Kesiapan Dinas Kesehatan Kota Surabaya Menghadapi Era Electronic Health Record (EHR)

https://doi.org/10.22146/jkesvo.60800

Lilis Masyfufah(1*), Sendy Ayu Mitra Uktutias(2)

(1) Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, STIKES Yayasan Rumah Sakit Dr. Soetomo
(2) Program Studi S1 Administrasi Rumah Sakit, STIKES Yayasan Rumah Sakit Dr. Soetomo
(*) Corresponding Author

Abstract


Latar Belakang: E-Health merupakan inovasi Pemerintah Kota Surabaya di bidang pelayanan kesehatan yang terintegrasi antara data di puskesmas, rumah sakit, Dispendukcapil, dan Dinas Kesehatan Kota Surabaya. E-Health menjadi program layanan kesehatan mutakhir sebelum ke Electronic Health Record (EHR). Penilaian kesiapan EHR penting untuk dilakukan. Salah satu cara mengetahui kesiapan pelaksanaan adalah dengan EHR Assesment and Readiness Starter Assessment oleh Doctor’s Office Quality–Information Technology (DOQ-IT).

Tujuan: Menganalisis kesiapan Dinas Kesehatan Kota Surabaya dalam menerapkan E-Health dalam rangka pelaksanaan Electronic Health Record (EHR).

Metode: Penelitian deskriptif, bersifat kuantitatif. Unit analisisnya adalah satu staf bagian PIH Dinas Kesehatan Kota Surabaya dan lima staf bagian rekam medis di puskesmas perwakilan wilayah kota di Surabaya yang dipilih dengan cara acak. Teknik pengambilan data melalui wawancara. Data dianalisis berdasarkan panduan DOQ-IT. 

Hasil: Hasil menunjukkan sesuai indikator Penyelerasan Organisasi skor 36 dan Kapasitas Organisasi skor 68, sehingga skor total kesiapan adalah 104 (cukup kuat). Hal ini mengindikasikan kesiapan dalam menghadapi perubahan menjadi EHR dan mengindikasikan keberhasilannya. Nilai terkecil berada pada bagian koordinasi dengan seluruh pihak terkait yang masih kurang optimal. 

Kesimpulan: Dinas Kesehatan Kota Surabaya siap melaksanakan transformasi E-Health menjadi HER yang melibatkan semua komponen menjadi kunci keberhasilan dalam perubahan yang lebih inovatif.


Keywords


E-Health; Penyelarasan Organisasi; Kapasitas Organisasi; Puskesmas

Full Text:

PDF


References

Agastya, K. P. (2016). Penerapan Layanan E-Health di Puskesmas Jagir Kelurahan Jagir Kecamatan Wonokromo Kota Surabaya. Jurnal Fakultas Ilmu Sosial Dan Hukum, 4(5), 1–10. https://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/publika/article/view/14971

Ben-Assuli, O., Sagi, D., Leshno, M., Ironi, A., & Ziv, A. (2015). Improving diagnostic accuracy using EHR in emergency departments: A simulation-based study. Journal of Biomedical Informatics, 55, 31–40. https://doi.org/10.1016/j.jbi.2015.03.004

Budiyanti, R. T., Herlambang, P. M., & Nandini, N. (2019). Tantangan Etika dan Hukum Penggunaan Rekam Medis Elektronik dalam Era Personalized Medicine. Jurnal Kesehatan Vokasional, 4(1), 49. https://doi.org/10.22146/jkesvo.41994

Christanti, N. D., & Pratiwi, R. D. (2016). Analisis Penyebab Kegagalan Penggunaan Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (Simpus) dalam Penerimaan Pasien Rawat Jalan di Puskesmas Adimulyo Kabupaten Kebumen. Jurnal Kesehatan Vokasional, 1(1), 13. https://doi.org/10.22146/jkesvo.27460

Duftschmid, G., Rinner, C., Kohler, M., Huebner-Bloder, G., Saboor, S., & Ammenwerth, E. (2013). The EHR-ARCHE project: satisfying clinical information needs in a Shared Electronic Health Record system based on IHE XDS and Archetypes. International Journal of Medical Informatics, 82(12), 1195–1207. https://doi.org/10.1016/j.ijmedinf.2013.08.002

