Manfaat Data External Causes dan Aplikasi ArcGIS di PT Jasa Raharja (Persero) Kantor Cabang DIY

https://doi.org/10.22146/jkesvo.27572

Defin Merlinesia(1*), Nuryati Nuryati(2)

(1) DIII Rekam Medis Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada
(2) DIII Rekam Medis Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada
(*) Corresponding Author

Abstract


Latar belakang: Januari-Agustus 2014 tercatat 614 kejadian kecelakaan lalu lintas (KLL) di Kabupaten Sleman dan jumlah kendaraannya tertinggi di provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Pada KMK No 377 Tahun 2007 kompetensi perekam medis mengenai pengolahan data yaitu manajemen rekam medis informasi kesehatan, dan statistik kesehatan. Pendokumentasian dan pengolahan data external causes (EC) fasyankes sangat minim. Ketidaklengkapan ditemukan di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta dan inputnya pada Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) belum baik. Data EC KLL yang lengkap dibutuhkan untuk urusan jaminan lembaga asuransi seperti PT Jasa Raharja.
Tujuan: Mengetahui manfaat data EC KLL bagi PT Jasa Raharja (Persero) Kantor Cabang DIY, melakukan pemetaan kejadian KLL di Kabupaten Sleman dengan menggunakan software ArcGIS 10.1, dan mengetahui tingkat kejadian KLL Kabupaten Sleman.
Metode: Penelitian desktiptif kualitatif rancangan fenomenologis. Subjeknya petugas Ajun Arsiparis, PA Pelayanan Klaim, dan Kepala Unit Operasional. Teknik pengambilan data adalah studi dokumentasi, observasi, dan wawancara.
Hasil: Manfaat data EC yaitu entry data ke aplikasi pelayanan, pembuatan data/statistik, acuan penjaminan, dan pencegahan KLL. Peta kejadian KLL mendapat tanggapan positif petugas. 341 korban KLL selama Juli-Desember 2015 ditangani fasyankes Kabupaten Sleman.
Kesimpulan: Data EC KLL PT Jasa Raharja (Persero) Kantor Cabang DIY secara optimal dan rutin dimanfaatkan petugas untuk entry data ke aplikasi pelayanan, pembuatan data/statistik, acuan penjaminan, dan pencegahan KLL. Data EC belum dimanfaatkan untuk pemetaan KLL. Pemetaan kejadian KLL menggunakan software ArcGIS 10.1 mudah, hasilnya bagus dan berguna. Tingkat KLL di Kabupaten Sleman cenderung menurun.


Keywords


Manfaat; external causes; ArcGIS

Full Text:

PDF


References

Ayuso, M., M. Guillen, dan A.M.P. Marin. (2016). Transportation Research Part C: Using GPS Data to Analyse the Distance Travelled to the First Accident at Fault in Pay-As-You-Drive Insurance. 68 (2016): 160-167.

Aziz, dan Pujiono. (2006). Sistem Informasi Geografis Berbasis Desktop dan Web. Yogyakarta: Gava Media.

Badan Lingkungan Hidup Daerah Istimewa Yogyakarta. Laporan Status Lingkungan Hidup Daerah (SLHD) Tahun 2013. Yogyakarta.

Badan Lingkungan Hidup Daerah Istimewa Yogyakarta. Laporan Status Lingkungan Hidup Daerah (SLHD) Kabupaten Bantul Tahun 2013. Yogyakarta.

Badan Lingkungan Hidup Daerah Istimewa Yogyakarta. Laporan Status Lingkungan Hidup Daerah (SLHD) Kabupaten Sleman Tahun 2013. Yogyakarta.

Depkes RI. (2007). Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 377/Menkes/SK/2007 tentang Standar Profesi Perekam Medis dan Informasi Kesehatan.Jakarta: Depkes RI. Diakses melalui http://www.hukor.depkes.go.id/up_prod_kepmenkes/KMK%20No.%20377%20tg%20Standar%20Profesi%20Perekam%20Medis%20dan%20Informasi%20Kesehatan.pdf pada 11 Juli 2016 pukul 09.10 WIB.

Dinas Kesehatan Provinsi DIY. (2012). Profil Kesehatan Provinsi DIY Tahun 2012. Yogyakarta: Dinkes Provinsi DIY. Diakses melalui http://dinkes.slemankab.go.id/profil-dinas-kesehatan-kabupaten-sleman pada 16 Mei 2016 pukul 11.30 WIB.

