Determinan Rendahnya Partisipasi dalam Program Pengelolaan Penyakit Kronis di Puskesmas

https://doi.org/10.22146/jkesvo.66299

Rizki Fadila(1*), Aisyah Nurmaliza Ahmad(2)

(1) Health Insurance Program, Poltekkes Kemenkes Malang
(2) Health Insurance Program, Poltekkes Kemenkes Malang
(*) Corresponding Author

Abstract


Latar Belakang: Program pengelolaan penyakit kronis (Prolanis) diselenggarakan pemerintah sebagai wujud pengelolaan jangka panjang pada penyakit diabetes melitus dan hipertensi. Meskipun demikian, partisipasi pasien diabetes melitus dan hipertensi dalam kegiatan Prolanis di Puskesmas Kota Malang masih tergolong rendah. Hal tersebut menyebabkan belum dapat terpenuhinya target indikator Rasio Peserta Prolanis Terkendali (RPPT) pada beberapa Puskesmas di Kota Malang.

Tujuan: Menganalisis faktor yang mempengaruhi partisipasi dalam Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis).

Metode: Jenis penelitian ini adalah observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 85 peserta prolanis yang terdaftar di Puskesmas Kendalkerep Kota Malang dipilih menjadi sampel dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan uji chisquare dan regresi logistik.

Hasil: Peserta yang tidak berpartisipasi aktif dalam Prolanis sebanyak 70,6%. Hasil uji chi square menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan (p=0,000), persepsi keseriusan penyakit (p=0,000) dan dukungan keluarga (p=0,010) berhubungan dengan rendahnya partisipasi Prolanis. Uji regresi logistik menunjukkan tingkat pengetahuan memiliki nilai OR = 37,410 (3,950-354,286) dan persepsi keseriusan penyakit memiliki nilai OR = 70,544 (8,182- 608,238).

Kesimpulan: Faktor yang paling mempengaruhi partisipasiprolanis adalah tingkat pengetahuan dan persepsi keseriusan penyakit.

 


Keywords


pengetahuan; persepsi keseriusan; dukungan keluarga; partisipasi; prolanis

Full Text:

PDF


References

Adejoh, S. O. (2014). Diabetes knowledge, health belief, and Diabetes management among the Igala, Nigeria. SAGE Open, 4(2). https://doi.org/10.1177/2158244014539966

Ariana, R., Sari, C. W. M., & Kurniawan, T. (2020). Perception of Prolanis Participants About Chronic Disease Management Program Activities (PROLANIS) in the Primary Health Service Universitas Padjadjaran. NurseLine Journal, 4(2), 103. https://doi.org/10.19184/nlj.v4i2.12687

Asfiani, L. V., & Ilyas, Y. (2017). Level of Adherence and Its Determinants of Prolanis Attendance in Type 2 Diabetes Mellitus Participants at Five BPJS Primary Health Care in Bekasi 2016. Journal of Indonesian Health Policy and Administration, 2(2), 6. https://doi.org/10.7454/ihpa.v2i2.1899

Balitbangkes. (2018). Laporan Nasional Riskesdas 2018.pdf. In Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (p. 198). http://labdata.litbang.kemkes.go.id/images/download/laporan/RKD/2018/Laporan_Nasional_RKD2018_FINAL.pdf

BPJS Kesehatan. (2014). Panduan Praktis PROLANIS (Program Pengelolaan Penyakit Kronis). In BPJS Kesehatan.

BPJS Kesehatan. (2019). Peraturan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan Nomor 7 Tahun 2019 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pembayaran Kapitasi Berbasis Kinerja. BPJS Kesehatan.

DiMatteo, M. R. (2004). Social support and patient adherence to medical treatment: a meta-analysis. Health Psychology: Official Journal of the Division of Health Psychology, American_ Psychological Association, 23(2), 207–218. https://doi.org/10.1037/0278-6133.23.2.207

Edelman Carole, Kudzma Elizabeth, & Carol, M. (2013). No Health Promotion Throughout the Life Span 8th EditionTitle. St. Louis (US): Mosby Elsevier.

Ginting, R., Hutagalung, P. G. J., Hartono, H., & Manalu, P. (2020). Faktor-faktor yang mempengaruhi pemanfaatan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) pada lansia di Puskesmas Darussalam Medan. Jurnal Prima Medika Sains, 2(2 SE-), 24–31. https://doi.org/10.1616/jpms.v2i2.972

Glanz, K., Rimer, B. K., & Viswanath, K. (2008). Health Behavior and Health Education: Theory, Research, and Practice. Wiley. https://books.google.co.id/books?id=WsHxyj710UgC

Gore, M., Brandenburg, N. A., Dukes, E., Hoffman, D. L., Tai, K.-S., & Stacey, B. (2005). Pain severity in diabetic peripheral neuropathy is associated with patient_ functioning, symptom levels of anxiety and depression, and sleep. Journal of Pain and Symptom Management, 30(4), 374–385. https://doi.org/10.1016/j.jpainsymman.2005.04.009

Haas, L., Maryniuk, M., Beck, J., Cox, C. E., Duker, P., Edwards, L., Fisher, E. B., Hanson, L., Kent, D., Kolb, L., McLaughlin, S., Orzeck, E., Piette, J. D., Rhinehart, A. S., Rothman, R., Sklaroff, S., Tomky, D., & Youssef, G. (2014). National standards for Diabetes self-management education and support. Diabetes Care, 37 Suppl 1(Suppl 1), S144-53. https://doi.org/10.2337/dc14-S144

Harniati, A., Suriah, S., & Amqam, H. (2019). Ketidakpatuhan Peserta BPJS Kesehatan Mengikuti Kegiatan Prolanis Di Puskesmas Rangas Kabupaten Mamuju. Jurnal Kesehatan Masyarakat Maritim, 1(1). https://doi.org/10.30597/jkmm.v1i1.8689

Hensarling. (2009). Development and psychometric testing of HEnsarling’s Diabetes family support scale, a dissertation. Degree of Doctor of Philosophi in the Graduate School of Texa’s Women”s University.

