (PDAM) Kabupaten Sikka. Jurnal Unippa, 6(1), 1–22. https://osf.io/zavtk/

Ira Setyaningsih. (2013). Peningkatan Akreditasi Rumah Sakit dalam Mengaplikasikan rumah sakit terhadap pasien menggunakan pendekatan lean servperf (lean service dan service performance. Spektrum Industri, 11(2g), 117–242.

Kusumaningtyas, Y., & Darmastuti, I. (2016). Analisis Pemetaan Budaya Organisasi Mennggunakan Organizational Culture Assessment Instrument (Ocai) Pada Fakultas Ekonomika Dan Bisnis Universitas Diponegoro. Jurnal Studi Manajemen Organisasi, 13(1), 57. https://doi.org/10.14710/jsmo.v13i1.13413

Ližbetinová, L., Lorincová, S., & Caha, Z. (2016). Primjena instrumenta procjene organizacione kulture (OCAI) na logističke tvrtke. Nase More, 63(3), 170–176. https://doi.org/10.17818/NM/2016/SI17

Megawati, & Nashri, M. F. (2015). Evaluasi Budaya Organisasi Dalam Penerapan Teknologi Informasi Menggunakan Organizational Culture Assessment Instrument (OCAI) Pada PT Perkebunan Nusantara V Pekanbaru. Jurnal Rekayasa Dan Manajemen Sistem Informasi, 1 Nomor 1(1), 17–30. http://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/RMSI/article/view/1301

Nadirasetya, N., Tama, I. P., & ... (2016). Analisis Budaya Organisasi Menggunakan Metode Organizational Culture Assessment Instrument (OCAI) dan Pendekatan Fuzzy Linguistik. Jurnal Rekayasa …, 8(2), 215–222. http://jrmsi.studentjournal.ub.ac.id/index.php/jrmsi/article/view/523

Putra, A. H., & Elyadi, R. (2020). Analisis Budaya Organisasi Pada Coffeeshop Atlas n Co Menggunakan Organizational Culture Assesment Instrument (OCAI). Praxis, 3(1), 54. https://doi.org/10.24167/praxis.v3i1.2822

Rakhman, A. (2018). Analisis Budaya Organisasi Menggunakan Metode Organizational Culture Assessment Instrument (OCAI). Jurnal Ilmu Manajemen Mulawarman, 3(4), 63–69. http://journal.feb.unmul.ac.id/index.php/JIMM/article/view/1823

Sani, M. B., Yuliadi, I., & Maryati, T. (1999). Pemetaan Budaya Organisasi Menggunakan Organization Culture Assessment Instrument Pada Rs Pku Muhammadiyah Sruweng. Asosiasi Program Pascasarjana Perguruan Tinggi Muhammadiyah (APPPTM), 3, 77–88. http://repository.umy.ac.id/bitstream/handle/123456789/2094/Artikel Pemetaan BO.pdf?sequence=1

Steinhoff, C. R., & Owens, R. G. (2015). The Organisational Culture Assessment Inventory: A Metaphorical Analysis in Educational Settings. Journal of Educational Administration, 27(3). https://doi.org/10.1108/EUM0000000002463

Umartias, M. (2014). Pemetaan Budaya Organisasi Menggunakan Organizational Culture Assessment Instrument (OCAI) Pada PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasional 4 Semarang. 1–15. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/djom/article/view/12934

Valas, S., & Raghunathan, R. (2018). Assessing Organization Culture – A Review on the OCAI Instrument. International Conference on Management and Information Systems, 182–188.

Vidyastuti, V. (2019). Penerapan Organizational Culture Assessment Instrument (OCAI) terhadap Perumusan Visi dan Misi Perusahaan. Eksistensi, 1(1). http://international.unmuhpnk.ac.id/index.php/Eksis/article/view/1332

Wijaya, N. (2016). Pengelompokkan Kultur Budaya Fakultas Menggunakan Metode Organizational Culture Assessment Instrument (Ocai). Jurnal Manajemen Dan Bisnis: Performa, 0(1), 41–54. https://doi.org/10.29313/performa.v0i1.3516



DOI: https://doi.org/10.22146/jkesvo.70295

Article Metrics

Abstract views : 1181 | views : 953

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2021 Jurnal Kesehatan Vokasional

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


site
stats View My Stats