Elly, M.J. (2009). Sistem Informasi Geografi: Menggunakan Aplikasi ArcView 3.2 dan ERMapper 6.4. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Huffman, E. (1994). Health Information Management. Berwyn, Illinois: Phiscian’s Record Company.

Ika, S. (2000). Analisa Sistem. Diakses melalui http://kuliah.dinus.ac.id/ika/asi.html pada 20 Juni 2016 pukul 12.53 WIB.

Isfandari, S. (2009). Buletin Penelitian Sistem Kesehatan: Manfaat Data Disabilitas Rikerdas Bagi Perencanaan Kesehatan di Indonesia. 12 (3): 268-274.

Kementerian Kesehatan RI. (2013). Balitbangkes Paparkan Hasil The Global Burden of Disease.Diakses melalui http://www.depkes.go.id/article/print/2292/balitbangkes-paparkan-hasil-the-global-burden-of-disease.html pada 18 Juni 2016 pukul 21.45 WIB

Kementerian Pendayagunaan  Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI. (2012). Pedoman Penyusunan Standar Operasional Prosedur Administrasi Pemerintahan. Jakarta.

Kementerian Perhubungan RI. (2011). Rencana Umum Nasional Keselamatan (RUNK) Jalan 2011-2035. Jakarta.

Kristanto, A. (2007). Perancangan Sistem Informasi dan Aplikasinya. Klaten: Gava Media.

Pardede dan Warnars. (2010). Pemanfaatan Teknologi Sistem Informasi Geografis untuk Menunjang Pembangunan Daerah. Jakarta: Universitas Budi Luhur.

Pemerintah Kabupaten Sleman. (2001). Daftar Nama Padukuhan Se-Kabupaten Sleman Berdasarkan Keputusan Bupati Sleman No.35/Kep.KDH/2001. 2001. Diakses melalui http://www.slemankab.go.id/wilayah-administratif pada 17 Juni 2016 pukul 12.25 WIB.

Prahasta, E. (2014). Sistem Informasi Geografis (Konsep-Konsep Dasar Perspektif Geodesi & Geomatika). Bandung: Informatika.

Prahasta, E. (2015). SIG: Tutorial ArcGis. Bandung: Informatika.

PT Jasa Raharja (Persero). (2014). Pesan Direktur Utama. Diakses melalui http://www.jasaraharja.co.id/tentang-kami/pesan-direktur-utama pada 16 Mei 2016 pukul 10.00 WIB.

Putra, R.H.B. (2014). Kajian Kelengkapan Data External Causes pada SIMRS Gawat Darurat Pasien Kasus Kecelakaan Lalu Lintas untuk Pembuatan Laporan RL 4b (Penyebab Cedera) di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta.Tugas Akhir. Fakultas Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Savedoff, W.D., dan Anne-Marie Smith. (2006). Priorities in Health. Washington DC: The World Bank.

Sirait, J.T. (2006). Memahami Aspek-Aspek Pengelolaan Sumber Daya Manusia dalam Organisasi. Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia.

Suryana, N. (2011). Program Pengembangan Sistem Informasi Geografis (SIG) Pemerintahan Daerah: Menuju Percepatan Pembentukan Simpul Jaringan NSDI (Amanat Undang-Undang No. 4/2011). Diakses melalui http://esriindonesia.co.id/u/lib/esriid/cms/lgp_white_paper_bahasa.pdf pada 10 Juni 2016 pukul 14.21 WIB.

Susilo, H. (2016). Konsep dan Peran Perencanaan Pengembangan Sumber Daya Manusia. Diakses melalui http://herususilofia.lecture.ub.ac.id pada 15 Juni 2016 pukul 09.30 WIB.

Tribun Jogja. (2014). 2 Oktober Hingga Agustus, 214 Orang Tewas Akibat Lakalantas di DIY. Tribun Jogja.

Yunawati, N.P.L. (2015). Membangun Sistem Informasi Geografis Pengolahan Data Surveillans HIV/AIDS dengan Menggunakan ArcGIS di Dinas Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta. Tugas Akhir. Fakultas Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.



DOI: https://doi.org/10.22146/jkesvo.27572

Article Metrics

Abstract views : 774 | views : 873

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2017 Jurnal Kesehatan Vokasional

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


site
stats View My Stats