Hubungan Tingkat Risiko Kehamilan dengan Kejadian Komplikasi Persalinan di RSUD Panembahan Senopati Bantul

https://doi.org/10.22146/jkesvo.33877

prima hidayah(1*), heni puji wahyuningsih(2), kusminatun kusminatun(3)

(1) Universitas Gadjah Mada Alumni Association
(2) 
(3) 
(*) Corresponding Author

Abstract


Latar Belakang: Komplikasi persalinan merupakan penyebab langsung dari kesakitan dan kematian pada maternal. Hal ini disebabkan karena proses persalinan dihadapkan pada kondisi kritis terhadap masalah kegawatdaruratan sehingga salah satu upaya untuk mengantisipasi risiko yang akan terjadi dengan mendeteksi faktor risiko secara dini.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat risiko ibu hamil dengan kejadian komplikasi persalinan.
Metode: Metode penelitian menggunakan survei analitik dengan rancangan cross sectional corelasional. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 14 Desember 2015-27 Januari 2016. Populasi target adalah seluruh ibu bersalin (2683) yang ada di RSUD Panembahan Senopati Bantul selama Tahun 2014 dan jumlah sampel 336. Data diambil dari rekam medis dengan teknik pengambilan sampel secara non randomized. Kriteria inklusi Umur Kehamilan ≥ 38 minggu dan kehamilan berisiko. Penelitian ini dianalisis secara univariabel, bivariabel dengan uji Chi Square dan Ratio Prevalence (RP) dan multivariabel dengan uji regresi logistik.
Hasil: Hasil analisis bivariabel menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan dengan kejadian komplikasi persalinan adalah tingkat risiko dan tingkat pendidikan. KRST (RP 4,4; CI 95% 2,491-7,722); KRT (RP 1,8; CI 95% 1,045-3,225); KRT terhadap KRR (RP 2,4; CI 95% 1,397-4,085). Hasil analisis multivariabel menunjukkan bahwa tingkat risiko kehamilan sig 0,000 (RP 2,032; CI 95% 1,517-2,722) dan tingkat pendidikan sig 0,359 (RP 0,795; CI 95% 0,487-1,298).
Kesimpulan: Kesimpulan bahwa ada hubungan antara tingkat risiko kehamilan dengan kejadian komplikasi persalinan.

 

Keywords


komplikasi persalinan; tingkat risiko kehamilan

Full Text:

PDF


References

Alsamani, Mohamed Akhatim and Salah Roshdy Ahmed. Grand Multiparity Risk Factors and Outcome in a Tertiary Hospital a Comparative Study. Original Paper. Mater Sociomed. 2015 Aug 27 (4): 244-247.


Ambarwati, Maria Retno, Rita Yuliana, Nurwening Tyas Wisnu. (2011). Gambaran Faktor Penyebab Ibu Hamil Resiko Tinggi Tahun 2005-2010 di Polindes Sambikerep Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes. Volume II Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional. ISSN: 2086-3098.


Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementrian RI. Riset Kesehatan Dasar 2013. Bhakti Husada.
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Badan Pusat 

Statistik Kementerian Kesehatan. (2013). Survei Demografi Dan Kesehatan Indonesia 2012.


Basu ,M, S. Mukerji, S. K. Doumouchtsis. (2014). Perineal Trauma in Women Undergoing Vaginal Delivery Following Intra-Uterine Fetal Demise: A Case–Control Analysis. Original Article: Int Urogynecol J 25:61–64. DOI 10.1007/s00192-013-2148-1.


Cruickshank, Maaggie, Ashalatha Shetty. (2009). Obstetrics and Gynecology Clinical Cases Uncovered. USA: Wiley Blackwell.


Diana, Hadyana Sukandar dan Budi Handono. (2013). Analisis Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Komplikasi Obstetri Ibu dan Bayi di Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat. Tesis. Universitas Padjajaran.


Dinas Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta. (2014). Profil Kesehatan DIY.


Direktorat Bina Kesehatan Ibu Ditjen Bina Gizi dan KIA Kementerian Kesehatan RI. (2013). Rencana Aksi Percepatan Penurunan Angka Kematian Ibu Di Indonesia. Jakarta: Bhakti Husada.


Fajrin, Itsna Nofianti. (2009). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Komplikasi Persalinan di Rumah Sakit Roemani Kota Semarang Tahun 2008. Skripsi.


Gilles Kayem, Jennifer Kurinczuk, Gwyneth Lewis, Shona Golightly, Peter Brocklehurst, Marian Knight. (2011). Risk Factors for Progression from Severe Maternal Morbidity to Death: A National Cohort Study. PLoS ONE 6(12):e29077.doi:10.1371/journal.pone.0029077.


Kementrian Kesehatan RI. (2014). Infodatin Pusat Data dan Informasi Situasi Kesehatan Ibu.
Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional. (2014). Agenda Pembangunan Bidang. Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2015-2019.