Long, A. N., & Dagogo-Jack, S. (2011). Comorbidities of Diabetes and Hypertension: Mechanisms and Approach to Target Organ Protection. Journal of Clinical Hypertension, 13(4), 244–251. https://doi.org/10.1111/j.1751-7176.2011.00434.x

Lumempouw, D. O., Wungouw, H. I. ., & Polii, H. . (2016). Pengaruh senam Prolanis terhadap penyandang Hipertensi. Jurnal E-Biomedik, 4(1). https://doi.org/10.35790/ebm.4.1.2016.11697

Miller, T. A., & Dimatteo, M. R. (2013). Importance of family/social support and impact on adherence to diabetic therapy. Diabetes, Metabolic Syndrome and Obesity: Targets and Therapy, 6, 421–426. https://doi.org/10.2147/DMSO.S36368

Nugraheni, A. Y., Sari, I. P., & Andayani, T. M. (2015). Pengaruh Konseling Apoteker Dengan Alat Bantu Pada Pasien Diabetes Melitus. Manajemen Dan Pelayanan Farmasi, 5(4), 233–240. https://doi.org/10.22146/jmpf.214

Pamungkas, R. A., Chamroonsawasdi, K., & Vatanasomboon, P. (2017). A systematic review: Family support integrated with Diabetes self-management among uncontrolled type II Diabetes mellitus patients. Behavioral Sciences, 7(3), 1–17. https://doi.org/10.3390/bs7030062

Papazafiropoulou, A. K., Bakomitrou, F., Trikallinou, A., Ganotopoulou, A., Verras, C., Christofilidis, G., Bousboulas, S., & Μelidonis, Α. (2015). Diabetes-dependent quality of life (ADDQOL) and affecting factors in patients with_ Diabetes mellitus type 2 in Greece. BMC Research Notes, 8, 786. https://doi.org/10.1186/s13104-015-1782-8

Patima, N., Darwis, D., & Hasanuddin, H. (2019). Pengaruh Senam Prolanis Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Pada Lansia Di Puskesmas Binuang, Polman. Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis, 14, 343–346. https://doi.org/10.35892/jikd.v14i4.287

Purnamasari, S. M., & Prameswari, G. N. (2020). Pemanfaatan Program Pengelolaan Penyakit Kronis di Puskesmas. HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development), 4(2), 256–266. https://doi.org/10.15294/higeia.v4i2.33805

Purnamasari, V. D. (2017). Pengetahuan Dan Persepsi Peserta Prolanis Dalam Menjalani Pengobatan Di Puskesmas. Preventia: The Indonesian Journal of Public Health, 2(1), 18. https://doi.org/10.17977/um044v2i1p18-24

Puspita, F. A., & Rakhma, L. R. (2018). Hubungan Lama Kepesertaan Prolanis dengan Tingkat Pengetahuan Gizi dan Kepatuhan Diet Pasien Diabetes Mellitus di Puskesmas Gilingan Surakarta. Jurnal Dunia Gizi, 1(2), 101. https://doi.org/10.33085/jdg.v1i2.3076

Ramal, E., Petersen, A. B., Ingram, K. M., & Champlin, A. M. (2012). Factors that influence Diabetes self-management in Hispanics living in low_ socioeconomic neighborhoods in San Bernardino, California. Journal of Immigrant and Minority Health, 14(6), 1090–1096. https://doi.org/10.1007/s10903-012-9601-y

Susyanty, A. L., & Pujiyanto. (2013). Hubungan Obesitas Dan Penyakit Kronis Terhadap Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan (Analisis Data Riskesdas Dan Susenas 2007). Jurnal Ekologi Kesehatan, 12(2 Jun), 95–105. https://doi.org/10.22435/jek.v12i2Jun.3850.95-105

Syamson, M. M., Fitri, N., & Hasrul, H. (2020). Pengaruh senam Prolanis terhadap penurunan tekanan darah pada penderita Hipertensi. Holistik Jurnal Kesehatan, 14(1), 74–81. https://doi.org/10.33024/hjk.v14i1.2330

Wicaksono, S., & Fajriyah, N. N. (2018). Hubungan Keaktifan dalam Klub Prolanis Terhadap Peningkatan Kualitas Hidup Diabetisi Tipe 2. Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIK), XI(I), 273–286. https://journal.stikesmuh-pkj.ac.id/index.php/jik/article/view/87/81

Wildan, A., Pulungan, R. M., & Permatasari, P. (2019). Pemanfaatan Prolanis Di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama Wilayah Kota Depok. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 18(4), 127–134. https://doi.org/10.14710/mkmi.18.4.127-134

Yulsam, P. Y., Oenzil, F., & Efrida, E. (2015). Insidens Riwayat Hipertensi dan Diabetes Melitus pada Pasien Penyakit Jantung Koroner di RS. Dr. M. Djamil Padang. Jurnal Kesehatan Andalas, 4(2), 535–539. https://doi.org/10.25077/jka.v4i2.295



DOI: https://doi.org/10.22146/jkesvo.66299

Article Metrics

Abstract views : 705 | views : 1133

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2021 Jurnal Kesehatan Vokasional

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


site
stats View My Stats