Erawantini, F., Deharja, A., & Yusfitasari, Y. (2016). Analisis Kesiapan Penerapan Sistem Informasi Manajemen Puskesmas(SIMPUS) Dengan Metode DOQ-IT Di Puskesmas Wonotirto Kabupaten Blitar Tahun 2016. Jurnal Kesehatan Politeknik Negeri Jember, 4(1), 49–60. https://docplayer.info/57448489-Analisis-kesiapan-penerapan-sistem-informasi-manajemen-puskesmas-simpus-dengan-metode-doq-it-di-puskesmas-wonotirto-kabupaten-blitar-tahun-2016.html

Ghafar, I. A., & Sudiarno, A. (2017). Pemodelan E-Health User Acceptance dengan Pendekatan Sosioteknikal (Studi Kasus: Antrean Online Rumah Sakit dan Puskesmas Di Surabaya ). Jurnal Teknik ITS, 6(2), A730-733. https://core.ac.uk/download/pdf/289794271.pdf

Ghazisaeidi, M., Ahmadi, M., Sadoughi, F., & Safdari, R. (2014). An assessment of readiness for pre-implementation of electronic health record in Iran: a practical approach to implementation in general and teaching hospitals. Acta Medica Iranica, 52(7), 532–544. http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/25135263

Hatta, G. R. (2008). Pedoman Manajemen Informasi Kesehatan di Sarana Pelayanan Kesehatan. Penerbit Universitas Indonesia.

Hertzum, M., & Simonsen, J. (2018). Electronic Health Records: What an EHR Is Not, Generating It Is. Abstract from Next Generation of Electronic Health Records, Copenhagen, Denmark. https://bmi.ku.dk/english/Staff/?pure=en%2Fpublications%2Felectronic-health-records-what-an-ehr-is-not-generating-it-is(12909c33-904a-458a-a23f-643664faab96).html

Iswarno, Hasanbasri, M., & Lazuardi, L. (2013). Analisis Untuk Penerapan Kebijakan: Analisis Stakeholder dalam Kebijakan Program Kesehatan Ibu dan Anak di Kabupaten Kepahiang. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia, 02(02), 77–85. https://doi.org/10.22146/jkki.v2i2.3218

Keputusan Menteri Kesehatan No. 192 Tahun 2012 Tentang Roadmap Rencana Aksi Penguatan Sistem Informasi Kesehatan Indonesia, Pub. L. No. No. 192 (2012). https://fdokumen.com/document/kmk-no-192-ttg-roadmap-aksi-penguatan-sik-indonesia.html

Masspro. (2009). EHR Assessment and Readiness Starter Assessment. In The Medicare Quality Improvement Organization for Massachusetts (pp. 1–11). U.S Department of Health and Human Service. https://s3.amazonaws.com/rdcms-himss/files/production/public/HIMSSorg/Content/files/Code 49 Masspro Practice Starter Assessment.pdf

Pratama, M. H., & Darnoto, S. (2017). Analisis Strategi Pengembangan Rekam Medis Elektronik Di Instalasi Rawat Jalan Rsud Kota Yogyakarta. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia, 5(1), 34. https://doi.org/10.33560/.v5i1.146

Rea, S., Pathak, J., Savova, G., Oniki, T. A., Westberg, L., Beebe, C. E., Tao, C., Parker, C. G., Haug, P. J., Huff, S. M., & Chute, C. G. (2012). Building a robust, scalable and standards-driven infrastructure for secondary use of EHR data: The SHARPn project. Journal of Biomedical Informatics, 45(4), 763–771. https://doi.org/10.1016/j.jbi.2012.01.009

Setianto, W. A. (2016). Inovasi e-Health Dinas Kesehatan Kota Surabaya. Jurnal Ilmu Komunikasi, 14(3), 165–178. https://doi.org/https://doi.org/10.31315/jik.v14i3.2128

Sudirahayu, I., & Harjoko, A. (2016). Analisis Kesiapan Penerapan Rekam Medis Elektronik Menggunakan DOQ-IT di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Lampung. Journal of Information Systems for Public Health, 1(2), 35–43. https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/6536

Yusfadhiyah, N. S. (2018). Pelaksanaan E-Health Pada Puskesmas Di Kota Surabaya Dilihat Dari Perspektif New Public Service (Vol. 6) [Universitas Airlangga]. http://repository.unair.ac.id/74688/3/JURNAL_Fis.AN.86 18 Yus p.pdf



DOI: https://doi.org/10.22146/jkesvo.60800

Article Metrics

Abstract views : 3007 | views : 3099

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2021 Jurnal Kesehatan Vokasional

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


site
stats View My Stats