Leveno, Kenneth J, F. Garu Cuningham, Norman F. Gant, et al. Obstetri Williams Panduan Ringkas Edisi 21. Jakarta: EGC.


Maidelwita, Yani. (2010). Faktor- Faktor yang berhubungan dengan Kehamilan Risiko Tinggi di Puskesmas Nanggalo Padang. Skripsi. Stikes Mercubaktijaya Padang.


Medforth, Janet, Susan Battersby, Maggie Evans, Beverley Marsh and Angela Walker. (2010). Kebidanan Oxford Dari Bidan Untuk Bidan. Jakarta: EGC.


Moedjiarto, Sarmini. (2011). Karakteristik Ibu yang Berhubungan dengan Perdarahan Post Partum di Rumah Bersalin Medika Utama Wonokupang Balongbendo Sidoarjo Tahun 2009. Volume 3 No. I Februari 2011.


Mochtar, Rustam. (2011). Sinopsis Obstetri Edisi 3. Jakarta: EGC.


Mulyawati, Isti, Mahalul Azam, Dina Nur Anggraini Ningrum. Faktor Tindakan Persalinan Operasi Sectio Caesarea. Kemas 7 (1) (2011) 14-ISSN 1858-1196.


Mufdillah. (2009). Panduan Asuhan Kebidanan Ibu Hamil. Yogyakarta: Nuha Medika.
North, Robyn A, Lesley M E Mc Cowon, Gustaaf A Dekker, Lucilla Poston, et al. Clinical Risk Prediction for Preeclampsia in Nulliparous Women: Development of Model in International Prospective Cohort. BMJ 2011:342:d1875.


Pramono, Mohammad Setyo dan Astridya Paramita. (2014). Pola Kejadian dan Determinan Bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di Indonesia Tahun 2013. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan. Vol. 18 No. 1 Januari 2015; 1-10.

Prakarsa. (2013). Angka Kematian Ibu (AKI) Melonjak Indonesia Mundur 15 Tahun. Laju Penurunan Kematian Ibu di Indonesia terburuk dari negara-negara miskin di Asia. Prakarsa Policy Review.


Pratiknya, Ahmad Watik. (2013). Dasar-Dasar Metodologi Penelitian Kedokteran dan Kesehatan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Prawirohardjo, Sarwono. (2010). Ilmu Kebidanan. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.


Pribadi, F. Garry, Norman F.Gant, Kenneth J Leveno. (2010). Obstetri Williams Edisi 21. Jakarta: EGC.


Riwidikdo, Handoko. (2012). Statistik Kesehatan. Yogyakarta: Nuha Medika.


Sadi, Muhammad. (2015). Etika dan Hukum Kesehatan. Jakarta: Prenadamedia Group.


Sastroasmoro, Sudigdo dan Sofyan Ismael. (2011). Dasar-Dasar Metodologi Penelitian Klinis. Jakarta: Sagung Seto.


Simarmata, Oster Suriani, et al. (2014). Determinan Kejadian Komplikasi Persalinan di Indonesia: Analisis Data Sekunder Riset Kesehatan Dasar 2010 Depok: Teknologi Intervensi Kesehatan Masyarakat. Jurnal Kesehatan Reproduksi Volume 5 No. 3.


Sugiyono. (2010). Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.


Swarja, I Ketut. (2013). Metodologi Penelitian Kesehatan. Yogyakarta: Andi


Supangat, Andi. (2008). Statistika Dalam Kajian Deskriptif, Inferensi dan Nonparametrik. Jakarta: Kencana.


Susilo dan Suryanto. (2014). Metodologi Penelitian Cross Sectional Kedoteran dan Kesehatan.Klaten: Boss Script.
Ummah, Faizatul. Kontribusi Faktor Risiko I Terhadap Komplikasi Kehamilan Di Rumah Sakit Muhammadiya Surabaya. Volume 07, No.01, April 2015.


Varney, Helen, Jan M. Kriebs, Carolyn L. Gegor. (2004). Buku Ajar Asuhan Kebidanan Edisi 4 Volume 2. Jakarta: EGC.
Vistad, Ingvild, Milada Cvancarova, Berit L Hustad and Tore Henriksen et al. Vaginal breech delivery: results of a prospective registration study. Vistad BMC Pregnancy and Childbirth 2013, 13:153. http://www.biomedcentral.com/1471-2393/13/153


WHO, UNICEF, UNFPA, The World Bank and The United Nations Population Division. (2014). Trends in Maternal Mortality 1990 to 2013. ISBN:9789241507226.



DOI: https://doi.org/10.22146/jkesvo.33877

Article Metrics

Abstract views : 1160 | views : 14959

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2018 Jurnal Kesehatan Vokasional

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


site
stats View My Stats